Prefiks per-
A. Bentuk
Prefiks per – sebagai imbuhan untuk membentuk kata kerja mengalami variasi bentuk menjadi pe- , terutama pada kata-kata yang mulai dengan fonem /r/ seperti perendahm perebut, dan sebagainya. Karena fungsi per – di sini adalah membentuk kata kerja maka dalam hal ini dapat digabungkan lagi dengan prefiks me- dengan ketentuan fonem /p/ dalam prefiks per- tidak boleh diluluhkan.
Contoh: mempertinggi, memperbesar
B. Fungsi
Prefiks per – berfungsi untuk membentuk kata kerja.
C. Arti
Arti yang didukung per- dalam pembentukan kata kerja pada umumnya mengandung arti kausatif, yaitu menyebabkan terjadinya atau adanya sesuatu. Arti kausatif ini dapat diperinci lagi dengan:
1. Menjadikan, membuat sesuatu jadi.
Contoh: perbudak, perhamba, perdewa.
2. Memanggil atau menganggap sebagai.
Contoh: pertuan, peradik.
3. Bila kata dasarnya kata bilangan maka arti yang didukukng adalah membagi, membuat jadi .
Contoh: perdua, perlima, persepuluh.
4. Bila kata dasarnya kata keadaan maka berarti membuat lebih .
Contoh: pertinggi, perburuk, perbesar, perhebat.
6. Arti lain yang dikandung oleh per- adalah menyatakan intensitas.
Contoh: perturut, pertimba.
Arabiyatuna Arabiyatuna
