Sunday, 10 May 2026
above article banner area

Penyesuaian Perkawinan

  1. 1.    Penyesuaian Perkawinan

         Ada beberapa ahli Sinha dan Mukerjee mendefinisikan penyesuaian perkawinan sebagai suatu bagian dimana terdapat sebuah perasaan bahagia antara suami dan istri, kepuasaan dalam perkawinannya, pemberian perhatian yang saling menguntungkan, saling peduli, saling mengerti dan saling menerima pasangan dan juga orang lain yang ada disekitar.

Scheimers (dalam bachtiar, 2004) menyebutkan bahwa konsep penyesuaian perkawinan pada dasarnya merupakan suatu sesi untuk hidup secara efektif dan bermanfaat dalam menghadapi tuntutan sehari-hari, perubahan-perubahan, tanggung jawab, relasi dan harapan-harapan dengan mengunakan ketenangan hati dan segala sesuatu yang merupakan bagian dari perkawinan. Dan dari respon terhadap penyesuaian itu, apakah suatu hal itu dinilai baik atau buruk, dapat dianggap sebagai suatu usaha dari individu untuk mengurangi atau melarikan diri dari tekanan dalam usaha untuk memperbaiki kondisi equilibrium.

Share
below article banner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *