Thursday, 9 July 2026
above article banner area

Strategi Bersaing

Definisi Strategi Bersaing menurut Michael E. Porter ( 1992, xvi ) adalah :

“Strategi Bersaing adalah kombinasi antara akhir (tujuan) yang diperjuangkan oleh perusahaan dengan alat (kebijaksanaan) dimana perusahaan berusaha sampai kesana.”

            Keadaan pesaing dalam suatu industri tergantung pada lima kekuatan persaingan pokok yang diperlihatkan pada gambar 1. gabungan kelima kekuatan ini merupakan potensi laba akhir dalam industri, dimana potensi laba diukur dalam bentuk laba atas modal yang ditanamkan jangka panjang. Tidak semua industri mempunyai potensi yang sama. Industri-industri berbeda secara fundamental dalam potensi laba akhirnya karena gabungan dari kelima kekuatan yang ada.

Tujuan dari strategi untuk suatu unit usaha dalam sebuah industri adalah menemukan posisi dalam industri tersebut diamna perusahaan dapat melindungi diri sendiri dengan sebaik-baiknya terhadap tekanan (gaya) persaingan atau dapat mempengaruhi tekanan tersebut secara positif.

            Rivalitas (rivalry) di kalangan yang ada berbentuk perlombaan untuk mendapat posisi dengan menggunakan taktik-taktik seperti persaingan harga, promosi, pemberian hadiah undian, inroduksi produk, dan meningkatkan pelayanan atau jaminan kepada pelanggan. Persaingan  terjadi Karena satu atau lebih pesaing merasakan adanya tekanan atau melihat peluang untuk memperbaiki posisi bersaingnya.

            “Secara luas kelima kekuatan persaingan menckup sejumlah pendekatan yang mungkin, antara lain :

  1. Menempatkan perusahaan dalam posisi sedemikian sehingga kemampuan memberikan pertahanan terbaik untuk menghadapi rangkaian kekuatan persaingan yang ada.
  2. Mempengaruhi keseimbangan kekuatan melalui gerakan strategi, dan karenanya memperbaiki posisi relative perusahaan; atau,
  3. Mengantisipasi pergeseran pada faktor-faktor yang menjadi penyebab kekuatan persaingan dan menggapainya, sehingga karenanya memanfaatkan perubahan dengan memilih strategi yang cocok dengan keseimbangan persaingan yang baru sebelum lawan menyadarinya.” ( Michael E porter, 1992, 27)

 

            Dalam menanggulangi kelima kekuatan persaingan ada 4 (empat) pendekatan strategis generic yang secara potensial akan berhasil untuk mengungguli perusahaan lain dalam  industri

            Keempat pendekatan itu adalah :

  1. 1.                  Keunggulan biaya menyeluruh

Strategi keunggulan dalam biaya menyeluruh ditempuh dengan mengndalikan biaya produksi dan operasi, dilaksanakan perusahaan terutama bila persaingan sangat sengit dan bermain dalam perang harga. Strategi ini juga cocok pada perusahaan yang mencoba menjual barang dalam volume besar dengan pemasaran yang bersifat mass.

  1. 2.                   Differensiasi

Perusahaan berusaha menciptakan produk yang berciri khas atau tidak sama  dengan para pesaing, tetapi sangat diminati oleh konsumen. Strategi ini memungkinkan perusahaan mengenakan harga tinggi Karena differensiasi biayanya itu sulit dibandingkan dengan barang lain yang ada dipasar.

  1. 3.                   Fokus

Strategi focus bisa dipilih perusahaan untuk menghindari persaingan keras, atau berusaha memusatkan kekuatan untuk memperoleh konsumen banyak, dengan cara mencari segmen pasar tertentu yang relative sempit tetapi potensial dan tidak menjadi perhatian pesaing besar bagi produk atau jasa yang sama.

  1. 4.                   Hibrida

Strategi hibrida adalah kombinasi antara differensiasi dan biaya rendah. Untuk memakai strategi ini, biaya produksi harus rendah dan roduk ini sangat banyak diminati konsumen.

Share
below article banner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *