Friday, 8 May 2026
above article banner area

HyperText Transfer Protocol (HTTP): Protokol Primer Sebuah Website.

HyperText     Transfer  Protocol (HTTP):  Protokol Primer  Sebuah Website.

 

a.  HTTP: Protokol Primer Sebuah Website

 

 

 

 

Seperti yang  telah  diketahui, Web  adalah  aplikasi internet      yang  paling populer.  Web memberikan      penggunanya kemampuan      untuk  mengakses      banyak    informasi  dan  layanan ketika terhubung dengan Internet. Pengguna Web juga dapat mempublikasikan sebuah informasi atau menawarkan suatu jasa di Web     melalui       Internet   sehingga   dapat    diakses    seluruh orang    di       mana  saja mereka     berada    sepanjang  terkoneksi

dengan Internet.179

 

 

 

 

 

 

179 Request for Comment (RFC) 1945, “Hypertext Transfer Protocol –

– HTTP/1.0,” <http://tools.ietf.org/rfc/rfc1945.txt>, diakses 10 Juni

2007.

 

 

 

 

 

Hal demikian dapat berjalan dengan baik karena adanya sebuah       protokol yang  membuat seorang pengguna Web  dapat menjalin keterkaitan antara satu Web dengan Web lainnya. Protokol tersebut bernama HyperText Transfer Protocol atau disingkat menjadi HTTP. Protokol HTTP ini telah digunakan untuk keperluan Web sejak 1990       ketika versi pengembangan dari HTTP ini masih diberi kode HTTP/1.0.180

HTTP   adalah   protokol   pada   lapisan    aplikasi (application       layer)  dalam  suatu   jaringan  komunikasi berbasis TCP/IP.181   Fungsi  utama    dari  HTTP pada    awalnya adalah       mengantarkan dan mendistribusikan informasi dalam format    HTML     pada sebuah  jaringan  informasi berbasiskan teknologi Internet, sehingga HTTP bukan lah layanan utama dari Internet, melainkan hanya bagian kecil dari jaringan

 

 

180 Ibid.

 

181   HTTP  merupakan  bagian  dari  lima  lapisan  protokol  yang berfungsi agar tiap protokol dapat berkomunikasi. Protokol yang paling banyak digunakan dalam komunikasi antar jaringan adalah Transmission Control   Protocol  (TCP)  dan   Internet      Protocol (IP). TCP/IP sendiri terdiri  dari lima   lapisan.   Lapisan     pertama         (first    layer) adalah physical layer yang berisi Ethernet, WiMAX, ISDN, Modem dan lainnya yang  umumnya   merupakan     perangkat        keras  (hardware).       Lapisan   kedua merupakan lapisan data link yang berisi protokol wireless (802.11), GPRS, EVDO, PPP dan lainnya. Lapisan ketiga merupakan lapisan yang disebut Internet layer yang isinya adalah koneksi IP, IGMP, ICMP, ARP dan lainnya. Lapisan keempat berisi transport layer atau lapisan yang digunakan untuk mengantarkan data yaitu TCP, UDP, GTP dan lainnya. Sedangkan lapisan terakhir atau lapisan kelima berisi aplikasi untuk koneksi TCP/IP yaitu HTTP, FTP, DNS, SMTP, SSH dan lainnya. Lebih lanjut lihat http://tools.ietf.org/html/rfc1180.

 

 

 

 

 

Internet  secara   menyeluruh.182     Teknologi  HTTP  terus berkembang,        perkembangan  teknologi  ini ditandai   dengan macam versi dari HTTP. HTTP yang pertama dinamakan HTTP/1.0 sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya, HTTP/1.0 ini yang menjadi  awal     penggunaan        teknologi  protokol   HTTP dalam mempublikasikan dokumen HTML. Sedangkan saat ini HTTP yang digunakan dalam Internet          adalah versi HTTP/1.1. Dalam perkembangannya,          HTTP      tidak  hanya  mengantarkan dan mendistribusikan      informasi,        melainkan  juga    melakukan kolaborasi informasi      serta        melakukan manajemen terhadap sistem.  Meskipun        teknologi dari HTTP    terus  berkembang seiring bertambahnya fungsi      dari HTTP,  akan   tetapi  cara kerja dari   HTTP    adalah   tetap,   yaitu  melayani  transaksi komunikasi  berupa         request/respone  protocol  yang berasal dari pengguna (user         or      client)  kepada  penyedia   jasa (server). 183

Berdasarkan letak  dalam  suatu  jaringan  komunikasi, HTTP dapat      dikatakan   berada di     tengah antara    pengguna Internet dan penyedian jasa atau layanan Internet berupa

 

 

182   Request For Comment (RFC) 2616, “Hypertext Transfer Protocol

— HTTP/1.1,” <http://tools.ietf.org/rfc/rfc2616.txt>, diakses 10 Juni

2007.

 

183 Ibid.

 

 

 

 

 

Web (server). Protokol komunikasi memiliki dua sifat, yaitu sifat        aktif  dan pasif.  Sifat ini ditentukan dari apakah server         tersebut  yang aktif memberikan informasi kepada jaringan   atau     perangkat komunikasi   lain  seperti protokol IP,    atau      protokol tersebut   hanya   menunggu   permintaan (request)        dari  perangkat komunikasi    lainnya. HTTP adalah protokol     komunikasi yang   sifatnya pasif.184       Artinya, HTTP baru bekerja dalam server apabila ada respon (dalam istilah computer networking disebut kondisi listening). HTTP akan bekerja apabila dari sisi pengguna terdapat koneksi yang berjalan pada protokol TCP melalui port 80 menghubungi atau mengkoneksikan dirinya dengan HTTP server. Dalam memberikan respon      terhadap    komunikasi protokol          TCP     tersebut, HTTP server memiliki delapan metode dalam mengindikasikan sebuah permintaan (request) yang datang untuk kemudian diberikan tanggapan    (respone).  Adapun  kedelapan metode        respon tersebut sebagai berikut.185

 

 

 

 

 

 

 

184                     HTTP             Performance             Overview,

<http://www.w3.org/Protocols/HTTP/Performance/>, diakses 11 Juni 2007.

 

185  HTTP Authentication: Basic and Digest Access Authentication,

<ftp://ftp.isi.edu/in-notes/rfc2617.txt>.

 

 

 

 

 

 

METODE RESPON

 

FUNGSI

 

HEAD

 

Berfungsi sebagai tahap identifikasi awal terhadap permintaan  informasi yang  datang  dari  pengguna. Metode  respon  ini  hanya memberikan  informasi terkait   identitas   data   atau   dalam   bahasa sederhana, hanya mengidentifikasi “kepala surat” tidak   mengindentifikasi    “isi   surat”    yang dimintakan oleh pengguna.

 

GET

 

Metode respon yang diberikan oleh server ketika pengguna meminta suatu dokumen yang berada pada server.

 

POST

 

Metode ini merupakan metode respon yang diberikan oleh server seandainya dalam struktur sintak HTML ada form yang diisi dan dikirim melalui koneksi protokol       HTTP    (lihat   kembali fungsi  tag        <form> dalam   sintak          HTML         yang   telah   dijelaskan sebelumnya)

 

PUT

 

Metode  respon apabila  memasukkan  sebuah  sintak HTML (metode PUT berbeda dengan metode POST, dalam PUT  dokumen  tidak  dikirimkan,  melainkan hanya diletakkan dalam server)

 

DELETE

 

Untuk menghapus sebuah sintak atau dokumen dalam

server

 

TRACE

 

Untuk melacak jalur data yang telah dilalui oleh sebuah dokumen HTML

 

OPTIONS

 

Metode  yang  digunakan  untuk  merespon permintaan yang datang apabila menggunakan berbagai layanan server  yang   berbeda   sistem   agar   data   yang diberikan sesuai dengan karakteristik sistem yang digunakan oleh pengguna

 

CONNECT

 

Metode  respon  dengan  mengalihkan  koneksi  yang masuk kekoneksi lainnya. Sebagai contoh, apabila koneksi yang  masuk  meminta  respon  yang berasal dari   model   “secure   http”   maka,   HTTP   akan mengalihkannya  dengan  respon   CONNECT   ini   ke layanan HTTPS (hypertext transfer protocol secure)

 

 

 

Tabel 3.2. Metode Respon dari HTTP

 

 

 

 

 

Prinsip kerja  ini   terkait   dengan   bagaimana         sebuah informasi  dari  sebuah  Web  dapat  terbaca  melalui  Web Browser. Selain itu, melalui prinsip kerja dari HTTP yang hanya melayani permintaan dan respon terhadap permintaan, terlihat   HTTP     tidak      berfungsi sebagai   media     penyimpanan dari sebuah    Web  (Web storage).  Untuk  mempermudah,  akan diperlihatkan sebuah ilustrasi bagaimana sebuah data HTML dapat    terpresentasikan  melalui Web Browser.  Ketika kita mengetikkan    alamat        URL       http://www.anshar.net/    di      Web Browser kemudian    kita     menekan tombol search,    maka    Web Browser   akan       melakukan  koneksi     melalui   Port 80   sebagai

berikut.

