Kota Ujung Pandang yang sekarang lebih dikenal dengan nama Makasar, ketika itu terasa jauh. Nama Universitas Hasanuddin, bagi saya saat itu masih terasa asing. Hanya didorong oleh niat belajar dan keinginan maju, saya meninggalkan keluarga berangkat ke kota itu. Saya masih ingat, ketika membeli tiket pesawat terbang dan berangkat ke ...
Read More »Memperkaya Rohani
Sedemikian tinggi semangat masyarakat dalam membangun masjid, hingga jika dana terbatas, mereka meminta sumbangan ke sana kemari, termasuk menempuh cara yang oleh sementara orang dianggap kurang layak, misalnya dengan cara mencari sumbangan di tengah jalan. Kita lihat, di beberapa tempat orang memberhentikan kendaraan hanya sebatas meminta sumbangan untuk mendirikan masjid. ...
Read More »Rizki Bakda Subuh
Segera selesai sholat, ia pulang dan selanjutnya menjajakan tempe dagangannya dari rumah ke rumah yang sudah menjadi langganannya. Dari selesai sholat subuh itu, sampai jam 07.00 pagi dagangannya sudah selalu habis terjual. Ia kembali lagi ke rumah, dengan membawa modal plus keuntungannya. Pendapatan dari berdagang tempe tidak seberapa, tetapi cukup ...
Read More »Keluarga Sukses
Jawa biasanya dipahami seperti itu. Dimulai dari berhasil mendapatkan pekerjaan, kemudian berkeluarga, berhasil membangun rumah dan seterusnya. Oleh karena itu bagi orang Jawa, seseorang dikatakan hidupnya berhasil manakala mereka telah memiliki pekerjaan. Dengan pekerjaan itu setidak-tidaknya secara ekonomi ia telah mandiri. Kemudian disusul dengan tahap berikutnya, yaitu telah menikah. Tahap ...
Read More »Pagar Rumah dan Pagar Mangkok
memiliki makna sebagai pembatas, tetapi juga sebagai pengaman, keindahan, gensi, simbul identitas dan masih banyak fungsi lainnya. Pagar dibuat sebagai alat pengaman, maka dibuat ukuran tinggi, dan kadang melebihi tinggi rumahnya. Rumah yang dibuat seperti itu, dari kejauhan menjadi tidak tampak. Keindahannya hanya dinikmati oleh para pemiliknya. Selain sebagai pembatas ...
Read More »Pendidikan Ekonomi di Lingkungan Keluarga Cina
kampung, tidak jauh dari rumah saya, terdapat rumah keluarga Cina. Saya juga berteman dengan anak-anaknya. Sekalipun berbeda agama, saya tidak pernah dilarang oleh orang tua bergaul dan bermain bersamanya. Anak-anak keluarga Cina itu juga sekolah di sekolah yang sama. Karena itu, mereka sesungguhnya adalah juga teman sekolah. Sebagaimana umumnya, keluarga ...
Read More »Tahun Baru, Rasa Syukur dan Masa Depan Bangsa
ke belakang, tertuju pada peristiwa aneh, yaitu terjadi musibah di negeri ini, sambung menyambung tanpa henti. Dimulai dari bencana tsunami di Aceh, kemudian disusul gempa bumi di Pulau Nias, yang mengakibatkan ratusan ribu penduduk tewas. Akibat musibah itu, bagi mereka yang meninggal sudah ada kepastian, telah menghadap kepada Allah swt. ...
Read More »Ibuku, Sedemikian Mulia dan Besar Jasanya
sholat dhuha, lebih menyukai melaksanakannya di rumah. Informasi yang saya peroleh, setelah memberi makan ayam periaraannya yang berjumlah beberapa ekor saja, beliau mandi. Entah disengaja atau tidak, beliau lupa mematikan kran kamar mandi, sehingga mengundang perhatian salah seorang tetangga, yang memang sering datang ke rumah itu. Setelah mematikan kran kamar ...
Read More »Rumah Tanpa Penghuni
Dalam kunjungan ke desa beberapa hari lalu, saya menemukan rumah aneh.  Rumah itu berukuran cukup besar, tetapi tidak ada satu pun penguhinya. Suami isteri pemiliknya sudah lama meninggal. Sedang ahli warisnya sudah berdomisili di tempat lain, sehingga  sehari-hari  tidak pernah bisa menungguinya.  Harta kekayaan yang tersisa dari keluarga yang ...
Read More »Menggagalkan Rencana Umrah
 Umrah memang ibadah yang menyenangkan. Selain bisa beribadah di masjidil haram dan juga masjid nabawi, umrah sekaligus juga berekreasi, pergi jauh naik pesawat, bersama orang banyak. Dengan umrah maka kebutuhan spiritual dan emosional terpenuhi semuanya. Sekalipun pernah naik haji, isteri saya sudah cukup lama kepingin umrah. Untuk memenuhi niatnya itu, sudah ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
