- E. Difraksi Sinar X
Difraksi sinar X (XRD) adalah teknik analitis yang tidak merusak untuk identifikasi dan penentuan kuantitatif berbagai bentuk kristal dalam bahan. Pengujian dengan XRD dimaksudkan untuk menganalisis unsur yang terkandung di dalam prototipe sumber radioaktif. Hasilnya berupa difraktogram sinar X yang menyatakan hubungan antara intensitas sinar pantul terhadap sudut difraksinya. Dari grafik yang diperoleh diamati dengan puncak – puncak tertinggi pada sudut 2q dan dibandingkan dengan data standar. Skema alat difraksi sinar X ditunjukkan pada gambar 4.
Gambar 4. Skema Alat Difraksi Sinar X (Beiser, 1999 : 68)
Suatu berkas sinar X yang panjang gelombangnya l jatuh pada kristal dengan sudut q terhadap permukaan keluarga bidang Bragg yang jarak antaranya d. Seberkas sinar mengenai atom A pada bidang dan atom B pada bidang berikutnya, dan masing – masing atom menghambur sebagian berkas tersebut dalam arah rambang. Interferensi konstruktif hanya terjadi antara sinar terhambur yang sejajar dan beda jarak jalannya tepat l, 2l, 3l, dan sebagainya. Jadi beda jarak jalan harus nl, dengan n menyatakan bilangan bulat. Berkas cahaya yang dihambur oleh A dan B yang memenuhi ialah yang bertanda I dan II dalam gambar 5.
Persyaratan pertama terhadap I dan II adalah sudut hambur bersama – sama dengan sudut jatuh q dari berkas semula. Persyaratan kedua adalah
2d sin q = nl …………………………………(5)
Keterangan :
n : Bilangan bulat (1, 2, 3,…)
l : Panjang gelombang sinar X
d : Jarak antar bidang kristal
q : Sudut difraksi
I
II q A q beda jarak jalan d sin q
I
q I q d
B
d sin q
Gambar 5. Hamburan sinar X dari kristal kubus (Beiser , 1999 : 68)
Seberkas sinar X yang terarah jatuh pada kristal dengan sudut q dan sebuah detektor diletakkan untuk mencatat sinar yang sudut hamburnya juga q. Setiap sinar X yang sampai ke detektor memenuhi persyaratan pertama Bragg. Ketika q diubah, detektor akan mencatat puncak intensitas yang bersesuaian dengan orde seperti persamaan (5). Data yang digunakan untuk identifikasi dan analisis kuantitatif berbagai bentuk kristal dalam prototipe dari abu kaos lampu petromaks adalah sebagai berikut :
|
No |
Peak no |
2Theta (deg) |
d (A) |
I/II |
FWHM (deg) |
Intensity (counts) |
Integrated Int (counts) |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Arabiyatuna Arabiyatuna
