Monday, 11 May 2026
above article banner area

Kalimat Berita

Kalimat Berita

Kalimat berita adalah kalimat yang mendukung suatu pengungkapan peristiwa atau kejadian. Orang yang menyampaikan peristiwa tersebut, berusaha mengungkapkannya seobyektif mungkin. Ia boleh menyampaikan suatu hal secara langsung, yakni langsung mengucapkan tutur orang lain, atau menyampaikan secara tak langsung dengan pengolahannya sendiri. Oleh karena itu kalimat berita dapat berbentuk ucapan langsung atau ucapan tidak langsung.

Contoh: a. Ucapan langsung:

1. Ia mengatakan, “Saya tak mau membayar hutang itu.”

2. “Dahulu orang yang masyhur itu berdiam di sini,” katanya sejurus kemudian.

b. Ucapan tak langsung:

1. Ayah membeli sebidang tanah.

2. Ia pernah sekali datang ke mari.

Ciri-ciri formal yang dapat membedakan kalimat berita dari macam-macam kalimat yang lain hanyalah intonasinya yang netral, tak ada suatu bagian yang lebih dipentingkan dari yang lain. Susunan kalimat tak dapat dijadikan ciri-ciri karena susunannya hampir sama saja dengan susunan kalimat-kalimat lain. Kadang-kadang kita mendapat ciri formal lain, misalnya kata-kata tanya pada kalimat tanya, serta macam-macam kata tugas pada beberapa macam kalimat perintah.

Suatu bagian dari kalimat berita dapat dijadikan pokok pembicaraan. Dalam hal ini bagian tersebut dapat ditempatkan di depan kalimat, atau bagian yang bersangkutan mendapat intonasi yang lebih keras. Intonasi yang lebih keras yang menyertai kalimat berita semacam ini disebut intonasi pementing.

Share
below article banner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *