Layanan pelanggan (nasabah), merupakan unsur bauran pemasaran jasa yang menjelaskan secara signifikan mengenai cara jasa disampaikan dan sejauh mana pelanggan puas, khususnya dalam konteks reabilitas dan kecepatan penyampaian. Layanan pelanggan dinilai lebih tinggi dalam hal kepentingan (importance) dibandingkan periklanan, promosi dan usaha penjualan serta menduduki ranking ketiga setelah produk dan jasa.
Perusahaan jasa khususnya bank harus berfokus secara khusus pada layanan pelanggan (nasabah) dan mempertahankan tingkat kepuasan pelanggan (nasabah) berdasarkan kajian-kajian yang berkesinambungan. Selain itu perusahaan jasa (bank) harus terus beradaptasi dengan kebutuhan pelanggan (nasabah) yang selalu berubah dalam hal layanan pelanggan (customer service).
Antara pelayanan pelanggan, kualitas layanan, dan pemasaran mempunyai hubungan erat. Perusahaan jasa (bank) akan sukses seperti yang mereka harapkan bila dapat mencapai fokus pelanggan (nasabah) melalui kegiatan-kegiatan pemasaran dan juga berhasil dalam kualitas serta inisiatif layanan pelanggan. Pada sektor jasa, bank merupakan lembaga yang paling akrab dengan teknologi.
Kemajuan teknologi yang sangat pesat semakin memungkinkan dilaksanakannya pelayanan jasa yang semakin meningkatkan kenyamanan nasabah. Beberapa keuntungan dapat diraih bank dalam menggunakan teknologi tersebut, diantaranya bank dapat memenuhi kebutuhan pasar secara optimal dalam pengembangan produk-produk pelayanan baru dan pengembangan jaringan komunikasi serta informasi.
Internet banking adalah bentuk layanan bank yang berbasis teknologi. Layanan internet banking memiliki keunggulan diantaranya nasabah tidak perlu lagi datang ke bank, cukup dengan mengakses internet untuk melakukan transaksi yang diinginkannya tanpa batas jarak dan waktu. Dan nasabah juga dapat langsung melakukan tansaksi atau mengontrol keuangan langsung melalui PC atau computer di tempat nasabah berada.
Arabiyatuna Arabiyatuna
