PENDAHULUAN
- A. Latar Belakang
Kemampuan sekolah dalam mengelola pembelajaran sangat bervariasi – sebagian mampu mengelolanya dengan baik, sementara lainnya kurang baik. Sekolah yang mampu mengelola pembelajarannya dengan baik akan menghasilkan lulusan yang bermutu dan sebaliknya. Di samping pengelolaan pembelajaran, perbedaan kemampuan akademik awal siswa juga berpengaruh pada mutu lulusan. Masih banyak siswa yang kemampuan akademik awalnya di bawah rata-rata yang dipersyaratkan. Hal ini terjadi antara lain pada siswa SMP Terbuka dan/atau siswa SMP reguler yang berada di daerah yang sulit terjangkau dan/atau terbatas sumber daya pendidikannya. Siswa-siswa pada sekolah tersebut memerlukan dukungan yang lebih agar dapat mencapai prestasi belajar yang memuaskan.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 75 Tahun 2009 Tentang Ujian Nasional tidak membedakan standar kelulusan siswa SMP baik yang sekolah pada SMP reguler maupun SMP Terbuka tanpa memandang letak geografis dan kelayakan sumber daya pendidikannya. Hal ini dapat menyulitkan siswa yang kurang beruntung yang bersekolah pada SMP yang terbatas dalam hal guru dan sarana/prasarana dan bertempat di daerah terpencil dalam mengikuti ujian nasional. Untuk memfasilitasi siswa mempersiapkan dirinya menghadapi Ujian Nasional terutama pada sekolah-sekolah tersebut, diperlukan strategi pembelajaran yang lebih mengarahkan pada penguasaan materi yang terdapat pada Kisi-kisi Ujian Nasional Tahun 2009/2010 yang terlampir pada Permendiknas nomor 75 tahun 2009.
Strategi yang dimaksud tersebut antara lain berupa penyediaan bahan pengayaan belajar yang berisi penjelasan singkat mengenai kisi-kisi UN tahun 2009/2010, contoh-contoh soal setara UN sesuai dengan kisi-kisi, jawaban, dan pembahasan masing-masing soal untuk semua mata pelajaran yang diujikan dalam Ujian Nasional 2009/2010. Sehubungan dengan hal tersebut Direktorat Pembinaan SMP telah menyusun bahan pengayaan yang dimaksud untuk selanjutnya dikirimkan ke sekolah (SMP dan yang sederajat termasuk siswa SMP Terbuka) untuk kemudian dapat digunakan oleh sekolah mempersiapkan siswa kelas IX menghadapi ujian nasional dan ujian sekolah.
B. Acuan yang Digunakan
Bahan pengayaan ini disusun berdasarkan pada:
- Kisi-kisi Ujian Nasional yang tertuang dalam Permendiknas nomor 75 Tahun 2009 tentang Ujian Nasional tahun 2009/2010
- Standar Isi (Permen Diknas Nomor 22 Tahun 2006)
- Standar Kompetensi Lulusan (Permen Diknas Nomor 23 Tahun 2006)
C. Lingkup Materi Pengayaan Pembelajaran Bagi Siswa SMP
Materi Pengayaan Pembelajaran Bagi Siswa SMP meliputi mata pelajaran Matematika, IPA (Fisika dan Biologi), Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris dan dikembangkan dari kisi-kisi Ujian Nasional 2009/2010 yang tercantum dalam Permendiknas nomor 75 Tahun 2009.
D. Sistematika
Materi Pengayaan Pembelajaran Bagi Siswa SMP berisi kisi-kisi Ujian Nasional 2009/2010 beserta penjabarannya dan contoh soal-soal esensial dengan kunci jawaban beserta pembahasannya yang mengacu pada masing-masing kemampuan yang diuji yang dapat digunakan oleh guru untuk mempersiapkan siswa SMP dan yang sederajat termasuk siswa SMP Terbuka dalam menghadapi ujian nasional tahun pelajaran 2009/2010.
Materi Pengayaan Pembelajaran Bagi Siswa SMP ini terdiri dari 4 bagian dengan sistematika sebagai berikut:
- Bagian Pertama, berisi pendahuluan yang memuat latar belakang, acuan yang digunakan, lingkup materi, sistematika, dan cara menggunakan materi pengayaan pembelajaran bagi siswa SMP.
