Friday, 15 May 2026

Shorof

FI’IL MAZID

فِعْل مَزِيْد FI’IL MAZID Fi’il Mazid berasal dari Fi’il Mujarrad yang mendapat tambahan huruf: 1) Fi’il Mazid dengan tambahan satu huruf. Terdiri dari beberapa wazan seperti: a. أَفْعَلَ – يُفْعِلُ (huruf tambahannya: Hamzah di awal kata) Fi’il Mujarrad Fi’il Mazid دَخَلَ – يَدْخُلُ (=masuk) أَدْخَلَ – يُدْخِلُ (=memasukkan) خَرَجَ – ...

Read More »

FI’IL MUJARRAD

فِعْل مُجَرَّد FI’IL MUJARRAD Menurut asal kata dan pembentukannya, Fi’il terbagi dua: 1. FI’IL MUJARRAD ( فِعْل مُجَرَّد ) yaitu fi’il yang semua hurufnya asli. 2. FI’IL MAZID ( فِعْل مَزِيْد ) yaitu fi’il yang mendapat huruf tambahan. Fi’il Mujarrad pada umumnya terdiri dari tiga huruf sehingga dinamakan pula FI’IL ...

Read More »

ISIM MUSYTAQ

اِسْم مُشْتَق ISIM MUSYTAQ Isim Musytaq ialah Isim yang dibentuk dari kata lain dan memiliki makna yang berbeda dari kata pembentuknya. Isim Musytaq itu ada tujuh macam: 1. ISIM FA’IL ( اِسْم فَاعِل ) atau Isim Pelaku (yang melakukan pekerjaan). Isim Fa’il ada dua wazan (pola pembentukan) yaitu: a) فَاعِلٌ ...

Read More »

FI’IL MA’LUM (Kata Kerja Aktif) – FI’IL MAJHUL (Kata Kerja Pasif)

فِعْل مَعْلُوْم – فِعْل مَجْهُوْل FI’IL MA’LUM (Kata Kerja Aktif) – FI’IL MAJHUL (Kata Kerja Pasif) Dalam tata bahasa Indonesia, dikenal istilah Kata Kerja Aktif dan Kata Kerja Pasif. Perhatikan contoh berikut ini: Abubakar membuka pintu. –> kata “membuka” disebut Kata Kerja Aktif. Pintu dibuka oleh Abubakar. –> kata “dibuka” ...

Read More »

FI’IL NAHY (Kata Kerja Larangan)

Fi’il Nahy atau “kata kerja larangan” adalah bentuk negatif dari Fi’il Amar. Untuk membentuk Fi’il Nahy, kita tinggal menambahkan harf لاَ (=jangan) dan memasukkan huruf تَ di awal Fi’il Amar. Perhatikan polanya di bawah ini: Fa’il Fi’il Amar Fi’il Nahy Tarjamah أَنْتَ اِفْعَلْ لاَ تَفْعَلْ = jangan (engkau -lk) kerjakan ...

Read More »

FI’IL (Kata Kerja)

فِعْل FI’IL (Kata Kerja) Fi’il atau Kata Kerja dibagi atas dua golongan besar menurut waktu terjadinya: 1. FI’IL MADHY ( فِعْل مَاضِي ) atau Kata Kerja Lampau. 2. FI’IL MUDHARI’ ( فِعْل مُضَارِع ) atau Kata Kerja Kini/Nanti. Baik Fi’il Madhy maupun Fi’il Mudhari’, senantiasa mengalami perubahan bentuk sesuai dengan ...

Read More »