Saturday, 18 April 2026
above article banner area

Limbah Udang Dijadikan Bahan Baku Baterai Kering

Penggunaan barang elektronik yang tidak pernah lepas dari kehidupan manusia membuat timbunan sampah elektronik semakin menggunung. Salah satu limbah tersebut, yakni baterai yang digunakan pada seluruh perangkat elektronik.
Berdasarkan data, pada 2010 pasar baterai dunia mencapai USD74 miliar atau sekira Rp6,3 triliun. Padahal, bahan dasar pembuatan baterai merupakan bahan baku yang tidak ramah lingkungan dan membutuhkan proses yang lama dan sulit untuk diperbaharui maupun didaur ulang.

Melihat kondisi ini, sejumlah mahasiswa dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk membuat film elektrolit polimer dari chitosan (limbah udang) dan mengembangkannya sebagai smart battery material.

Berbagai kandungan unik yang terdapat dalam chitosan, menjadikannya sebagai polimer yang dapat diaplikasikan pada berbagai bidang. Seperti biomaterial untuk aplikasi sensor, perangkat elektronik, dan dry cell (baterai kering).

Pembuatan baterai dengan bahan baku limbah udang ini merupakan salah satu solusi atas penggunaan baterai sacara terus-menerus tanpa ada usaha untuk memperbaruinya. Bahkan, baterai bahan baku ramah lingkungan ini memiliki keuntungan jika dibandingkan baterai kering lainnya, yakni akan berubah warna sebagai indikasi tingkat energi yang ada dan menunjukkan masa kadaluarsanya.

Penelitian yang dilakukan oleh Ratna Sari Dewi, Norita Afridiana, Rika Kurnia, Steven, dan Henry Eka Diyana ini, telah memberikan kontribusi dalam pengembangan teknologi material baterai cerdas (smart battery) yang ramah lingkungan serta memiliki nilai tambah baru dalam bentuk kemasan cerdas pendeteksi tingkat kesegaran ikan.

Di bawah bimbingan Bambang Riyanto, SPi, MSi, penelitian ini terpilih sebagai penelitian yang didanai oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan Nasional melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang Penelitian.

okezone.com

Share
below article banner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *