Hak cipta Indah Fitriani desainwebsite.net
Hipotalamus adalah pemadu hubungan antara sistem saraf dan sistem endokrin. Hipotalamus dan hipofisis mengatur semua aspek pertumbuhan, perkembangan, metabolisme dan homeostasis. Kelenjar hipofisis terletak pada sella turcica dan dibedakan kedalam hipofisis anterior, posterior dan pars intermedia. Hormon hipofisis anterior dikendalikan oleh hormon pelepas dan penghambat yang dihasilkan oleh hipotalamus. Hipofisis serebri (glandula pituitaria) adalah umbai kecil dengan batang yang terikat pada otak. Disebut sebagai master gland, karena ia menghasilkan hormon yang mengatur kelenjar endokrin lainnya, kecuali prolaktin dan somatropin langsung diperintah oleh hipotalamus.
Hipotalamus adalah bagian dari otak tengah bersama talamus, yang mengatur suhu badan, tekanan darah, serta mengatur sekresi hormon-hormon seks dan kortikosteroid. Hipotalamus melepaskan sejumlah hormon yang mengontrol hipofisa, beberapa diantaranya memicu pelepasan hormon hipofisa dan yang lainnya menekan pelepasan hormon hipofisa. Kelenjar hipofisa ada disebut master gland karena hipofisa mengatur berbagai fungsi dari kelenjar endokrin lainnya. Beberapa hormon hipofisa memiliki efek langsung, beberapa lainnya secara sederhana mengendalikan kecepatan pelepasan hormon oleh organ lainnya. Hipofisa mengendalikan kecepatan pelepasan hormonnya sendiri melalui mekanisme umpan balik, dimana kadar hormon endokrin lainnya dalam darah memberikan sinyal kepada hipofisa untuk memperlambat atau mempercepat pelepasan hormonnya. Tidak semua kelenjar endokrin berada dibawah kendali hipofisa; beberapa diantaranya memberikan respon, baik langsung maupun tidak langsung, terhadap konsentrasi zat-zat di dalam darah: Dalam tubuh manusia ada tujuh kelenjar endokrin yang penting, yaitu hipofisis, tiroid, paratiroid, kelenjar adrenal (atas ginjal), pankreas, ovarium, dan testis.
Arabiyatuna Arabiyatuna
