Tinjauan Tentang Internet
Seorang terpelajar bisa belajar apa pun tanpa meninggalkan rumahnya, bunyi sebuah pepatah Cina. Pengertian ini yang sekarang sedang berlaku dengan pesatnya laju teknologi informasi. Menparpostel berpendapat, seluruh perkembangan teknologi informasi bertumpu pada tiga komponen utama. Yaitu, telekomunikasi dan komputer, teknologi informasi didefinisikan sebagai integrasi telekomunikasi dengan hardware dan software komputer (Joop Ave, 1996)
Tidak dipungkiri perkembangan telekomunikasi berlangsung sangat cepat, bukan hanya melalui jaringan kabel tembaga, tetapi juga era satelit yang kian hari semakin menjadi biasa. Demikian pula akses komputer melalui jaringan telekomunikasi semakin menjamur. Berbagai hardware dan software dikembangkan untuk mendukung komunikasi antarkomputer ini.
Peradaban berkembang melalui akuisisi secara bertahap dan pertukaran pengetahuan tentang individu dan lingkungannya. Pengetahuan menjadi berguna setelah diadakan kodifikasi dan disusun dalam bentuk yang disebut sebagai informasi, yang dikomunikasikan dan diterapkan.
Selama komunikasi dilaksanakan dengan cara-cara visual dan oral, interaksi antarkebudayaan akan berlangsung secara lambat, dan hanya terbatas pada tingkat lokal saja. Namun demikian, Marcelo Alonso seorang peneliti pada Florida Institut of Technology, AS mengatakan bahwa ledakan pertumbuhan teknologi yang terjadi selama 100 tahun telah merevolusikan cara dan tingkatan komunikasi dan perjalanan, memungkinkan terjadinya pertukaran secara cepat dan mudah melintas batas-batas kebudayaan dan geografis.
2.8 Pengertian Internet
Internet sebenarnya mempunyai banyak pengertian, salah satu dari pengertian tersebut adalah jaringan yang terdiri dari jutaan komputer dan server yang memanfaatkan jaringan telepon untuk membawa informasi dari satu tempat ke tempat yang lain, (MBR Consulting, 1995). Jadi dengan adanya internet memungkinkan seorang mahasiswa dengan dosennya dapat berkomunikasi tanpa harus bertatap muka, dan seorang presiden dari bumi belahan timur tidak harus pergi kebumi belahan barat hanya untuk melakukan meeting dengan presiden dibumi belahan barat. Dan karena hal inilah internet disebut sebagai media super jaringan (supernetwork). Didalam melaksanakan fungsinya sebuah komputer harus mempunyai sebuah modem (modulator demodulator), modem inilah yang nantinya menghubungkan komputer melalui telepon atau alat komunkasi lainnya dengan modem lain yang terhubung dengan suatu jaringan lokal (LAN), dan fungsi modem itu sendiri adalah mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog ataupun sebaliknya sehingga dapat melalui saluran telepon. Host (LAN) meneruskan ke router, Router adalah perangkat yang menghubungkan sejumlah (LAN) dan meneliti sebuah permintaan yang diterimanya untuk menentukan kebagian mana permintaan itu ditujukan.
Berdasarkan hubungan-hubungan yang tersedia dan situasi lalu lintas di bagian lain dari internet router akan menentukan rute yang terbaik untuk menentukan sebuah permintaan agar dapat dengan cepat sampai tujuannya.Dan yang awal berupa (LAN) sekarang telah berkembang menjadi (WAN) Wide Area Network yang melayani daerah yang lebih luas.
Untuk menghubungkan sebuah Host (komputer yang dimasukkan kesebuah jaringan) diperlukan yang namanya provider, provider ini menghubungkan antara pengguna internet satu dengan lesead line atau dial up, provider itu sendiri merupakan perusahaan jasa sebut saja ISP (Internet Service Provider). Dan menurut data yang ada di APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) di Indonesia ada 46 perusahaan yang mendapat ijin sebagai penyedia jasa internet, namun hanya 35 ISP yang sampai saat ini masih aktif. Setelah semua perangkat tersedia maka dengan mudah seseorang akan memperoleh segala informasi yang di inginkan dan tentunya itu melalui internet.