 

 

GET /index.html HTTP/1.1\r\n

Request Method: GET

Request URI: /blog/wp-login.php

User-Agent: Opera/9.20 (Windows NT 5.1; U; en)\r\n

Host: www.anshar.net\r\n

 

 

Skrip 3.3. Proses permintaan dokumen terhadap suatu website

 

Perintah   “GET   /index.html   HTTP/1.1\r\n”    adalah perintah     yang     diberikan oleh  Web Browser yang  digunakan oleh     pengguna (user) untuk mengambil “GET” dokumen HTML bernama     “index.html”      yang  teridentifikasi  menggunakan protokol  versi    HTTP/1.1    berada pada direktori “/” pada sebuah server       (Host) “Host: www.anshar.net\r\n”. Setelah

 

 

 

 

 

mendapatkan request seperti itu, maka dari sisi server akan

 

memberikan respon sebagai berikut.

 

 

HTTP/1.1 200 OK

Date: Fri, 22 June 2007 22:38:34 GMT

Server: Apache/1.3.27 (Unix)  (Red-Hat/Linux) Last-Modified: Wed, 08 Jan 2007 23:11:55 GMT Etag: “3f80f-1b6-3e1cb03b”

Accept-Ranges: bytes

Content-Length: 438

 

Skrip 3.4. Respon dari website

 

 

 

Respon dari server tersebut pada pokoknya menjelaskan koneksi        dari  pengguna pada  Jumat,  22  Juni  2007  Pukul

22:38:34 Waktu GMT telah diterima dengan baik (Status “OK”) melalui protokol HTTP/1.1 dengan kode keberhasilan “200”. Informasi     lainnya          dalam    respon tersebut         terkait  dengan sistem operasi yang dijalankan oleh program HTTP tersebut.

Berdasarkan gambaran koneksi terhadap suatu  Website yang telah           dijelaskan   sebelumnya,  terbukti      peran    dari protokol HTTP adalah sebagai protokol primer dalam proses representasi dan presentasi dari HTML. Tanpa adanya HTTP, tidak akan         ada      substansi    HTML  yang     akan  terlihat    oleh pengguna.      Begitu pula dari   sisi     server,     tanpa  adanya

 

 

 

 

 

permintaan dan respon yang diberikan user terhadap server

 

HTTP maka daemon server HTTP tidak akan bekerja pula.186

 

 

 

 

b. Penelusuran  Transaksi   TCP/IP   Berbasiskan   HTTP Terhadap Pembuatan Website Al-Anshar.net

 

 

 

Dalam studi kasus pada penulisan ini, M. Agung Prabowo mendesain           situs  http://www.anshar.net dan  mendaftarkan hosting           lewat    alamat    situs    www.joker.com   dan www.openhosting.co.uk. Pendaftaran itu ia  lakukan dengan carding atau menggunakan nomor kartu kredit orang lain.187

Pada kondisi semacam ini akan terlihat adanya tiga jenis transaksi           TCP/IP  yang  saling  berkaitan. Pertama, adanya transaksi antara M. Agung Prabowo dengan server penyedian layanan    pendaftaran         domain       name    yaitu  server  Web www.joker.com.188  Dengan menggunakan Operation System Debian

 

 

 

186   Terminologi  daemon  server  merujuk  pada  sebuah  proses  yang berjalan pada sisi server dan mempunyai tujuan serta fungsi tertentu. Lebih lanjut lihat http://en.wikipedia.org/wiki/Web_server.

 

187 “Bertemu di Dunia Maya, Berakhir di Penjara,” Sinar Harapan,

<http://www.sinarharapan.co.id/berita/0706/21/nas04.html>.  diakses  21

Juni 2007.

 

188   Domain  name  adalah  nama  yang  digunakan  di  Internet  untuk mempermudah penyebutan terhadap alamat suatu server. Lebih lanjut lihat http://www.icann.org/.

 

 

 

 

 

GNU/Linux 4.0, dapat  dilakukan penelusuran terhadap Web

 

tersebut sebagai berikut.

