Friday, 21 August 2026

Tag Archives: pihak

Melegal-formalkan Pesantren Salaf dan Diniyah

1. Akhir bulan Januari 2010 yang lalu, di pesantren al Yasini Pasuruan, diselenggarakan halaqoh para kyai/ulama membahas tentang pesantren salaf dan diniyah. Hadir juga pada saat itu Menteri Agama. Dalam kesempatan itu KH.Mujib Imron, pengasuh pesantren al Yasini dan sekaligus pemrakarsa halaqoh, menyampaikan berbagai hal tentang pesantren salaf. Di antaranya, ...

Read More »

Babak Akhir Penyelesaian Kasus Bank Century

Bahasa yang paling tepat digunakan untuk menggambarkan hasil akhir dari kasus Bank Century adalah capek atau lelah semua. Semua tampak lelah. Masyarakat lelah melihat dan menyaksikan berita tentang itu. Pansus hak angket DPR, setelah bekerja keras berhari-hari dengan nada tinggi, saya kira juga capek. Media massa, pengamat, pendemo, dan lain-lain, ...

Read More »

Memahami Akar Keributan Isu Nikah Siri

Seribut apapun persoalan kawin siri akhir-akhir ini, saya kira gemanya tidak akan bisa mengalahkan kasus Bank Century. Artinya, persoalan kawin siri tidak akan sampai menjadikan berbagai kalangan ikut menyelesaikannya. Tetapi, sekalipun sesederhana itu, jika tidak dijelaskan dan diselesaikan secara baik dan benar, persoalan itu akan meluas dan berkepanjangan. Selain itu, ...

Read More »

Memenangkan Kompetisi

Disadari atau tidak, hidup ini adalah berkompetisi. Setiap kompetisi selalu ada pihak yang menang dan sebaliknya, ada pihak yang kalah. Al Qur’an juga mengatakan begitu, bahwa hidup ini adalah sebatas permainan. Kita bisa melihat sehari-hari, orang bermain dalam politik, ekonomi, hukum, seni, budaya dan berbagai macam bidang kehidupan lainnya. Semua ...

Read More »

Peran Strategis Para Pemimpin

Dalam ajaran Islam, setiap orang dipandang sebagai pemimpin, setidak-tidaknya untuk dirinya sendiri. Selanjutnya, setiap pemimpin akan dimintai pertanggung jawaban atas kepemimpinannya. Sehingga, dua posisi sekaligus yang disandang oleh setiap manusia, yaitu sebagai hamba Allah dan juga sebagai khalifah. Dalam hal penghambaan, manusia hanya dibolehkan terhadap Allah, selainnya tidak. Menghamba selain ...

Read More »

Membangun Karakter Bangsa

Salah satu pemandangan yang bisa kita lihat hampir pada setiap saat, setelah bergulir reformasi adalah keterbukaan, kebebasan, dan keberanian yang tidak sedemikian terasakan sebelumnya. Dampak suasana itu ternyata tidak selalu dirasakan menggembirakan semua orang. Ada pihak-pihak yang merasa terganggu. Sebab dengan keterbukaan, kebebasan dan keberanian itu melahirkan bentuk-bentuk komunikasi yang ...

Read More »

Suap Menyuap dan Kehancuran Bangsa

Anak kecil biasanya sebelum bisa makan sendiri, orang tuanya merasa perlu menyuapi. Dengan cara itu, anak yang bersangkutan tinggal mengunyah makanan yang telah dimasukkan ke dalam mulutnya. Bukan saja anak-anak, orang tua pun jika dalam keadaan sakit, juga bisa saja disuapi. Siapapun, tatkala disuapi merasakan enak. Tanpa kerja, makanan sudah ...

Read More »

Bangsa Yang Sedang Kaya Masalah

Umpama bangsa ini hanya menghadapi persoalan nyata, seperti peningkatan taraf hidup ekonomi rakyat, peningkatan kualitas dan pemerataan pendidikan, meningkatkan layanan kesehatan, penyediaan fasilitas perumahan, memperluas lapangan pekerjaan, pengentasan kemiskinan dan seterusnya, kiranya tidak terlalu berat. Seberat apapun, hitung-hitung persoalan tersebut masih bisa diatasi. Gambaran optimis seperti itu cukup beralasan. Bangsa ...

Read More »

Salah Paham

Dalam berinteraksi sehari-hari orang saling berbagi informasi, pendapat, ide, aspirasi dan lain-lain. Semua itu disampaikan dengan menggunakan bahasa, baik bahasa tulis maupun lisan. Pekerjaan itu dirasa mudah, karena sehari-hari dilakukan. Tanpa curiga, khawatir, menduga yang tidak-tidak, menganggapnya pesan-pesan yang disampaikan itu nyampai apa adanya. Tetapi pada kenyataannya tidak selalu begitu. ...

Read More »

Memperlakukan Orang Salah

Setiap hari kita menyaksikan orang melakukan kesalahan. Bahkan orang yang melakukan kesalahan itu, tidak lain adalah kita sendiri. Pada kenyataannya tidak ada seorang pun yang selalu benar. Kesalahan adalah milik semua orang. Artinya, semua orang selalu melakukan kesalahan. Orang yang selalu merasa benar, jutru mereka sedang dalam posisi salah. Nabi ...

Read More »