Tujuan utama dari manajemen sumber daya manusia adalah untuk meningkatkan kontribusi sumber daya manusia (karyawan) terhadap organisasi dalam rangka mencapai produktivitas organisasi yang bersangkutan. [1] Kemudian Werther dan Davis menyatakan bahwa tujuan manajemen sumber daya manusia itu meliputi beberapa tujuan, antara lain: a. Tujuan Kemasyarakatan (Societal objective) Setiap organisasi apapun ...
Read More »Penilaian Personalia
Dalam penilaian pegawai meliputi pencatatan mengenai segala kegiatan kepegawaian untuk megetahui karya-karya yang dicapai oleh seorang pegawai. Satu istilah lain yang sering di gunakan dalm penilaian pegawai ialah merit rating, yang berarti pencatatan jasa-jasa atau prestasi-prestasi pegawai. Merit rating dipakai dalam penilaian pegawai berdasarkan sistem karir. Yang dimaksud penilaian ketenagaan ...
Read More »Pengelolaan kesiswaan
Manajemen peserta didik menduduki tempat yang sangat penting. Dikatakan demikian oleh karena sentral layanan pendidikan di sekolah ada pada peserta didik. Semua kegiatan yang ada di sekolah, baik yang berkenaan dengan manajemen pengajaran, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, keuangan hubungan sekolah dengan masyarakat maupun layanan kusus pendidikan, diarahkan agar peserta ...
Read More »Pengelolaan pengajaran
Pengelolaan pengajaran adalah setiap usaha sekolah untuk mengatur seluruh kegiatan, baik yang bersifat intrakurikuler, kokurikuler maupun ekstrakurikuler. Dalam mengelola pengajaran, Ida Alaeda mengemukakan beberapa prinsip pengelolaan pengajaran yang berorientasi pada fungsi manajemen. Sebagaimana yang dikemukakan oleh Burrup yaitu, tujuan yang dikehendaki harus jelas, makin operasional tujuan makin mudah terlihat dan ...
Read More »Penilaian Kerja Melalui Tingkat Kesehatan BPR
Dalam penilaian kinerja Bank Perkreditan Rakyat, sampai saat ini Bank Indonesia menggunakan standar internasional penilaian kinerja bank dengan tingkat kesehatan. Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia No.30/12/KEP/DIR dan Surat Edaran No.30/3/UPPB tanggal 30 April 1997 tentang Tatacara Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Perkreditan Rakyat, adalah sebagai berikut: 1. Faktor Permodalan / ...
Read More »Tujuan dan Ruang Lingkup Pendidikan Agama Islam.
Secara umum, pendidikan agama Islam bertujuan untuk “meningkatkan keimanan, pemahaman, penghayatan, dan pengamalan peserta didik tentang agama Islam, sehingga menjadi manusia muslim yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT serta berakhlak mulia dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara”.(GBPP PAI 1994). Dari tinjauan tersebut dapat ditarik beberapa dimensi yang hendak ...
Read More »Masalah dan Kunci Keberhasilan Manajemen Kelas
Tingkah laku anak didik bervariasi. Dan variasi perilaku anak merupakan permasalahan bagi guru dalam upaya manajemen kelas. Menurut Made Pidarta, masalah-masalah manajemen kelas berhubungan dengan perilaku anak didik adalah: 1. Kurang kesatuan, dengan adanya kelompok-kelompok dan pertentangan jenis kelamin. 2. Tidak ada standar perilaku dalam bekerja kelompok, misalnya ribut, bercakap-cakap ...
Read More »Konsep dan Pengertian Manajemen Kelas
Dengan adanya otonomi daerah sekarang ini muncul sebuah keputusan baru sektor pendidikan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan sekolah yaitu Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). Dari sini setiap kepala sekolah dituntut untuk melakukan fungsinya sebagai manajer sekolah dalam meningkatkan proses pembelajaran dengan melakukan supervisi kelas, membina dan memberikan saran-saran positif kepada guru. ...
Read More »Pemilihan Strategi
Jauch dan Glueck (1998; 281) menjelaskan, bahwa pemilihan strategi adalah proses pembuatan keputusan untuk memilih dari sejumlah alternatif strategi utama sebagai strategi terbaik untuk mencapai tujuan perusahaan. Keputusan pemilihan strategi dibuat dengan mempertimbangkan empat faktor pemilihan manajemen : Persepsi manajemen tentang ketergantungan eksternal. Makin besar ketergantungan perusahaan terhadap pihak eksternal, ...
Read More »Dimensi Kualitas Pelayanan
Kualitas pelayanan mengacu pada kualitas penawaran jasa yang diharapkan dan dirasakan. Hal ini terutama dengan menentukan kepuasan atau ketidakpuasan pelanggan. Banyak perusahaan yang memprioritaskan kualitas jasa yang diharapkan dan dirasakan untuk mempertinggi kualitas jasa tersebut. Ada delapan dimensi kualitas yang dikembangkan Garvin (Fandy Tjiptono, 1996 : 68-69) dan dapat digunakan ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