- Bagian Kedua, berisi kajian kisi-kisi Ujian Nasional 2009/2010 Permendiknas nomor 75 tahun 2009 berupa penjabaran kisi-kisi ke dalam indikator sebagai dasar penyusunan soal-soal latihan.
- Bagian Ketiga, berisi 3 paket soal esensial dengan kunci jawaban beserta pembahasannya.
- Bagian Keempat, penutup.
E. Penggunaan Materi Pengayaan Pembelajaran Bagi Siswa SMP
Materi Pengayaan Pembelajaran Bagi Siswa SMP dapat dimanfaatkan oleh guru untuk pengayaan pembelajaran di SMP dan yang sederajat termasuk SMP Terbuka. Langkah-langkah yang harus dilakukan oleh guru dalam memanfaatkan materi pengayaan pembelajaran bagi siswa SMP ini sebagai berikut:
- Pelajari keseluruhan materi ini secara seksama.
- Telaah apakah materi tersebut sebenarnya telah dikuasai oleh sebagian besar siswa SMP atau belum.
- Kelompokkan hasil telaah tersebut, sehingga diketahui mana materi yang masih diperlukan untuk program pengayaan dan perbaikan dan mana yang sudah tidak diperlukan lagi.
- Melaksanakan program pengayaan dan perbaikan untuk materi yang belum dikuasai siswa.
F. Pengembangan Soal-soal Latihan
Untuk memperkaya materi pengayaan pembelajaran bagi siswa SMP ini, guru diharapkan dapat mengembangkan soal-soal latihan sendiri. Belum semua kemampuan yang diuji yang terdapat pada kisi-kisi Ujian Nasional 2009/2010 dituangkan ke dalam bentuk soal-soal. Soal-soal latihan yang ada pada bahan pengayaan ini baru dituangkan dari kemampuan-kemampuan yang esensial. Oleh karena itu sebaiknya guru mengembangkan soal-soal latihan untuk kemampuan-kemampuan yang soalnya belum dicontohkan pada bahan pengayaan ini agar siswa mendapatkan pengalaman yang lebih luas sehingga menjadi siap untuk menghadapi ujian nasional tahun pelajaran 2009/2010.
KAJIAN PERMENDIKNAS NOMOR 75 TAHUN 2009 TENTANG KISI-KISI UJIAN NASIONAL
TAHUN 2009/2010
MATA PELAJARAN : IPA
SEKOLAH : SMP
|
No. |
Standar Kompetensi Lulusan ( SKL) |
Kemampuan yang diuji |
Uraian Kemampuan Yang Diuji |
Indikator Alternatif |
|
1 |
Melakukan pengukuran dasar secara teliti dengan menggunakan alat ukur yang sesuai dan sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. |
|
Besaran merupakan sesuatu yang dapat diukur memiliki nilai dan satuan. Besaran : 2 macam, yaitu :
Besaran pokok adalah besaran yang satuannya didefnisikan sendiri Besaran Pokok dengan satuan SI dan alat ukur: ü Massa: kg, gram, neraca ü Panjang:km,m, mistar, jangka sorong, micrometer sekrup ü Waktu: s, stop watch ü Suhu: K, termometer ü Kuat arus: A, amperemeter ü Jumlah zat:mol ü Intensitas cahaya: candela
Besaran yang satuannya diturunkan dari besaran pokok. Semua besaran fisika yang tidak termasuk besaran pokok adalah besaran turunan. Contoh : Kecepatan : m/s |
· Menentukan besaran-besaran yang termasuk besaran pokok dan besaran turunan, satuan besaran tersebut dalam S,I. serta alat ukurnya.
|
|
Membaca skala alat ukur:
|
|||
|
2 |
Menerapkan konsep zat dan kalor serta kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari. |
|
Persamaan massa jenis zat ; r = . massa jenis ciri suatu zat |
|
|
Pemanfaatan dan permasalahan yang diakibatkan oleh pemuaian dalam kehidupan sehari hari:
|
|||
|
|
|
||
|
3
4 |
Menjelaskan dasar-dasar mekanika (gerak, gaya, usaha, dan energi) serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. |
|
|
|
|
.
