Subyek dari penelitian ini adalah 279 manajer dari 8 organisasi besar di Amerika Serikat. Ia membagikan kuesioner yang melihat-lihat “tiga komponen sikap “ dari komitmen yaitu : identifikasi, keterlibatan dan loyalitas. Ia juga mengukur pengalaman yang membantu perkembangan komitmen diantara 279 manajer.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima “pengalaman organisasi” mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap komitmen karyawan :
- Pentingnya individu (Personal Importance). Sebagai anggota organisasi yang penting akan mempunyai pengaruh yang kuat terhadap komitmen organisasi.
- Pengalaman kelompok kerja (Work Group Experiences). Secara umum lebih kohesif, bersahabat, dekat antar anggota kelompok akan menimbulkan komitmen pada organisasi.
- Norma komitmen organisasi (Organization Commitment Norms). Norma, nilai, kepercayaan dan budaya organisasi yang sesuai dengan harapan karyawan akan membuat mereka komitmen kepada organisasi.
- Tantangan pekerjaan pada tahun pertama (First Year Job Challenge). Tugas-tugas pertama pekerjaannya merupakan pengalaman penting bagi karyawan untuk lebih senang atau tidak senang dengan organisasinya.
- Realitas Harapan (Realization of Expectation). Hal ini berkaitan dengan pertanyaan “Sudahkah organisasi memenuhi janjinya dan sesuai dengan harapan saya ?” Hal ini tentu mempengaruhi komitmen mereka.
Arabiyatuna Arabiyatuna
