Kamu tau gak kunci apa yang tidak ada orang jual ? Kuncita hanya padamu. Kamu tau gak kenapa kok kita cuman bisa lihat pelangi setengah lingkaran? karena setengahnya lagi ada di mata kamu. Tato terindah dalam hidupku adalah tato nama kamu di hati aku. Kalau aku dekat-dekat kamu terus nanti ...
Read More »Menyatukan Kemauan, Pikiran, Ucapan, Tulisan Dan Perbuatan
Banyak kasus kita temukan, seseorang memiliki kemauan atau cita-cita untuk mendapatkan sesuatu, akan tetapi pikirannya tidak mampu mencarikan jalan keluarnya. Akhirnya kemauannya kandas, artinya tidak berhasil meraih apa yang dimauinya itu. Seseorang memiliki cita-cita menjadi kaya misalnya, tetapi tidak memiliki jalan untuk meraihnya, maka tetap saja miskin. Kemauan dan jalan ...
Read More »Melatih Berpikir Kritis
Zaman ini berkembang demikian cepat, bahkan jauh lebih cepat dari perkiraan para ahli. Prediksi para ahli perancang masa depan sering meleset, karena dimensi permasalahan yang dihadapi manusia saat ini demikian kompeks. Satu peristiwa sering bertautan dengan peristiwa lainnya, sehingga tidak ada peristiwa yang berupa a single event. Untuk menyelesaikannya diperlukan ...
Read More »Melatih Berpikir Kreatif
Kata Kreatif menjadi kata yang banyak dipakai dalam perkembangan bisnis dan pengelolaan sumber daya manusia. Berbagai tinjauan dari berbagai disiplin ilmu banyak mengupas tentang kreatifitas. Kreatifitas manusia dikaitkan dengan sistem berpikir yang didominasi otak kanan. Kemampuan otak kanan akhir – akhir ini menjadi kajian serius dunia pendidikan karena dirasakan produk ...
Read More »Renungan Kekuatan Diri
Kekuatan Untuk Menjalani Hidup Setiap perjalanan akan selalu memerlukan kekuatan. Sebuah mobil tidak akan berjalan jika tidak memiliki kekuatan untuk membawa beban dirinya. Begitu juga dengan manusia, agar bisa menjalani hidupnya memerlukan sebuah kekuatan. Seberapa besarkah kekuatan yang dibutuhkan oleh manusia agar sanggup menjalani hidupnya dengan baik? Kita tidak pernah ...
Read More »Perempuan yang Masih Ingin Berani Memulai Mimpi
Oleh : hanina rembulani Perempuan itu kini tidak mengharapkan apa pun. Tidak juga sekadar bermimpi. Bukanlah kepesimisan yang pelan-pelan, kemudian bertambah cepat, sedang membunuh jiwanya. Tapi, dia hanya berusaha menyesuaikan dirinya pada realitas yang ada. Tidak lagi ia sanggup bermimpi. Bermimpi membangun rumah tangga. Padahal, sejak kelas tiga SMU, atau ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