|
|
||
|
Perubahan bentuk energi yang terjadi pada alat-alat rumah tangga, pada peristiwa sehari-hari antara lain Perubahan bentuk energy pada:
|
|
||
9.Menentukan besaran fisika pada usaha dan energi
|
Menentukan salah satu variable dari rumus:
|
|||
|
10.Mengidentifikasi jenis-jenis pesawat sederhana serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari |
|
|
||
|
Memahami konsep-konsep dan penerapan, getaran, gelombang, bunyi, dan optik dalam produk teknologi sehari-hari. |
11. Menentukan salah satu besaran fisika pada getaran dan gelombang |
|
|
|
|
|
12. Menjelaskan ciri dan sifat-sifat bunyi serta pemanfaatannya. |
|
|
|
|
|
13. Menentukan berbagai besaran fisika jika benda diletakkan di depan lensa atau cermin |
|
|
|
|
|
14. Menentukan besaran-besaran pada alat optik dan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari |
|
|
|
|
5 |
Memahami konsep kelistrikan dan kemagnetan serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. |
15. Menjelaskan terjadinya gejala listrik statis serta menentukan jenis muatan |
|
|
|
16. Menentukan besaran fisika pada berbagai bentuk rangkaian listrik |
Rangkaian listrik seri, parallel Mengukur beda potensial sumber listrik dan alat listrik Hukum Kirchoff dan Hukum Ohm. . |
|
||
|
17. Menentukan besarnya energi dan daya listrik dalam kehidupan sehari-hari |
Pemakaian energi listrik Rekening listrik.
|
|
||
|
18. Menjelaskan cara pembuatan magnet serta menentukan kutub-kutub yang dihasilkan |
Sifat-sifat magnet, Cara membuat magnet. Teori kemagnetan.
|
|
||
|
6 |
Memahami sistem tata surya dan proses yang terjadi didalamnya. |
19. Menjelaskan karakteristik benda-benda langit dalam tata surya |
Susunan tata surya: matahari, planet, asteroid,dan benda langit lain. Karakteristik benda-benda langit |
|
|
|
|
20. Menjelaskan keterkaitan pasang naik dan pasang surut dengan posisi bulan |
Pasang purnama terjadi jika posisi matahari, bulan dan bumi terletak satu garis lurus. Pasang perbani terjadi jika posisi matahari, bulan dan bumi terletak membentuk sudut 90ºC
|
|
|
7 |
Menjelaskan ciri-ciri dan keanekaragaman makhluk hidup,komponen ekosistem serta interaksi antar makhluk hidup dalam lingkungan, pentingnya pelestarian makhluk hidup dalam kehidupan. |
21.Mendeskripsikan ciri-ciri makhluk hidup |
Cirri-ciri makhluk hidup : bernapas, bergerak, membutuhkan nutrisi, berkembangbiak, tumbuh dan berkembang, iritabilitas |
|
|
22. Mengidentifikasi ciri-ciri pada pengelompok kan makhluk hidup
|
Cirri pengelompokkan makhluk hidup : klasifikasi hewan dan klasifikasi tumbuhan
|
|
||
|
23. Menjelaskan interaksi antar makhluk hidup dalam ekosistem
|
Interaksi pada makhluk hidup : rantai makanan, jarring-jaring makanan, piramida makanan, simbiosis, antibiosis
|
|
||
|
24. Menjelaskan usaha-usaha manusia untuk mengatasi pencemaran dan kerusakan lingkungan
|
Usaha manusia untuk mengatasi pencemaran dan kerusakan lingkungan : penghijauan, reboisasi,
|
|
||
|
25. Mengidentifikasi usaha manusia dalam melestarikan makhluk hidup
|
Usaha manusia dalam melestarikan makhluk hidup : pelestarian hutan, cagar alam, suakmargasatwa, kebun raya
|
|
||
|
26. Memprediksi hubungan antara kepadatan populasi manusia dengan lingkungan |
Hubungan kepadatan populasi makhluk hidup dengan lingkungan : timbulnya masalah kebutuhan air bersih, udara bersih, kebutuhan bahan makanan, kebutuhan tempat tinggal, dan kerusakan lingkungan
|
|
||
|
8 |
Mengaitkan hubungan antara struktur dan fungsi jaringan/organ-organ pada tumbuhan dan manusia.
