Atas dasar anggapan yang kurang tepat itu, maka ketika STAIN Malang mengajukan perubahan kelembagaan menjadi universitas, tidak sedikit orang berkomentar bahwa perguruan tinggi Islam ini mau memotong atau melompat. Mereka berpikir bahwa perubahan kelembagaan itu harus dimulai dari bentuk sekolah tinggi, kemudian menjadi institute, dan baru setelah besar berubah lagi ...
Read More »Orang-Orang Tulus
Untuk membangun institusi pendidikan, apalagi zaman sekarang ini, selalu memerlukan uang. Apa saja, seolah-olah tidak bisa berjalan jika tidak ada dana. Sehingga orang memposisikan uang sebagai sesuatu yang terpenting dari semua lainnya. Akan tetapi sesungguhnya, menurut pengalaman selama ikut terlibat memimpin lembaga pendidikan yang tidak kurang dari 30 an tahun, ...
Read More »Memperkokoh NU Dan Muhammadiyah
Orgamnisasi ini bergerak tanpa sokongan dana dari pemerintah, kecuali saat-saat tertentu saja jika ada perhelatan besar seperti muktamar, mereka meminta sumbangan. Atau ketika mereka membangun tempat ibadah atau madrasah, sebatas sebagai tambahan sekedarnya. Akan tetapi untuk menghidupi lembaga yang didirikan, baik social maupun pendidikan dan kesehatan, mereka membiayai sendiri. Ada ...
Read More »Mengatasi Keterbatasan Dana
Saya masih ingat persis, ketika memulai memimpin kampus ini, anggaran dari pemerintah pusat berupa DIK (Daftar Isian Kegiatan) hanya sebesar Rp.173 juta rupiah untuk satu tahun. Sebagai bandingan IAIN Sunan Ampel Surabaya kabarnya ketika itu sudah memiliki DIK —-sekitar 4 milyard rupiah. Terasa benar, hal itu sebagai sebuah perbandingan yang ...
Read More »Pentingnya Uswah Untuk Menghimpun Dana Pendidikan
Atas dasar kenyataan itulah, saya selaku Ketua STAIN Malang——kini berubah menjadi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, berusaha mencari dana untuk merawat dan atau memperbaiki lingkungan kampus. Saya ingat ketika itu —–awal tahun 1998, semua tekel warna hitam yang sudah berusia puluhan tahun, segera saya ganti dengan tekel keramik, agar tampak ...
Read More »Fase Awal Pengembangan STAIN/UIN Malang
(1) Menyelesaikan Perijinan Program Studi Ketika masih berbentuk Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Malang, perguruan tinggi Islam ini hanya memiliki dua jurusan, yaitu jurusan pendidikan agama Islam dan jurusan pendidikan Bahasa Arab. Kemudian setelah berubah menjadi bentuk sekolah tinggi (STAIN) Malang pertengahan tahun 1997 dibukalah beberapa jurusan, yaitu (a) jurusan ...
Read More »Membangun Kehidupan Spiritual di Kampus
Sebaliknya, ada juga pihak lain yang berpendapat bahwa kegiatan spiritual sangat penting untuk menyempurnakan kehidupan manusia agar lebih utuh. Manusia tidak saja dibekali dengan akal atau rasio, tetapi juga dengan hati. Masing-masing wilayah harus dikembangkan secara bersamaan dan seimbang. Seringkali muncul pertanyaan, apa artinya sebuah kecerdasan atau kepintaran jika pemilik ...
Read More »Berguru Ke Makasar
Kota Ujung Pandang yang sekarang lebih dikenal dengan nama Makasar, ketika itu terasa jauh. Nama Universitas Hasanuddin, bagi saya saat itu masih terasa asing. Hanya didorong oleh niat belajar dan keinginan maju, saya meninggalkan keluarga berangkat ke kota itu. Saya masih ingat, ketika membeli tiket pesawat terbang dan berangkat ke ...
Read More »PAK A. MALIK FADJAR : ALUMNI UIN MALANG YANG DIBANGGAKAN
Saya bersyukur mengenal Pak Malik Fadjar cukup lama, sehingga berbagai pelajaran penting dalam kehidupan dapat saya pelajari dari integritas beliau. Sejak menjadi mahasiswa, sekalipun secara formal tidak pernah mengikuti kuliahnya, saya mengenal beliau dengan baik. Sebelum saya lulus di IAIN Sunan Ampel Malang, saya mendapatkan kesempatan menjadi pegawai harian, yang ...
Read More »Islam dan Demokrasi
petunjuk dari Tuhan. Pikiran manusia tidak selalu benar, setidak-tidaknya tidak pernah sempurna. Hal itu berbeda dengan Islam, ajaran yang bersumber dari kitab suci, sudah pasti benarnya dan selalu sempurna. Karena itu, maka seharusnya apa yang bersumber dari kitab suci diikuti secara penuh. Kali ini saya tidak berbicara tentang Islam dan ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
