Sufiks Sufiks atau akhiran adalah semacam morfem terikat yang dilekatkan di belakang suatu morfem dasar. Macam-macam sufiks yang terdapat dalam bahasa Indonesia: 1. Sufiks -an 2. Sufiks -i 3. Sufiks -kan 4. Sufiks -nya 5. Sufiks -man, -wan, dan -wati 6. Sufiks-Sufiks Asing
Read More »Awalan-Awalan Baru
Awalan-Awalan Baru Akibat perkenalan dengan berbagai istilah asing, maka dirasa perlu menambahkan perbendaharaan bentuk-bentuk terikat dalam bahasa Indonesia. Lebih-lebih dalam terjemahan beermacam-macam prefiks asing, perlulah kita memperkaya bahasa Indonesia dengan bentuk-bentuk terikat yang baru. Oleh Komisi Istilah telah ditetapkan beberapa macam bentuk yang terikat untuk menterjemahkan prefiks-prefiks asing. Walaupun sudah ...
Read More »Prefiks se-
Prefiks se- A. Bentuk Awalan se- berasal dari sa yang berarti satu, tetapi karena tekanan struktur kata, vokal a dilemahkan menjadi e. Bentuk awalan se- tidak mengalami perubahan atau variasi bentuk. B. Arti Arti awalan se- adalah: 1. Menyatakan arti satu. Contoh: seorang, sebuah, sebiji, sekota, segenap. 2. Menyatakan arti ...
Read More »Prefiks ter-
Prefiks ter- A. Bentuk Seperti halnya dengan prefiks ber-, prefiks ter- pun mempunyai beberapa alomorf, antara lain: ter- dan te- ; pada beberapa kata ter- mendapat proses asimilasi menjadi te(l). Contoh: terlanjur > telanjur terlantar > telantar terlentang > telentang B. Fungsi Prefiks ter- mempunyai dua fungsi: 1. Menyatakan aspek. ...
Read More »Prefiks ke-
Prefiks ke- A. Bentuk Bentuk prefiks ke- tidak mengalami perubahan dalam penggabungannya dengan suatu kata dasar. Di sini perlu dengan tegas dibedakan dua hal yang berlainan yaitu: prefiks ke- dan kata tugas ke . Kata tugas ke tidak dimasukkan dalam prefiks ke-, karena statusnya lain dari imbuhan; kata tugas ke ...
Read More »Prefiks per-
Prefiks per- A. Bentuk Prefiks per – sebagai imbuhan untuk membentuk kata kerja mengalami variasi bentuk menjadi pe- , terutama pada kata-kata yang mulai dengan fonem /r/ seperti perendahm perebut, dan sebagainya. Karena fungsi per – di sini adalah membentuk kata kerja maka dalam hal ini dapat digabungkan lagi dengan ...
Read More »Prefiks pe-
Prefiks pe- A. Bentuk Mengapa dalam segi bentuk kita berjumpa dengan beberapa variasi bentuk pe-, misalnya pe-, pe- + Nasal, per-. Pertama-tama harus dibedakan dua hal yang dapat menjelaskan perbedaan tersebut: Pembentukan kata suatu kata baru langsung dengan prefiks pe-, biasanya langsung dari suatu kata benda atau kata sifat, misalnya: ...
Read More »Prefiks me-
Prefiks me- a. Bentuk Dalam membentuk suatu kata dengan prefiks me-, perlu diperhatikan ketentuan-ketentuan berikut. Kata dasar yang dirangkaikan dengan prefiks me- pertama-tama mendapat proses nasalisasi. Nasal yang didapat haruslah homorgan dengan fonem awal dari kata dasar itu. Bila fonem awal suatu kata adalah konsonan besuara, maka fonem itu tidak ...
Read More »Prefiks ber-
Prefiks ber- a. Bentuk Pada umumnya morfem ber- dirangkaikan saja di depan sebuah kata dengan tidak mengalami perubahan apa pun: Ber + kuda > berkuda Ber + sepeda > bersepeda Kecuali bila fonem awal dimulai dengan fonem /r/, maka ber- mengambil bentuk lain yaitu /be- /: Ber + racun > ...
Read More »Prefiks
Prefiks Prefiks atau awalan adalah suatu unsur yang secara struktural diikatkan di depan sebuah kata dasar atau bentuk dasar. 1. Prefiks ber- 2. Prefiks me- 3. Prefiks pe- 4. Prefiks per- 5. Prefiks ke- 6. Prefiks ter- 7. Prefiks se- 8. Awalan-Awalan Baru Â
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