|
27. Menentukan jenis tulang/ sendi/otot pada alat gerak manusia beserta fungsinya
|
Jenis tulang : tulang keras dan tulang rawan. Bentuk tulang : tulang pipa, pipih, pendek. Macam sendi : sendi peluru, engsel, plana, putar . Macam otot : otot lurik, polos dan otot jantung |
|
|
28. Menjelaskan sistem pencernaan dan enzim-enzim yang berperan pada proses pencernaan
|
Sistem pencernaan terdiri dari saluran makanan dan kelenjar penghasil enzym |
|
||
|
29. Menjelaskan sistem peredaran darah pada manusia dan penyakit yang berhubungan dengannya |
Sistem peredaran darah terdiri dari jantung , pembuluh darah , dan pembuluh getah bening |
|
||
|
30. Menjelaskan proses pada sistem ekskresi (ginjal)
|
Ginjal terdiri dari korteks , medula dan rongga ginjal. Ginjal berfungsi untuk menyaring darah , dan proses penyaringan darah terjadi pada ginjal |
|
||
|
31. Menjelaskan sistem saraf pada manusia
|
Sistem saraf terdiri dari sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Sistem saraf pusat terdiri dari otak dan sumsu tulang belakang. Sel saraf (neuron ) adalah bagian terkecil dari sistem saraf , yang terdiri dari badan sel saraf dan inti sel saraf.. Fungsi sistem saraf antara lain adalah
|
|
||
|
32. Menjelaskan struktur dan fungsi jaringan/organ pada tumbuhan
|
Tumbuhan mempunyai organ pokok yang terdiri dari akar, batang dan daun. Akar tersususn atas rambut akar, batang akar, ujun akar dan tudung akar Batang tersususn atas epidermis, korteks, kambium dan endodermis. Daun tersususn atas , epidermis atas, jaringan tianng , jaringan pengangkut dan epidermis bawah |
|
||
|
33. Menjelaskan respons tumbuhan terhadap pengaruh lingkungan luar |
Respon pada tumbuhan dapat menimbulkan gerakan. Gerak yang disebabkan oleh faktor luar disebut gerak esionom Macam–macam gerak esionom adalah gerak nasti , tropisme dan taksis. |
|
||
|
34. Menjelaskan proses fotosintesis dan percobaan-percobaan tentang proses tersebut
|
Fotosintesis : Sarat – sarat tumbuhan dapat melakukan fotosintesis, reaksi fotosintesis Percobaan fotosintesis dan hasil fotosintesis
|
|
||
|
9 |
Mengaplikasikan konsep pertumbuhan dan perkem bangan, kelangsungan hidup dan pewarisan sifat pada organism serta kaitannya dengan lingkungan, teknologi dan masyarakat.
|
35. Menjelaskan konsep perilaku makhluk hidup untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya
|
Konsep perilaku makhluk hidup untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya: Adaptasi Morfologi Adaptasi fisiologi Adaptasi tingkah laku
|
|
|
36. Menginterpretasikan hasil persilangan berdasarkan hukum Mendel
|
Hasil persilangan hukum Mendel: Persilangan monohibrida Persilangan dihibrida
|
|
||
|
37. Menjelaskan teknologi reproduksi yang tepat untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas organism disertai dengan contohnya
|
Tehnologi reproduksi yang tepat untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas organisme: Rekayasa genetika Kultur jaringan Hidroponik |
|
||
|
38. Menjelaskan pemanfaatan bioteknologi untuk kehidupan manusia
|
Pemanfaatan biotenologi untuk kehidupan manusia : Biotenologi konvensional Biotehnologi modern
|
|
||
|
10 |
Menjelaskan bahan kimia alami dan buatan yang terdapat dalam bahan makanan dan pengaruhnya terhadap kesehatan.
