Setelah melakukan kegiatan analisis lingkungan, baik internal maupun eksternal, kegiatan selanjutnya adalah mengidentifikasikan alternatif-alternatif strategi yang memungkinkan untuk dipilih dalam rangka mencapai tujuan perusahaan. Berikut beberapa alternatif strategi berdasarkan analisa daya tarik industri dan posisi bisnis suatu perusahaan menurut James W. Taylor dalam Sukristono (1992 ; 361) Strategi Bertahan ...
Read More »Analisa Lingkungan Internal
Analisa lingkungan internal mengembangkan penilaian atas kekuatan-kekuatan perusahaan. Manajemen strategi yang terumuskan secara baik, mampu menyesuaikan secara tepat kekuatan-kekuatan itu dengan peluang-peluang pasar yang ada. Menurut Jauch dan Glueck (1998; 193) analisa lingkungan internal adalah : “Proses dimana perencana strategi mengkaji faktor intern perusahaan untuk menentukan di mana perusahaan memiliki ...
Read More »Analisa Lingkungan Eksternal
Lingkungan eksternal mempunyai karakter uncontrollable, atau berada di luar kendali perusahaan. Agar sebuah perusahaan dapat mencapai tujuannya dengan lebih baik, maka keberadaan lingkungan eksternal harus diperhitungkan secermat mungkin. Menurut Hitt, Ireland dan Hoskisson ( 1999;39 ) lingkungan eksternal suatu perusahaan memiliki dua komponen utama : lingkungan umum dan lingkungan ...
Read More »Manajemen Strategi
Untuk dapat memahami pengertian manajemen strategi, terlebih dahulu perlu dibahas tentang pengertian manajemen dan strategi. Menurut James F. Stoner dalam buku T. Hani Handoko (1999; 8) manajemen adalah: “ Proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan usaha-usaha para anggota dan penggunaan sumber daya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yang telah ...
Read More »Konsep Pelanggan
Sehubungan dengan peranan contact personel yang sangat penting dalam menentukan kualitas jasa, setiap perusahaan memerlukan service excellence. Yang dimaksud dengan service excellence atau pelayanan unggul, yaitu suatu sikap atau cara karyawan dalam melayani pelanggan secara memuaskan (Elhaitammy,1990). Beberapa kriteria untuk mengatakan bahwa sebuah layanan yang diberikan oleh perusahaan adalah excellence ...
Read More »Dimensi Kualitas Pelayanan
Kualitas pelayanan mengacu pada kualitas penawaran jasa yang diharapkan dan dirasakan. Hal ini terutama dengan menentukan kepuasan atau ketidakpuasan pelanggan. Banyak perusahaan yang memprioritaskan kualitas jasa yang diharapkan dan dirasakan untuk mempertinggi kualitas jasa tersebut. Ada delapan dimensi kualitas yang dikembangkan Garvin (Fandy Tjiptono, 1996 : 68-69) dan dapat digunakan ...
Read More »Pengertian Kualitas Pelayanan
Kualitas pelayanan (service quality) atau sering juga disebut mutu pelayanan, menurut Parasuraman dkk, 1988 (Budi W. Soetjipto, 1997 : 18) adalah seberapa jauh perbedaan antara kenyataan dan harapan para pelanggan atas pelayanan yang mereka terima atau peroleh. Harapan merupakan keinginan para pelanggan dari pelayanan yang mungkin diberikan oleh perusahaan. Fitzsimmons ...
Read More »Konsep Pemasaran
Suatu perusahaan yang berorientasi pada konsep pemasaran akan selalu mengutamakan kepuasan konsumen/pelanggan. Secara sederhana konsep pemasaran menyatakan bahwa suatu organisasi harus memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen agar dapat menguntungkan (J. Paul Peter dan Jerry C. Olson, 2000). Konsep pemasaran ini adalah untuk menyempurnakan konsep sebelumnya yaitu konsep produk dan konsep ...
Read More »Kepuasan Pelanggan
Tse dan Wilton (1988) menyatakan bahwa kepuasan atau ketidakpuasan pelanggan adalah respon pelanggan terhadap evaluasi ketidakpuasan yang dirasakan antara harapan sebelumnya dan kinerja aktual produk setelah pemakaiannya. Kepuasan pelanggan merupakan fungsi dari harapan dan kinerja. Engel, et al., (1995) mendefinisikan kepuasan pelanggan sebagai evaluasi purna beli terhadap alternatif yang dipilih ...
Read More »Model Kualitas Pelayanan
Model yang dipergunakan untuk menganalisis kualitas pelayanan dikemukakan oleh Parasuraman, Zeithaml dan Berry (1985) dengan mengindentifikasi lima gap yang menyebabkan kegagalan penyampaian jasa. – Gap I : Gap antara harapan konsumen dan persepsi manajemen. Kesenjangan ini terjadi karena manajemen perusahaan salah mengerti atau tidak memahami benar apa yang menjadi ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
