Teknologi selular dewasa ini mengalami kemajuan yang sangat pesat, terutama
penggunaan akses TDMA, E-TDMA (Enhanced TDMA) dan CDMA sehingga mampu
melayani sejumlah besar pelanggan dengan spektrum pelangan yang terbatas. Akses ini
|
untuk mencapai efisiensi penggunaan pita frekuensi yang optimum terutama dengan hal-
hal yang berkaitan dengan tingkat kualitas transmisi.
Pada teknologi selular, pelanggan dapat berkomunikasi dengan pelanggan lain
dalam selnya sendiri atau dengan pelanggan dalam keadaan bergerak. Dengan
memodifikasikan sistem selular yang ada dapat digunakan untuk aplikasi fixed selular
atau jarlokar. Sistem ini digunakan pada jaringan lokal dengan tidak memfungsikan
fungsi-fungsi khusus yang terdapat pada sistem selular, seperti fungsi handover dan
roaming.
Sistem selular yang ada pada saat ini dikelompokan menjadi 2 bagian, yaitu:
a. Analog Selular
Dengan ketersediaan yang luasnya sebagai hasil high-mobilitas pasar
melayani, ada daya gerak penting untuk menggunakan selular analog dalam WLL
(Wireless Local Loop). Sekarang ini ada tiga jenis sistem selular analog utama
beroperasi di dunia, yaitu : sistem telepon gesit yang maju ( AMPS), Telepon
gesit Nordic ( NMT), dan total sistem komunikasi akses ( TACS). AMPS dan
Kerabatnya narrowband mengedepankan sistem telepon gesit ( NAMPS)
mendominasi teknologi selular.
b. Digital Selular
Standard Selular digital di seluruh dunia utama meliputi sistem global
untuk komunikasi gesit ( GSM), time-division berbagai akses ( TDMA), Hughes
tingkatkan TDMA ( E-Tdma), dan code-division berbagai akses ( CDMA).
Arabiyatuna Arabiyatuna