Dengan adanya internet diharapkan nantinya pelaksanaan otonomi daerah yang banyak mengalami hambatan dapat di minimalkan, internet yang dapat ditempatkan sebagai sumber informasi dan media untuk mensosialisasikan otonomi daerah akan menjadi sarana yang tepat untuk melakukan lebih menyingkapi segala fenomena otonomi daerah tentunya dengan segala fasilitas atau sarana yang ada di internet.
2.9 Perkembangan Internet
Sejak penemuan dan pengembangan bahasa, cara mengkomunikasikan informasi terus berkembang melalui berbagai tahapan. Terobosan teknologi terjadi pada abad ke-15 dengan ditemukannya percetakan dengan jenis yang bisa dipindah-pindahkan.
Tahapan elektromagnetik, dimulai pada abad ke-19 memberikan pengertian tentang fenomena elektromagnetik secara umum dan sifat-sifat elektron dalam metal secara khusus. Tahun 1830, telegram ditemukan yang memungkinkan dilakukan transmisi pesan-pesan berkode dalam kecepatan yang tinggi.
Penemuan yang lebih penting terjadi pada tahun 1905, ditemukannya elektron dalam tabung seperti diode dan triode. Penemuan ini membuka pintu komunikasi jenis instan melalui telepon, radio, dan juga televisi.
Selama beberapa dekade terakhir ini, sebuah tahapan baru secara radikal dalam teknologi informasi membentuk diri. Alonso menyebutnya tahapan elektronik kuantum (quantum electronics stage), karena secara kritis sangat tergantung pada sifat kuantum elektron dan photon. Dalam tahapan ini termasuk teknologi seperti transistor, laser, dan serat optik.
Transistor yang ditemukan pada tahun 1949, yang mempunyai kinerja yang sama dengan tabung elektron yang lama, tapi berbentuk lebih kecil, menggunakan sedikit enerji, dan lebih bisa diandalkan. Chips, yang merupakan jantung sebuah komputer dan sistem kontrol, merupakan kombinasi transistor dalam sirkuit-sirkuit khusus. Sekarang, laser digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk menjalankan compact disc dan laser disc. Serta optik digunakan untuk mentransmisi informasi dalam bentuk pancaran sinar yang dimodulasikan, dan dalam berbagai kasus digunakan untuk menggantikan kabel-kabel yang menggunakan metal.
Salah satu komponen terpenting dalam revolusi teknologi informasi adalah komputer pribadi (PC). Penyebaran yang meluas PC ini, suatu kombinasi antara transistor dalam perangkat keras dan instruksi-instruksi logikal dalam perangkat lunak, telah menerobos jauh ke dalam perkantoran, laboratorium, rumah sakit, bisnis, industri, sekolah, dan rumah-rumah.
Terjadinya revolusi teknologi informasi, dimungkinkan bukan karena komputer-komputer PC berada dalam isolasi tapi karena hubungan-hubungan antarkomputer yang membentuk jaringan yang bisa bertukar informasi, pada umumnya melalui jaringan telepon.
Pertukaran ini disebut sebagai komunikasi menggunakan media komputer (computer-mediated communication/CMC). Pada saat terjadi penggabungan jaringan-jaringan dengan teknologi telepon, radio, dan televisi, gabungan ini menghasilkan sistem informasi multimedia yang menambahkan sebuah dimensi baru untuk berkomunikasi.
Dengan menggunakan CMC ini, jaringan-jaringan terbuka memberikan berbagai macam jasa seperti telekonferensi, e-mail, BBS, belanja elektronis, dan lainnya. Aplikasi-aplikasi ini disederhanakan melalui jaringan Internet yang memungkinkan jutaan komputer saling berkomunikasi melalui berbagai sistem telekomunikasi.
Melalui jaringan Internet ini, orang-orang yang menggunakannya tiba-tiba segera bisa berubah fungsi menjadi penerbit, artis, reporter, pengacara, atau hanya sekadar menjadi komunikator. Penggunaan CMC telah mengarah pada kelompok-kelompok masyarakat virtual yang tersebar lebar secara geografis dan kebudayaan, namun tergabung menjadi satu karena kepentingan bersama.
Jaringan Internet tidak hanya mengizinkan seorang komunikator berada di lokasi yang jauh, tapi bisa juga menyembunyikan identitas sekaligus menutupi emosinya..
Arabiyatuna Arabiyatuna
