Kegiatan spiritual seperti itulah yang disebut sebagai beragama. Sedangkan bekerja yang juga seharusnya dimaknai sebagai bagian ibadah, belum mendapatkan perhatian secara cukup. Atas dasar pandangan ini, maka menurut hemat saya membangun budaya kerja di lingkungan Departemen Agama, dalam perspektif Islam, adalah meningkatkan kualitas ke Islaman bagi umat Islam sendiri. Kualitas ...
Read More »Kegagalan Pendidikan
Pengalaman selama ini, menjadikan orang semakin pintar ternyata tidak sesulit menjadikan orang semakin menjadi lebih baik. Seringkali kita mendengar bahwa anak kecil itu pada umumnya masih lugu, yaitu bisa mengatakan apa adanya dan lebih jujur. Karena itu, seringkali muncul sebuah anjuran, jangan bekerjasama berbohong dengan anak-anak, maka rahasia kita akan ...
Read More »Pemain Biola Cilik, Dukun Cilik dan Pikiran Cilik
Saya sendiri tidak begitu akrap dengan berbagai jenis seni. Saya bisa menikmati jenis kesenian itu, tetapi tidak sampai mampu menilai kualitasnya. Saya tahu bahwa permainan biola itu bagus, dari komentar banyak orang yang hadir. Sejak kecil, saya tidak pernah berlatih kesenian, kecuali menabuh bedug di masjid sebagai tanda telah masuk ...
Read More »Memasuki Zaman Serba Berebut
Penulis : Prof DR. H. Imam Suprayogo Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Read More »Meluruskan dan Merapatkan Shaf
Penulis : Prof DR. H. Imam Suprayogo Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Read More »Ongkos Berdemokrasi
Penulis : Prof DR. H. Imam Suprayogo Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Read More »Memperkaya Rohani
Sedemikian tinggi semangat masyarakat dalam membangun masjid, hingga jika dana terbatas, mereka meminta sumbangan ke sana kemari, termasuk menempuh cara yang oleh sementara orang dianggap kurang layak, misalnya dengan cara mencari sumbangan di tengah jalan. Kita lihat, di beberapa tempat orang memberhentikan kendaraan hanya sebatas meminta sumbangan untuk mendirikan masjid. ...
Read More »Nyopoan, Entengan, dan Loman
Loman sama artinya dengan dermawan. Lawan kata loman adalah bakhil. Jadi orang yang loman adalah orang yang suka memberi kepada orang lain. Pemberian itu bisa berupa uang, barang, atau bahkan juga senyuman saja. Tidak semua orang memiliki kebiasaan nyopoan, entengan dan juga loman ini. Umumnya orang yang memiliki jiwa seperti ...
Read More »Konflik di Lembaga Pendidikan
Banyak orang merasa gelisah tatkala keadaan tidak harmoni. Tetapi sementara ahli mengatakan bahwa konflik itu justru menguntungkan lembaga yang bersangkutan. Sebab, dengan terjadinya konflik maka akan terjadi dinamika internal organisasi. Konflik akan memaksa kelompok pimpinan dan juga anggota melaku kan fungsi dan perannya secara terbuka, demokratis dan saling menghormati di ...
Read More »Pantas dan Patut
Selain atas dasar timbangan halal dan haram, kaum muslimin biasanya juga menggunakan ukuran lain, misalnya patut tidak patut, atau pantas tidak pantas. Orang dalam memilih sesuatu, kalau memang masih bisa memilih, akan memilihnya yang pantas atau patut. Kepatutan atau kepantasan sesuangguhnya bersifat relatif. Ukuran itu tidak ada pedomannya. Tidak atas ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
