Ngaji Syarah al-Hikam, nomor 108. Jalan menuju Allah, jalan yang penuh hidayah, sebenarnya telah sangat jelas dan gamblang. Sebaliknya, jalan yang mengarah kepada kesesatan dan petaka, juga sudah terang dan terlihat. Beda sekali dua jenis jalan tersebut, seperti beda warna merah dan hijau. Engkau tidak usah khawatir untuk tidak bisa ...
Read More »Hewan Kurban yang Layak digunakan
Idul Adha merupakan momen penting untuk mengenang peristiwa besar yang dialami Ibrahim untuk membuktikan kebesaran imannya kepada Tuhan. Perayaan Idul Adha ini juga selalu diwarnai dengan menyembelih hewan kurban. Hewan ternak yang akan dikurbankan haruslah masuk ke dalam kategori hewan kurban yang sehat. Jika hewan yang dikurbankan adalah hewan ternak ...
Read More »Tangga Menuju Kebahagiaan
Tangga Menuju Kebahagiaan Di dalam keluarga akan selalu hadir bagi mereka yang tahu dimana letak tangga sesungguhnya berada. Seringkali kita tersesat pada tangga semu dalam hidup ini. Gambaran mobil mewah, kekayaan yang melimpah, kedudukan bagai tangga fatamorgana yang justru menjauhkan diri kita menuju kebahagiaan. Allah SWT sudah memperingatkan kita dalam ...
Read More »Kecerdasan Emosional
Kecerdasan Emosional Kata emosi berasal dari bahasa latin, yaitu emovere, yang berarti bergerak menjauh. Arti kata ini menyiratkan bahwa kecenderungan bertindak merupakan hal mutlak dalam emosi. Menurut Daniel Goleman (2002 : 411) emosi merujuk pada suatu perasaan dan pikiran yang khas, suatu keadaan biologis dan psikologis dan serangkaian ...
Read More »Hakikat Manusia dalam Al-Quran
Al-Qur’an menegaskan kualitas dan nilai manusia dengan menggunakan tiga macam istilah yang satu sama lain saling berhubungan, yakni al-insaan, an-naas, al-basyar, dan banii Aadam. Manusia disebut al-insaan karena dia sering menjadi pelupa sehingga diperlukan teguran dan peringatan. Sedangkan kata an-naas (terambil dari kata an-naws yang berarti gerak; dan ada juga ...
Read More »Qurban: Simbolisasi Penyembelihan Sifat Kebinatangan Manusia
Ada dua hari raya yang disyariatkan dalam Islam; Idul Fitri dan Idul Adha. Secara historis keduanya juga saling melengkapi. Keduanya sama-sama menanamkan rasa kesetikawanan sosial (social responsibility). Idul Fitri dirayakan di bulan Syawal setelah melaksanakan shiyam (puasa) sebulan lamanya dan berzakat fitrah sebagai sarana untuk mentarbiyyah diri. Sementara Idul Adha ...
Read More »Manajemen Nafsu dari Ramadhan: Iedul Fitri Kembali Fitrah
Sahabat Ali bin Abi Thalib, pernah berkata, “Ab’ad ma yakunul ‘abd minallah idza lam yuhimmahu illa bathnuh wa farjuh” [jarak yang terjauh antara seorang hamba dengan Allah ialah ketika urusannya hanyalah perut dan seksnya.] Atau bahasa sederhananya, seseorang yang hanya memikirkan perut dan di bawah perut maka derajatnya sama dengan ...
Read More »Idul Fitri dan Asketisme Sosial
Salah satu hari besar Islam yang paling fenomenal dan monumental adalah Idul Fitri. Secara asketis, Idul Fitri sering disebut sebagai momen penyucian diri kembali pada sifat fitri setiap manusia. Namun, perayaan yang bersifat masif, serentak, dan penuh sukacita itu justru telah menggeser Idul Fitri dari makna transendennya. Di sini, Idul ...
Read More »Pendidikan Karakter Melalui Pendekatan Profetik
Akhir-akhir ini banyak orang mulai gelisah terhadap perilaku kehidupan masyarakat bangsa ini. Para elitenya banyak yang korup. Tidak kurang dari 17 Gubernur menjadi tersangka korupsi. Lebih dari 150 orang bupati dan wali kota, terkena kasus yang sama, yaitu menggelapkan uang negara. Belum lagi mantan menteri, jaksa, hakim, pimpinan BUMN, dan ...
Read More »Puasa Mengingatkan Tentang Musuh Yang Sebenarnya
Hidup ini selalu dihadapkan oleh keinginan untuk maju, berkembang, sukses, berhasil, dan akhirnya mendapatkan kemuliaan, dan kebahagiaan. Semua orang menghendaki untuk meraih cita-cita itu semua. Namun, ada sebagian yang berhasil, sedangkan lainnya gagal. Sementara orang berhasil karena telah menemukan jalan menuju keberhasilan itu. Jalan menuju keberhasilan yang dimaksudkan itu misalnya, ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
