Hak cipta Indah Fitriani desainwebsite.net
Karbon monoksida yang juga berasal dari pembakaran tak sempurna bahan
bakar merupakan gas yang tak berwarna, tak berasa dan tak berbau. Karbon
monoksida di atmosfer bersifat inert pada kondisi normal dan mempunyai waktu
tinggal sekitar 2 ½ bulan.
Pada konsentrasi normal, karbon monoksida di udara bebas tidak berpengaruh
besar terhadap property maupun mahluk hidup. Pada konsentrasi yang lebih tinggi, karbon monoksida dapat secara serius mempengaruhi metabolisme pernapasan manusia. Karbon monoksida mempunyai afinitas terhadap hemoglobin dalam darah (COHb) yang lebih tinggi daripada oksigen; dengan demikian mengurangi kemampuan darah untuk membawa oksigen. Kekurangan oksigen dalam aliran darah dan jaringan tubuh akan menurunkan kinerja tubuh dan pada akhirnya dapat menimbulkan kerusakan pada organ-organ tubuh. Gejala yang umumnya timbul akibat pemaparan terhadap karbon monoksida dalam konsentrasi tinggi untuk waktuyang lama adalah gangguan sistem saraf, lambatnya refleks dan penurunan kemampuan penglihatan.
Arabiyatuna Arabiyatuna
