ISIM MUTSANNA a. Apa yang dimaksud Isim Mutsanna? Isim yang menunjukkan jumlah dua b. Bagaimana cara membentuk isim mutsanna? Caranya adalah sebagai berikut: Dengan menambah ان atau ين setelah isim tunggalnya baik pada isim mudzakkar maupun muannats. Perhatikan contoh berikut : Tunggalnya Ditambah ان Ditambah ين ...
Read More »MURAJAAH ISIM MUTSANNA
MURAJAAH ISIM MUTSANNA 1. Apa itu isim mutsanna? Isim mutsanna adalah isim yang dibentuk dari isim mufrad (kata tunggal) dengan menambah alif nun (ان) atau ya nun (ين) di akhirnya untuk menunjuk makna arti dua Contoh : يُشَاهِدُالْمُوَظَّفَانِ الضّيْفَيْنِ فِي الْيَوْمَيْنِ Dua karyawan menyaksikan dua tamu dalam dua hari ...
Read More »Tentang ‘Adad (bilangan) dan Ma’dud (yang dibilang)
Dalam ilmu nahwu, hukum ‘adad (bilangan) berbeda-beda, ‘adad 1 dan 2 cukup dengan menyebutkan isim mufrod dan isim mutsannanya. Seperti rojul (seorang laki-laki), dan rojulaani (2 orang laki-laki). Jika ingin mengungkapkan banyak laki-laki, maka digunakan rijaal. Tetapi jika ingin mengungkapkan bilangannya, seperti 5 orang laki-laki, 12 orang, 20 orang, dan ...
Read More »Pembagian Kata dalam Bahasa Arab
“Kalimah”, atau identik dengan “kata” dalam Bahasa Indonesia, adalah lafazh yang memiliki makna. “Kalimah” dapat dibagi menjadi tiga kategori, yaitu isim, fi’il dan huruf. “Kalimah” tidak selalu saya terjemahkan menjadi “kata”. Jika saya menulis “kalimah” dengan tanda petik, maka maknanya identik dengan “kata” dalam Bahasa Indonesia. Adapun jika saya menulis ...
Read More »ISIM MAJRUR
اِسْم مَجْرُوْر ISIM MAJRUR Isim yang terkena I’rab Jarr disebut Isim Majrur yang terdiri dari: 1) Isim yang diawali dengan Harf Jarr. Yang termasuk Harf Jarr adalah: بِ (=dengan), لِ (=untuk), فِيْ (=di, dalam), عَلَى (=atas), إِلَى (=ke), مِنْ (=dari), كَـ (=bagai), حَتَّى (=hingga), وَ / تَـ untuk sumpah (=demi ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
