Disebut-sebut bahwa jumlah pemeluk Islam terbesar di dunia ini adalah bangsa Indonesia. Padahal pada sisi lain, bangsa Indonesia masih masuk kategori negara berkembang. Begitu juga negera-negara Islam lainnya, dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, pendidikan, ekonomi dan lainnya masih kalah disbanding Negara maju lainnya. Atas dasar kenyataan ini, Islam kemudian ...
Read More »Pondok Pesantren Tremas
Nama pondok pesantren Tremas, Pacitan sudah lama saya kenal, namun baru hari Sabtu sore, tanggal 23 Mei 2009, saya bersilaturrahiem ke sana. Oleh Prof.Dr.Musa Asy’ari, seorang alumni pesantren itu, saya diajak ke pesantren, yang berdiri sejak tahun 1830 an ini. Berawal dari pertemuan di Solo, kami berdua memperbincangkan tentang kehidupan ...
Read More »Esensi Pendidikan
Perbincangan tentang pendidikan, akhir-akhir ini hanya mengarah di seputar besarnya APBN untuk pendidikan, buku teks, sarana pendidikan yang kurang memadai, Ujian Nasional, gaji guru. Masih terkait di seputar itu, akhir-akhir ini dibicarakan tentang serifikasi guru dan dosen, dan telah disetujuinya oleh DPR UU-BLU dan selanjutnya ditanda tangani oleh Presiden sebagai ...
Read More »Pelukis dan Pemimpin Yang Arif
Semua orang menganggap bahwa ilmu pengetahuan itu penting bagi siapapun. Islam juga mengajarkan begitu. Allah akan mengangkat derajat orang yang beriman dan berilmu pengetahuan beberapa derajat. Mencari ilmu bagi kaum muslimin adalah wajib hukumnya. Akan tetapi dengan ilmu pengetahuan ternyata masih belum cukup untuk menjalani hidup ini dengan sempurna. Selain ...
Read More »Misi Strategis Calon Pemimpin Yang Masih Terlewatkan
Beberapa minggu terakhir ini kita mendapatkan informasi melalui berbagai media tentang pemilihan presiden dan wakil presiden. Proses pencalonan yang rupanya tidak mudah dilalui itu, ternyata berhasil juga memunculkan tiga pasangan calon pemimpin bangsa, yaitu Bapak Dr.Susilo Bambang Yudhoyonoi dan Pak Budiono, Pak Yusuf Kala dan Pak Wiranto serta Ibu Megawati ...
Read More »Menulis Bakda Subuh
Sudah berjalan hampir setahun, setiap pagi sepulang berjama’ah sholat subuh dari masjid saya menulis artikel pendek. Tulisan itu kemudian saya masukkan ke website. Saya juga tidak pernah berpikir, apakah ada gunanya tulisan-tulisan itu atau tidak. Bagi saya yang penting menulis. Saya juga tidak pernah mau repot-repot membaca kembali tulisan itu, ...
Read More »Madrasah Diniyah
Dulu utamanya di desa-desa termasuk di daerah kelahiran saya, sebelum tahun 1970 terdapat lembaga pendidikan Islam yang bernama Madrasah Diniyah. Lembaga pendidikan jenis ini mungkin lebih tepat disebut sebagai pendidikan non formal. Biasanya jam pelajaran mengambil waktu sore hati, mulai bakda ashar hingga maghrib. Atau, memulai bakda isya’ hingga sekitar ...
Read More »Beban Menjadi Seorang Pemimpin
Seringkali saya mendapatkan pertanyaan, khususnya dari kalangan mahasiswa tentang bagaimana agar pemimpin itu sukses. Saya menjawabnya sederhana, bahwa agar pemimpin itu berhasil, maka jadilah pemimpin yang mau berjuang. Pemimpin di bidang apa saja, tidak akan pernah berhasil jika tidak mau menempatkan dirinya sebagai pejuang. Pemimpin yang hanya berharap mendapatkan kehormatan, ...
Read More »Lembaga Pendidikan Komplementer
Mengubah lembaga pendidikan formal sebagaimana yang ada sekarang ini, sekalipun sesungguhnya sangat diperlukan, adalah sangat sulit. Mengubah birokrasi bukan pekerjaan mudah. Diperlukan kesepakatan yang harus dibangun dalam waktu yang lama. Apalagi di masyarakat yang plural seperti ini, perubahan lembaga pendidikan, yang hal itu menyentuh kepentingan dan kebutuhan semua lapisan masyarakat, ...
Read More »Berebut Itu Besar Biayanya
Apa sebabnya, orang di mana dan kapan pun suka berebut. Anehnya apa yang diperebutkan, kadang juga tidak jelas. Yang penting ikut berebut. Ketika kita sedang di jalan, misalnya, sering menjumpai beberapa mobil berebut saling mendahului. Ternyata pemenangnya juga tidak memperoleh apa-apa. Sebatas, asalkan merebut itu. Contoh lain, tatkala sedang mau ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