|
39. Menentukan bahan kimia pada makanan yang ditambahkan pada makanan |
Zat aditif pada makanan : pemanis, pewarna, pengawet, penyedap,
|
|
|
40. Mendeskripsikan pengaruh zat adiktif/ psikotropika pada tubuh kita |
Zat adiktif : psikotropika, narkotika dan zat adiktif lainya |
|
PENDAHULUAN
- A. Latar Belakang
Kemampuan sekolah dalam mengelola pembelajaran sangat bervariasi – sebagian mampu mengelolanya dengan baik, sementara lainnya kurang baik. Sekolah yang mampu mengelola pembelajarannya dengan baik akan menghasilkan lulusan yang bermutu dan sebaliknya. Di samping pengelolaan pembelajaran, perbedaan kemampuan akademik awal siswa juga berpengaruh pada mutu lulusan. Masih banyak siswa yang kemampuan akademik awalnya di bawah rata-rata yang dipersyaratkan. Hal ini terjadi antara lain pada siswa SMP Terbuka dan/atau siswa SMP reguler yang berada di daerah yang sulit terjangkau dan/atau terbatas sumber daya pendidikannya. Siswa-siswa pada sekolah tersebut memerlukan dukungan yang lebih agar dapat mencapai prestasi belajar yang memuaskan.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 75 Tahun 2009 Tentang Ujian Nasional tidak membedakan standar kelulusan siswa SMP baik yang sekolah pada SMP reguler maupun SMP Terbuka tanpa memandang letak geografis dan kelayakan sumber daya pendidikannya. Hal ini dapat menyulitkan siswa yang kurang beruntung yang bersekolah pada SMP yang terbatas dalam hal guru dan sarana/prasarana dan bertempat di daerah terpencil dalam mengikuti ujian nasional. Untuk memfasilitasi siswa mempersiapkan dirinya menghadapi Ujian Nasional terutama pada sekolah-sekolah tersebut, diperlukan strategi pembelajaran yang lebih mengarahkan pada penguasaan materi yang terdapat pada Kisi-kisi Ujian Nasional Tahun 2009/2010 yang terlampir pada Permendiknas nomor 75 tahun 2009.
Strategi yang dimaksud tersebut antara lain berupa penyediaan bahan pengayaan belajar yang berisi penjelasan singkat mengenai kisi-kisi UN tahun 2009/2010, contoh-contoh soal setara UN sesuai dengan kisi-kisi, jawaban, dan pembahasan masing-masing soal untuk semua mata pelajaran yang diujikan dalam Ujian Nasional 2009/2010. Sehubungan dengan hal tersebut Direktorat Pembinaan SMP telah menyusun bahan pengayaan yang dimaksud untuk selanjutnya dikirimkan ke sekolah (SMP dan yang sederajat termasuk siswa SMP Terbuka) untuk kemudian dapat digunakan oleh sekolah mempersiapkan siswa kelas IX menghadapi ujian nasional dan ujian sekolah.
B. Acuan yang Digunakan
Bahan pengayaan ini disusun berdasarkan pada:
- Kisi-kisi Ujian Nasional yang tertuang dalam Permendiknas nomor 75 Tahun 2009 tentang Ujian Nasional tahun 2009/2010
- Standar Isi (Permen Diknas Nomor 22 Tahun 2006)
- Standar Kompetensi Lulusan (Permen Diknas Nomor 23 Tahun 2006)
C. Lingkup Materi Pengayaan Pembelajaran Bagi Siswa SMP
Materi Pengayaan Pembelajaran Bagi Siswa SMP meliputi mata pelajaran Matematika, IPA (Fisika dan Biologi), Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris dan dikembangkan dari kisi-kisi Ujian Nasional 2009/2010 yang tercantum dalam Permendiknas nomor 75 Tahun 2009.
D. Sistematika
Materi Pengayaan Pembelajaran Bagi Siswa SMP berisi kisi-kisi Ujian Nasional 2009/2010 beserta penjabarannya dan contoh soal-soal esensial dengan kunci jawaban beserta pembahasannya yang mengacu pada masing-masing kemampuan yang diuji yang dapat digunakan oleh guru untuk mempersiapkan siswa SMP dan yang sederajat termasuk siswa SMP Terbuka dalam menghadapi ujian nasional tahun pelajaran 2009/2010.
Materi Pengayaan Pembelajaran Bagi Siswa SMP ini terdiri dari 4 bagian dengan sistematika sebagai berikut:
- Bagian Pertama, berisi pendahuluan yang memuat latar belakang, acuan yang digunakan, lingkup materi, sistematika, dan cara menggunakan materi pengayaan pembelajaran bagi siswa SMP.
