فِعْل مَزِيْد FI’IL MAZID Fi’il Mazid berasal dari Fi’il Mujarrad yang mendapat tambahan huruf: 1) Fi’il Mazid dengan tambahan satu huruf. Terdiri dari beberapa wazan seperti: a. أَفْعَلَ – يُفْعِلُ (huruf tambahannya: Hamzah di awal kata) Fi’il Mujarrad Fi’il Mazid دَخَلَ – يَدْخُلُ (=masuk) أَدْخَلَ – يُدْخِلُ (=memasukkan) خَرَجَ – ...
Read More »FI’IL MUJARRAD
فِعْل مُجَرَّد FI’IL MUJARRAD Menurut asal kata dan pembentukannya, Fi’il terbagi dua: 1. FI’IL MUJARRAD ( فِعْل مُجَرَّد ) yaitu fi’il yang semua hurufnya asli. 2. FI’IL MAZID ( فِعْل مَزِيْد ) yaitu fi’il yang mendapat huruf tambahan. Fi’il Mujarrad pada umumnya terdiri dari tiga huruf sehingga dinamakan pula FI’IL ...
Read More »ISIM MUSYTAQ
اِسْم مُشْتَق ISIM MUSYTAQ Isim Musytaq ialah Isim yang dibentuk dari kata lain dan memiliki makna yang berbeda dari kata pembentuknya. Isim Musytaq itu ada tujuh macam: 1. ISIM FA’IL ( اِسْم فَاعِل ) atau Isim Pelaku (yang melakukan pekerjaan). Isim Fa’il ada dua wazan (pola pembentukan) yaitu: a) فَاعِلٌ ...
Read More »FI’IL MA’LUM (Kata Kerja Aktif) – FI’IL MAJHUL (Kata Kerja Pasif)
فِعْل مَعْلُوْم – فِعْل مَجْهُوْل FI’IL MA’LUM (Kata Kerja Aktif) – FI’IL MAJHUL (Kata Kerja Pasif) Dalam tata bahasa Indonesia, dikenal istilah Kata Kerja Aktif dan Kata Kerja Pasif. Perhatikan contoh berikut ini: Abubakar membuka pintu. –> kata “membuka” disebut Kata Kerja Aktif. Pintu dibuka oleh Abubakar. –> kata “dibuka” ...
Read More »FI’IL NAHY (Kata Kerja Larangan)
Fi’il Nahy atau “kata kerja larangan” adalah bentuk negatif dari Fi’il Amar. Untuk membentuk Fi’il Nahy, kita tinggal menambahkan harf لاَ (=jangan) dan memasukkan huruf تَ di awal Fi’il Amar. Perhatikan polanya di bawah ini: Fa’il Fi’il Amar Fi’il Nahy Tarjamah أَنْتَ اِفْعَلْ لاَ تَفْعَلْ = jangan (engkau -lk) kerjakan ...
Read More »FI’IL (Kata Kerja)
فِعْل FI’IL (Kata Kerja) Fi’il atau Kata Kerja dibagi atas dua golongan besar menurut waktu terjadinya: 1. FI’IL MADHY ( فِعْل مَاضِي ) atau Kata Kerja Lampau. 2. FI’IL MUDHARI’ ( فِعْل مُضَارِع ) atau Kata Kerja Kini/Nanti. Baik Fi’il Madhy maupun Fi’il Mudhari’, senantiasa mengalami perubahan bentuk sesuai dengan ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
