Revolusi mempertahankan kemerdekaan Indonesia pada 1945-1949 sungguh kritikal, melelahkan, tetapi sarat dengan harapan untuk menang. Ia menyisakan berjuta pengalaman suka duka, heroisme, dan idealisme dengan kualitas hampir tanpa cacat. Sebagai anak kampung yang tersuruk di lembah Bukit Barisan dalam usia di bawah 14 tahun, saya tidak menyumbang apa pun untuk ...
Read More »Persoalan Akhlak Bangsa
Jika mau merenungkan secara saksama, persoalan yang melilit bangsa ini sebenarnya adalah menyangkut akhlak, moral, atau etika. Tatkala seseorang terlalu mencintai jabatan, maka ia akan rela mengeluarkan uang berapapun jumlahnya. Maka, uang dianggap menjadi sangat penting. Tanpa uang jabatan tidak akan diperoleh. Sementara lainnya, tanpa mengaitkan dengan jabatan, seseorang ...
Read More »Bersama-sama Bohong
Akhir-akhir ini kata berbohong atau kebohongan menjadi sangat popular. Sedemikian populernya di mana-mana dibicarakan. Banyak tokoh berbicara tentang kebohongan dan dampak yang diakibatkannya. Kemudian selain ditulis di koran, majalah, website, scrib, maka ikhwal kebohongan juga diperdebatkan melalui televise, radio, dan lain-lain. Orang mengira bahwa seolah-olah yang berbohong itu adalah ...
Read More »Yang Diperlukan Oleh Ummat
Rasanya sedih dan prihatin, bangsa yang dikenal ramah, toleran, santun, dan saling hormat menghormati, ternyata dilanda konflik di berbagai tempat. Beberapa hari lalu konflik itu terjadi di Banten Jawa Barat, dan kemudian muncul lagi, bahkan berbau sara di Temanggung. Atas kejadian itu, semua orang merasa bersedih. Peristiwa seperti itu ...
Read More »Kerja Ekstra Para Elite Bangsa
Beberapa tahun terakhir ini, para elite bangsa dihadapkan oleh kerja tambahan, atau kerja ekstra. Sekalipun bersifat tambahan, ternyata tugas itu juga tidak mudah dan murah diselesaikan. Berbeda dengan tugas pokok, semua sudah dirancang termasuk anggarannya. Bagi siapapun yang mengerjakan tugas pokok itu tidak akan mengalami kesulitan. Sebab, apa saja yang ...
Read More »Mengambil Hikmah Kebisingan Pasca Pemilu
Selesai pemilu tanggal 9 April 2009 lalu, di tataran masyarakat bawah terasa tidak ada gejolak. Protes tidak puas karena jagonya kalah, ribut karena kesalahan menghitung suara, honor panitia yang tidak mencukupi dan soal-soal lain yang mengganggu kehidupan sehari-hari, ternyata tidak banyak terjadi. Setidak-tidaknya, saya tidak mendengar persoalan itu. Rakyat, baik ...
Read More »Peribahasa sebagai Ajaran Moral
Ungkapan “bahasa menunjukkan bangsa” tampaknya masih tetap relevan hingga saat ini. Bahasa bukan saja alat komunikasi untuk menyampaikan pesan kepada orang lain, tetapi juga menggambarkan budaya penggunanya. Bahasa yang kaya kosakata menunjukkan kekayaan budaya pemiliknya, dan sebaliknya. Bahasa Inggris, bahasa Arab ,dan bahasa China adalah sebagian kecil dari bahasa-bahasa dunia ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