- Bagian Kedua, berisi kajian kisi-kisi Ujian Nasional 2009/2010 Permendiknas nomor 75 tahun 2009 berupa penjabaran kisi-kisi ke dalam indikator sebagai dasar penyusunan soal-soal latihan.
- Bagian Ketiga, berisi 3 paket soal esensial dengan kunci jawaban beserta pembahasannya.
- Bagian Keempat, penutup.
E. Penggunaan Materi Pengayaan Pembelajaran Bagi Siswa SMP
Materi Pengayaan Pembelajaran Bagi Siswa SMP dapat dimanfaatkan oleh guru untuk pengayaan pembelajaran di SMP dan yang sederajat termasuk SMP Terbuka. Langkah-langkah yang harus dilakukan oleh guru dalam memanfaatkan materi pengayaan pembelajaran bagi siswa SMP ini sebagai berikut:
- Pelajari keseluruhan materi ini secara seksama.
- Telaah apakah materi tersebut sebenarnya telah dikuasai oleh sebagian besar siswa SMP atau belum.
- Kelompokkan hasil telaah tersebut, sehingga diketahui mana materi yang masih diperlukan untuk program pengayaan dan perbaikan dan mana yang sudah tidak diperlukan lagi.
- Melaksanakan program pengayaan dan perbaikan untuk materi yang belum dikuasai siswa.
F. Pengembangan Soal-soal Latihan
Untuk memperkaya materi pengayaan pembelajaran bagi siswa SMP ini, guru diharapkan dapat mengembangkan soal-soal latihan sendiri. Belum semua kemampuan yang diuji yang terdapat pada kisi-kisi Ujian Nasional 2009/2010 dituangkan ke dalam bentuk soal-soal. Soal-soal latihan yang ada pada bahan pengayaan ini baru dituangkan dari kemampuan-kemampuan yang esensial. Oleh karena itu sebaiknya guru mengembangkan soal-soal latihan untuk kemampuan-kemampuan yang soalnya belum dicontohkan pada bahan pengayaan ini agar siswa mendapatkan pengalaman yang lebih luas sehingga menjadi siap untuk menghadapi ujian nasional tahun pelajaran 2009/2010.
KAJIAN PERMENDIKNAS NOMOR 75 TAHUN 2009 TENTANG KISI-KISI UJIAN NASIONAL
TAHUN 2009/2010
MATA PELAJARAN : IPA
SEKOLAH : SMP
|
No. |
Standar Kompetensi Lulusan ( SKL) |
Kemampuan yang diuji |
Uraian Kemampuan Yang Diuji |
Indikator Alternatif |
|
1 |
Melakukan pengukuran dasar secara teliti dengan menggunakan alat ukur yang sesuai dan sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. |
|
Besaran merupakan sesuatu yang dapat diukur memiliki nilai dan satuan. Besaran : 2 macam, yaitu :
Besaran pokok adalah besaran yang satuannya didefnisikan sendiri Besaran Pokok dengan satuan SI dan alat ukur: ü Massa: kg, gram, neraca ü Panjang:km,m, mistar, jangka sorong, micrometer sekrup ü Waktu: s, stop watch ü Suhu: K, termometer ü Kuat arus: A, amperemeter ü Jumlah zat:mol ü Intensitas cahaya: candela
Besaran yang satuannya diturunkan dari besaran pokok. Semua besaran fisika yang tidak termasuk besaran pokok adalah besaran turunan. Contoh : Kecepatan : m/s |
· Menentukan besaran-besaran yang termasuk besaran pokok dan besaran turunan, satuan besaran tersebut dalam S,I. serta alat ukurnya.
|
|
Membaca skala alat ukur:
|
|||
|
2 |
Menerapkan konsep zat dan kalor serta kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari. |
|
Persamaan massa jenis zat ; r = . massa jenis ciri suatu zat |
|
|
Pemanfaatan dan permasalahan yang diakibatkan oleh pemuaian dalam kehidupan sehari hari:
|
|||
|
|
|
||
|
3
4 |
Menjelaskan dasar-dasar mekanika (gerak, gaya, usaha, dan energi) serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. |
|
|
|
|
.
