Saturday, 18 April 2026
above article banner area

Macam-macam Perhatian Orang Tua

Menurut Tim Penulis FIP – IKIP Yogyakarta ( 1993 : 13 ) disebutkan adanya macam-macam perhatian dapat ditinjau dari beberapa sudut pandang yang pada prinsipnya meliputi :

1).    Macam-macam perhatian orang tua menurut cara kerjanya, dibedakan menjadi :

a).    Perhatian spontan, yaitu perhatian yang tidak disengaja atau tidak sekehendak subjek.

b).    Perhatian refleksi, yaitu perhatian yang disengaja atau sekehendak subjek.

2).    Macam-macam perhatian orang tua menurut intensitasnya, dibedakan menjadi :

a).    Perhatian intensif, yaitu perhatian yang banyak menyertakan aspek kesadarannya.

b).    Perhatian tidak intensif, yaitu perhatian yang tidak banyak menyertakan aspek kesadaran.

3).    Macam-macam perhatian orang tua menurut luasnya, dibedakan menjadi :

a).    Perhatian Terpusat, yaitu perhatian yang tertuju pada lingkup objek yang sangat terbatas, perhatian ini sering disebut dengan perhatian Konsentratif.

b).    Perhatian Terpencar, yaitu perhatian yang tertuju kepada macam-macam objek.

Sedangkan menurut Patty, dkk ( 1982 : 95 ) membedakan perhatian menjadi tiga yaitu :

(1).       Perhatian spontan dan perhatian paksaan, bila kita senang terhadap suatu perhatian kita tercurah secara spontan. Sebaliknya apabila kita tidak senang kepada sesuatu, kita harus memaksakan perhatian kepadanya.

(2).       Perhatian Konsentratif dan perhatian distributif, bila kita memusatkan perhatian kepada satu hal saja, maka kita  menggunakan perhatian konsentratif. Dan manakala kita memperhatikan beberapa hal maka kita menamakan perhatian tersebut distributif.

(3).       Perhatian sembarangan ( random attention ) yaitu perhatian  semacam ini tidak tepat, berpindah-pindah dari objek yang satu kepada yang lain dan tidak tahan lama.

Berdasarkan pendapat di atas, maka dapat disimpulkan bahwa macam-macam perhatian dapat dibedakan berdasarkan objek tertentu yang disertai aktivitas. Dalam penelitian ini perhatian orang tua terhadap anak disimpulkan sebagai pemusatan tenaga psikis yang tertuju pada suatu objek yang dilakukan oleh orang tua ( ayah, ibu atau wali ) yang berupa : perhatian spontan, perhatian refleksi, perhatian intensif, perhatian terpusat dan perhatian terpencar.

Share
below article banner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *