Perspektif Teori Mengurai identitas diri tidak cukup dari aspek internal individu, tetapi ada aspek eksternal yang turut membentuknya. Ketika individu masih belum mampu untuk mendefinisikan diri, peran lingkungan, kelompok atau komunitasnya akan sangat menentukan bagaimana dia mendefinisikan diri. Memahami aspek internal dan eksternal individu dalam mengkontruksi identitas diri, khususnya ...
Read More »HYPNOSIS – THE ART COMMINICATION
HYPNOSIS – THE ART COMMINICATION ...
Read More »Fi’il Madhi dan Mudhori’ Serta Perubahan Dhomirnya
Fi’il Madhi dan Mudhori’ Serta Perubahan Dhomirnya جدول الضمائر واستخدامها ضمير ARTI ماضي مضارع KETERANGAN هُوَ Dia (lk) ذَهَبَ يَذْهَبُ (يـَ…..) غَائِبْ (subjek adalah orang ke-3 lk) هُمَا Dia 2 ذَهَبَا (فعل + ا) يَذْهَبَانِ (يَـ…..ـانِ) هُمْ Mereka ذَهَبُوْا (فعل + وْا) يَذْهَبُوْنَ (يـ…..ـوْنَِ) هِيَ Dia ...
Read More »Macam-macam Perhatian Orang Tua
Menurut Tim Penulis FIP – IKIP Yogyakarta ( 1993 : 13 ) disebutkan adanya macam-macam perhatian dapat ditinjau dari beberapa sudut pandang yang pada prinsipnya meliputi : 1). Macam-macam perhatian orang tua menurut cara kerjanya, dibedakan menjadi : a). Perhatian spontan, yaitu perhatian yang tidak disengaja atau tidak sekehendak subjek. ...
Read More »ANALISIS WACANA DALAM STUDI KEISLAMAN: Sebuah Pengantar Awal
(Bagian I) Sajian pendek ini dimaksudkan sebagai pengantar, atau lebih tepat sebagai perangsang, bagi para pengkaji keislaman untuk berani menerapkan sekaligus mengembangkan salah satu metode analitik yang dikenal sebagai analisis wacana (discourse analysis). Tentu saja, sajian ini didasarkan pada asumsi bahwa para pengkaji keislaman sudah memiliki wawasan ontologik terhadap bidang ...
Read More »Memory & Hypnosis
Judul: Memory & HypnosisBahan ini cocok untuk Semua Sektor Pendidikan bagian PENDIDIKAN / EDUCATION.Nama & E-mail (Penulis): Yovan P. Putra, CHt.Saya Konsultan di JakartaTopik: MemoryTanggal: 27 Agustus 2007 Fenomena hypnosis terjadi ketika seseorang (selanjutnya disebut: subjek) mengalami perubahan pada persepsi, memori atau mood-nya sebagai respon atas sugesti yang diberikan oleh ...
Read More »Keterangan yang Menerangkan Kata Benda
Keterangan yang Menerangkan Kata Benda Yang dimaksud dengan keterangan ini adalah segala macam keterangan yang menerangkan kata-kata benda dalam suatu fungsi tertentu dalam suatu kalimat. Oleh sebab itu keterangan yang dimaksud dapat menerangkan gatra pangkal, gatra digolongkan, gatra diterangkan (subjek); gatra menggolongkan (predikat); objek penderita, objek penyerta, objek pelaku, serta ...
Read More »DHAMIR RAFA’ (Kata Ganti Subjek)
Semua Dhamir dapat dikelompokkan menjadi tiga macam: 1. MUTAKALLIM ( مُتَكَلِّم ) atau pembicara (orang pertama). a) Mufrad: أَنَا (= aku, saya) untuk Mudzakkar maupun Muannats. b) Mutsanna/Jamak: نَحْنُ (= kami, kita) untuk Mudzakkar maupun Muannats. 2. MUKHATHAB ( مُخَاطَب ) atau lawan bicara (orang kedua). Terdiri dari: a) Mufrad: ...
Read More »SIFAT – MAUSHUF (Sifat dan Yang Disifati) MUDHAF – MUDHAF ILAIH (Kata Majemuk) MUBTADA’ – KHABAR (Subjek dan Predikat)
صِفَة-مَوْصُوْف / مُضَاف-مُضَاف إِلَيْهِ / مُبْتَدَأ-خَبَر SIFAT – MAUSHUF (Sifat dan Yang Disifati) MUDHAF – MUDHAF ILAIH (Kata Majemuk) MUBTADA’ – KHABAR (Subjek dan Predikat) Berkaitan dengan Nakirah dan Ma’rifah, khususnya penggunaan Alif-Lam di awal kata atau baris Tanwin di akhir kata, ada beberapa pola kalimat (rangkaian kata) yang perlu ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
