Waktu adalah ibarat pisau atau pedang yang sangat tajam. Jika Anda tidak bisa menggunakannya dengan baik dan tepat, bisa jadi pisau atau pedang itu akan melukai diri Anda sendiri. Itulah salah satu nasihat bijak dari Ali bin Abi Thalib tentang urgensi waktu dalam kehidupan umat manusia. Karena pentingnya masalah waktu ...
Read More »Faham Realisme Sosialis dalam Realitas Empirik
Realisme sosialis, meskipun berkecimpung dalam bidang sastra, ataupun kesenian semisal lukis, teater, ketoprak, dan masih banyak lagi. Tapi realisme sosialis selalu berangkat dari esensi masalah yang dihadapi masyarakat sekitarnya. Seniman yang mampu merefleksikan ensensi realitas, sehingga seni tidak akan pernah tercerabut dari permasalahan yang ada pada masyarakatnya. Seni yang indah ...
Read More »Membangun Semangat Perubahan
sesuatu yang biasa, sehingga tidak terlalu mendapatkan perhatian. Tetapi ada juga sebagian yang lain, terutama bagi masyarakat kota, apalagi yang berstatus ekonomi menengah ke atas, tahun baru dijadikan momentum untuk bersenang-senang, berpesta dengan berbagai macam acara. Tahun baru disambut dengan meriah, dianggap sebagai momentum penting untuk menutup dan sekaligus mengawali ...
Read More »Menangkap Petunjuk Al Qurán Dalam Melakukan Perubahan
Mengubah masyarakat ternyata tidak mudah. Bangsa Indonesia ini sejak lama ingin mengubah diri, menjadi maju. Perubahan itu memang telah terjadi, tetapi tidak merata secara kseluruhan dan juga tidak selalu cepat. Apalagi perubahan yang dimaksudkan itu menyangkut perilaku, watak atau karakternya. Al Qurán ternyata memberikan petunjuk, bagaimana melakukan perubahan pada tingkat ...
Read More »Menjadikan Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN) Bertaraf Internasional
Seorang teman wartawan menanyakan pada saya, apakah mungkin PTAIN suatu saat menjadi perguruan tinggi bertaraf internasional. Secara spontan saya katakan, sangat mungkin, dan bahkan seharusnya seperti itu. Sekarang ini saja sesungguhnya, sebagiannya sudah cukup maju. Bahkan akhir-akhir ini ada fenomena yang sangat menarik, perkembangan PTAIN sedemikian cepat, sehingga beberapa di ...
Read More »Membangun Kesadaran Diri
Kemarin pagi saya menulis tentang belenggu, yaitu sesuatu yang menjadikan seseorang, kelompok, atau bahkan bangsa tidak memiliki vitalitasnya sehingga terasa kurang dinamis, inovatif, atau maju. Pagi ini, rasanya masih ada sesuatu yang perlu saya tulis lagi. Belenggu itu bermacam-macam sumbernya. Pembelenggu itu bisa bersumber dari diri sendiri, orang lain, kondisi ...
Read More »Idul Fitri Dan Keterbatasan Kesadaran Bereksistensi
Seringkali saya merenung, mengapa saya sedemikian tidak peduli pada waktu. Padahal waktu sedemikian berharga. Allah swt., mengingatkan betapa tinggi dan mahalnya waktu, hingga bersumpah dengan waktu. Wal ashri, atau demi waktu. Hidup ini sangat sebentar waktunya, artinya sangat sedikit orang yang berusia hingga seratus tahun. Andaikan usia itu sampai 100 ...
Read More »Mengubah dan Menggerakkan Masyarakat
Dalam banyak pegalaman, ternyata mengubah dan menggerakkan masyarakat tidaklah mudah. Oleh karena itu, sedikit saja pemimpin yang bertugas mengubah dan menggerakkan masyarakat berhasil. Banyak pemimpin sekalipun memiliki visi dan misi yang jelas, program-program yang baik, ternyata tidak berhasil. Pemimpin itu, disebut biasa-biasa saja prestasinya. Seringkali saya mendapatkan pertanyaan-pertanyaan seperti itu. ...
Read More »Diperlukan Pemimpin Bangsa Yang Luar Biasa
Bangsa ini sesungguhnya memiliki persoalan yang berat, luas, komplek dan rumit. Persoalan itu bukan sebatas biasa, tetapi adalah serba luar biasa. Misalnya, jumlah penduduk negeri ini yang sedemikian besar, dan tumbuh dengan cepat. Wilayah yang luas, dihuni oleh beraneka ragam suku, agama, latar belakang pendidikan, ekonomi, mata pencaharian, adat istiadat ...
Read More »MENJADI INDONESIA DENGAN BUDAYA (BAHASA) SENDIRI
Pasca reformasi politik (1998) bangsa Indonesia seperti tidak memiliki jati diri. Berbagai persoalan yang melanda bangsa ini seolah juga tidak memiliki pedoman untuk dijadikan sebagai referensi penyelesaian. Di tengah arus globalisasi, bangsa Indonesia juga seperti tidak memiliki ideologi yang berfungsi mempersatukan dan memberikan arah gerakan usaha bersama bangsa. Sejumlah nilai-nilai ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