|
|
||
|
Perubahan bentuk energi yang terjadi pada alat-alat rumah tangga, pada peristiwa sehari-hari antara lain Perubahan bentuk energy pada:
|
|
||
9.Menentukan besaran fisika pada usaha dan energi
|
Menentukan salah satu variable dari rumus:
|
|||
|
10.Mengidentifikasi jenis-jenis pesawat sederhana serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari |
|
|
||
|
Memahami konsep-konsep dan penerapan, getaran, gelombang, bunyi, dan optik dalam produk teknologi sehari-hari. |
11. Menentukan salah satu besaran fisika pada getaran dan gelombang |
|
|
|
|
|
12. Menjelaskan ciri dan sifat-sifat bunyi serta pemanfaatannya. |
|
|
|
|
|
13. Menentukan berbagai besaran fisika jika benda diletakkan di depan lensa atau cermin |
|
|
|
|
|
14. Menentukan besaran-besaran pada alat optik dan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari |
|
|
|
|
5 |
Memahami konsep kelistrikan dan kemagnetan serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. |
15. Menjelaskan terjadinya gejala listrik statis serta menentukan jenis muatan |
|
|
|
16. Menentukan besaran fisika pada berbagai bentuk rangkaian listrik |
Rangkaian listrik seri, parallel Mengukur beda potensial sumber listrik dan alat listrik Hukum Kirchoff dan Hukum Ohm. . |
|
||
|
17. Menentukan besarnya energi dan daya listrik dalam kehidupan sehari-hari |
Pemakaian energi listrik Rekening listrik.
|
|
||
|
18. Menjelaskan cara pembuatan magnet serta menentukan kutub-kutub yang dihasilkan |
Sifat-sifat magnet, Cara membuat magnet. Teori kemagnetan.
|
|
||
|
6 |
Memahami sistem tata surya dan proses yang terjadi didalamnya. |
19. Menjelaskan karakteristik benda-benda langit dalam tata surya |
Susunan tata surya: matahari, planet, asteroid,dan benda langit lain. Karakteristik benda-benda langit |
|
|
|
|
20. Menjelaskan keterkaitan pasang naik dan pasang surut dengan posisi bulan |
Pasang purnama terjadi jika posisi matahari, bulan dan bumi terletak satu garis lurus. Pasang perbani terjadi jika posisi matahari, bulan dan bumi terletak membentuk sudut 90ºC
|
|
|
7 |
Menjelaskan ciri-ciri dan keanekaragaman makhluk hidup,komponen ekosistem serta interaksi antar makhluk hidup dalam lingkungan, pentingnya pelestarian makhluk hidup dalam kehidupan. |
21.Mendeskripsikan ciri-ciri makhluk hidup |
Cirri-ciri makhluk hidup : bernapas, bergerak, membutuhkan nutrisi, berkembangbiak, tumbuh dan berkembang, iritabilitas |
|
|
22. Mengidentifikasi ciri-ciri pada pengelompok kan makhluk hidup
|
Cirri pengelompokkan makhluk hidup : klasifikasi hewan dan klasifikasi tumbuhan
|
|
||
|
23. Menjelaskan interaksi antar makhluk hidup dalam ekosistem
|
Interaksi pada makhluk hidup : rantai makanan, jarring-jaring makanan, piramida makanan, simbiosis, antibiosis
|
|
||
|
24. Menjelaskan usaha-usaha manusia untuk mengatasi pencemaran dan kerusakan lingkungan
|
Usaha manusia untuk mengatasi pencemaran dan kerusakan lingkungan : penghijauan, reboisasi,
|
|
||
|
25. Mengidentifikasi usaha manusia dalam melestarikan makhluk hidup
|
Usaha manusia dalam melestarikan makhluk hidup : pelestarian hutan, cagar alam, suakmargasatwa, kebun raya
|
|
||
|
26. Memprediksi hubungan antara kepadatan populasi manusia dengan lingkungan |
Hubungan kepadatan populasi makhluk hidup dengan lingkungan : timbulnya masalah kebutuhan air bersih, udara bersih, kebutuhan bahan makanan, kebutuhan tempat tinggal, dan kerusakan lingkungan
|
|
||
|
8 |
Mengaitkan hubungan antara struktur dan fungsi jaringan/organ-organ pada tumbuhan dan manusia.
