Makna dibalik Bulan Hijriah dan Masehi –
Berikut makna dari bulan yang kerapkali kita sebut tapi sekian ama juga kita tidak megerti apa makna dibalik nama tersebut. Setelah mengetahui makna bulan Hijirah dan bulan Masehi, ada baiknya kalau kita mengedepankan nama bulan Hijriah yang sekaligus syiar dari ajaran agama Islam.
Nama dan Arti Bulan Hirjiah:
Muharram, artinya, yang diharamkan atau yang menjadi pantangan.
Penamaan Muharram, sebab pada bulan itu dilarang menumpahkan darah atau berperang. Larangan tesebut berlaku sampai masa awal Islam.
Shafar,artinya, kosong.
Penamaan Shafar, karena pada bulan itu semua orang
laki-laki Arab dahulu pergi meninggalkan rumah untuk merantau, berniaga
dan berperang, sehingga pemukiman mereka kosong dari orang laki-laki.
Rabiu’ul Awal,berasal dari kata rabi’ (menetap) dan awal (pertama). Maksudnya masa kembalinya kaum laki-laki yang telah meninqgalkan rumah atau merantau.
Jadi awal menetapnya kaum laki-laki di rumah. Pada bulan ini banyak peristiwa bersejarah bagi umat Islam, antara lain: Nabi Muhammad SW
lahir, diangkat menjadi Rasul, melakukan hijrah, dan wafat pada bulan ini juga.
Rabi’ul Akhir, artinya masa menetapnya kaum laki-laki untuk terakhir atau penghabisan.
Jumadil Awal,nama bulan kelima. Berasal dari kata jumadi (kering) dan awal
(pertama).
Penamaan Jumadil Awal, karena bulan mi merupakan awal musim kemarau, di mana mulai terjadi kekeringan.
Jumadil Akhir, artinya, musim kemarau yang penghabisan.
Rajab, artinya mulia. Penamaan Rajab, karena bangsa Arab tempo dulu sangat memuliakan bulan ini, antara lain dengan melarang berperang.
Sya’ban, artinya berkelompok.
Penamaan Sya’ban karena orang-orang Arab pada bulan ini lazimnya berkelompok mencari nafkah. Peristiwa penting bagi umat Islam yang terjadi pada bulan ini adalah perpindahan kiblat dari Baitul Muqaddas ke Ka’bah (Baitullah).
Ramadhan, artinya sangat panas.
Bulan Ramadhan merupakan satu-satunya bulan yang tersebut dalam Al-Quran, Satu bulan yang memiliki keutamaan, kesucian, dan aneka keistimewaan. Hal itu dikarenakan peristiwa-penistiwa peting seperti: Allah menurunkan ayat-ayat Al-Quran pertama kali, ada malam Lailatul Qadar, yakni malam yang sangat tinggi nilainya, karena para malaikat turun untuk memberkati orang-orang beriman yang sedang beribadah, bulan ini ditetapkan sebagai waktu ibadah puasa wajib, pada bulan ini kaurn muslimin dapat rnenaklukan kaum musyrik dalarn perang Badar Kubra dan pada bulan ini juga Nabi Muhammad saw berhasil mengambil alih kota Mekah dan mengakhiri penyembahan berhala yang dilakukan oleh kaum musyrik.
Syawal, artinya, kebahagiaan. Maksudnya kembalinya manusia ke dalam fitrah (kesucian) karena usai menunaikan ibadah puasa dan membayar zakat serta saling bermaaf-maafan. Itulah yang mernbahagiakan.
Dzulqaidah, berasal dari kata dzul (pemilik) dan qa’dah (duduk). Penamaan Dzulqaidah, karena bulan itu merupakan waktu istirahat bagi kaum
laki-laki Arab dahulu. Mereka menikmatmnya dengan duduk-duduk di rumah.
Dzulhijjah artinya yang menunaikan haji. Penamaan Dzulhijjah, sebab pada bulan ini umat Islam sejak Nabi Adam as. menunaikan ibadah haji.
Arti Nama-Nama Bulan di Tahun Masehi
Januari terambil dari nama dewa norna “Janus”. Dewa ini mempunyai dua wajah. Yang satu melihat masa yang telah lalu dan satu lagi menatap masa depan yang penuh rahasia.
Februari berasal dari kata latin “Februna” yaitu pesta penyucian yang diselenggarakan tiap tanggal 15 Februari oleb banqsa Romawi Kuno.
Maret awalnya tercantum sebagai bulan pertama dalam kalender Julian. Kemudian barulah urutannya pada bulan ketiga seperti sekarang ini. Terambil dan nama dewa perang “mars”.
April ada yang mengatakan berasal dari nama dewa cinta Yunani “Aphrodite”.
Mei konon berasal dari kata “Mob Mayesto” dewa musim semi. Pada bulan ini diadakan festival meriah dan pemilihan ratu dan raja.
Juni terambil dari nama “Juno” dewi yang melambangkan kewanitaan dan kebahagiaan keluarga.
Juli dipilih oleh penguasa Roma, Mark Antoni dan nama “Julius Caesar” (raja Roma), sebagai penghormatan bagi Caesar yang terbunuh oleh pengawalnya sendiri Brutus.
Agustus penguasa Roma “Au-gustus” menyebut nama bulan kedelapan sesuai namanya sendiri.
September berasal dari bahasa latin untuk angka ke-tujuh yaitu “Septa’. Tatkala pada abad 8 SM pembaqian satu tahun diubah dari 10 bulan menjadi 12
bulan, September yang terletak di urutan ketujuh, kini menjadi bulan kesembilan.
Oktober diambil dari bahasa Latin: octo yang berarti ”delapan” karena dahulu kala tahun bermula pada bulan Maret.
November, dari bahasa latin untuk angka 9 “Novum’ Meskipun November (11) kini menjadi bulan ke-11, tapi namanya tidak diubah.
Desember dari bahas a latin untuk angka 10, yattu “Decem”. Desernber adalah bulan yang ditutupi saiju dan es. Bulan ini dinamakan bulan suci karena
upacara keagamaan Kristen yaitu peringatan kelahiran Yesus Kristus yang disebut
Arabiyatuna Arabiyatuna