|
27. Menentukan jenis tulang/ sendi/otot pada alat gerak manusia beserta fungsinya
|
Jenis tulang : tulang keras dan tulang rawan. Bentuk tulang : tulang pipa, pipih, pendek. Macam sendi : sendi peluru, engsel, plana, putar . Macam otot : otot lurik, polos dan otot jantung |
|
|
28. Menjelaskan sistem pencernaan dan enzim-enzim yang berperan pada proses pencernaan
|
Sistem pencernaan terdiri dari saluran makanan dan kelenjar penghasil enzym |
|
||
|
29. Menjelaskan sistem peredaran darah pada manusia dan penyakit yang berhubungan dengannya |
Sistem peredaran darah terdiri dari jantung , pembuluh darah , dan pembuluh getah bening |
|
||
|
30. Menjelaskan proses pada sistem ekskresi (ginjal)
|
Ginjal terdiri dari korteks , medula dan rongga ginjal. Ginjal berfungsi untuk menyaring darah , dan proses penyaringan darah terjadi pada ginjal |
|
||
|
31. Menjelaskan sistem saraf pada manusia
|
Sistem saraf terdiri dari sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Sistem saraf pusat terdiri dari otak dan sumsu tulang belakang. Sel saraf (neuron ) adalah bagian terkecil dari sistem saraf , yang terdiri dari badan sel saraf dan inti sel saraf.. Fungsi sistem saraf antara lain adalah
|
|
||
|
32. Menjelaskan struktur dan fungsi jaringan/organ pada tumbuhan
|
Tumbuhan mempunyai organ pokok yang terdiri dari akar, batang dan daun. Akar tersususn atas rambut akar, batang akar, ujun akar dan tudung akar Batang tersususn atas epidermis, korteks, kambium dan endodermis. Daun tersususn atas , epidermis atas, jaringan tianng , jaringan pengangkut dan epidermis bawah |
|
||
|
33. Menjelaskan respons tumbuhan terhadap pengaruh lingkungan luar |
Respon pada tumbuhan dapat menimbulkan gerakan. Gerak yang disebabkan oleh faktor luar disebut gerak esionom Macam–macam gerak esionom adalah gerak nasti , tropisme dan taksis. |
|
||
|
34. Menjelaskan proses fotosintesis dan percobaan-percobaan tentang proses tersebut
|
Fotosintesis : Sarat – sarat tumbuhan dapat melakukan fotosintesis, reaksi fotosintesis Percobaan fotosintesis dan hasil fotosintesis
|
|
||
|
9 |
Mengaplikasikan konsep pertumbuhan dan perkem bangan, kelangsungan hidup dan pewarisan sifat pada organism serta kaitannya dengan lingkungan, teknologi dan masyarakat.
|
35. Menjelaskan konsep perilaku makhluk hidup untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya
|
Konsep perilaku makhluk hidup untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya: Adaptasi Morfologi Adaptasi fisiologi Adaptasi tingkah laku
|
|
|
36. Menginterpretasikan hasil persilangan berdasarkan hukum Mendel
|
Hasil persilangan hukum Mendel: Persilangan monohibrida Persilangan dihibrida
|
|
||
|
37. Menjelaskan teknologi reproduksi yang tepat untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas organism disertai dengan contohnya
|
Tehnologi reproduksi yang tepat untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas organisme: Rekayasa genetika Kultur jaringan Hidroponik |
|
||
|
38. Menjelaskan pemanfaatan bioteknologi untuk kehidupan manusia
|
Pemanfaatan biotenologi untuk kehidupan manusia : Biotenologi konvensional Biotehnologi modern
|
|
||
|
10 |
Menjelaskan bahan kimia alami dan buatan yang terdapat dalam bahan makanan dan pengaruhnya terhadap kesehatan.
|
39. Menentukan bahan kimia pada makanan yang ditambahkan pada makanan |
Zat aditif pada makanan : pemanis, pewarna, pengawet, penyedap,
|
|
|
40. Mendeskripsikan pengaruh zat adiktif/ psikotropika pada tubuh kita |
Zat adiktif : psikotropika, narkotika dan zat adiktif lainya |
|
Arabiyatuna Arabiyatuna