 

 

zka@ahmadzakaria:~$ whois joker.com

 

domain:       joker.com owner:    n/a

organization: CSL Computer Service Langenbach GmbH

email:        admin@joker.com address:              Hansaallee 191-193 city:              Duesseldorf

postal-code:  40549 country:              DE

 

 

Skrip 3.5. Perintah untuk melihat identitas website

 

 

 

 

Berdasarkan hasil penelusuran  tersebut    diketahui M. Agung       Prabowo  telah     melakukan  transaksi   TCP/IP    dari Indonesia menuju server yang berada di Jerman (DE).189  Maka berdasarkan       penjelasan   sebelumnya  yaitu   setiap transaksi TCP/IP yang terjadi terhadap server akan diberikan respon. Disamping   memberikan          respon,   server      juga     mencatat  sumber transaksi tersebut  yang  dalam  hal      ini     alamat IP  yang digunakan oleh M. Agung Prabowo.190

 

 

 

 

 

189       Kode     block     IP     Jerman     dapat     dilihat     di http://www.ipdeny.com/ipblocks/data/countries/de.zone

 

190 Berdasarkan definisi yang diberikan oleh Wikipedia Alamat IP dijelaskan sebagai berikut. Alamat IP adalah alamat unik pada tiap perangkat           elektronik yang           digunakan    untuk  mengidentifikasi   dan berkomunikasi dengan perangkat lain pada jaringan Internet.Lebih lanjut lihat http://en.wikipedia.org/wiki/IP_address.

 

 

 

 

 

Transaksi TCP/IP kedua yang dilakukan oleh M. Agung Prabowo      adalah       transaksi     TCP/IP   dengan    server www.openhosting.co.uk, yang bertindak sebagai server tempat M. Agung Prabowo meletakan dokumen HTML (Web hosting). Di server www.openhosting.co.uk ini seluruh dokumen HTML oleh M. Agung Prabowo disimpan (storage) untuk kemudian apabila ada      request HTTP,      server       akan merespon dengan merepresentasikan   serta           mempresentasikan    dokumen         HTML tersebut.

Transaksi   terakhir adalah transaksi yang  terjadi antara tiga pihak, yaitu antara M. Agung Prabowo, server www.joker.com      sebagai        penyedia  domain  name dan   dengan server www.openhosting.co.uk. Kondisi ini terjadi pada saat M. Agung Prabowo melakukan upload dokumen HTML ke Website www.anshar.net, maka sesungguhnya pertama kali komputer M. Agung Prabowo akan melakukan koneksi ke Domain Name Server (DNS) untuk   mencari domain      name        alanshar.net,   setelah domain       tersebut   ditemukan,       maka   koneksi  tersebut   akan dilanjutkan ke Web Hosting-nya yaitu www.openhosting.co.uk.

Setelah  terjadi  koneksi,  M.  Agung  Prabowo  dapat melakukan          upload  atau  mengakses Website  tersebut.  Pada tahap tersebut, Website Al-Anshar sudah dapat diakses oleh

 

 

 

 

 

setiap orang yang terhubung ke Internet. Jika digambarkan, maka     koneksi  ketiga  pihak tersebut akan  tampak  sebagai

berikut.

 

 

M. Agung Prabowo (Melakukan   koneksi           untuk meng-upload                 atau     meng- akses web alanshar.net)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

www.joker.com   kemudian diteruskan    ke            DNS alanshar.net


www.openhosting.co.uk   tempat penyimpanan      dokumen              HTML website alanshar.net

 

 

 

 

 

Bagan 3.2. Proses transaksi HTTP

 

 

 

 

Dengan pemahaman terhadap konsep  HTML dan transaksi TCP/IP          melalui   protokol  HTTP, langkah  untuk  memperoleh bukti      keterlibatan M. Agung   Prabowo dalam   pembuatan       al- anshar.net dapat   dilakukan dengan lebih mudah. Artinya, dalam     melakukan  pencarian    bukti      tersebut     lingkup pencariannya      telah  diperkecil yaitu  melihat pada   tiga bentuk koneksi TCP/IP yang terjadi. Selanjutnya yang perlu dipahami adalah,   bukti      seperti    apa yang  diperoleh dari penelusuran transaksi koneksi TCP/IP tersebut, apakah bukti tersebut berupa bukti yang selama ini dikenal dalam Hukum

 

 

 

 

 

Acara Pidana Indoensia ataukah bukti digital, yaitu suatu terminologi            baru dalam Hukum Acara Pidana di  Indonesia. Untuk itu lebih lanjut mengenai bukti digital akan dibahas dalam sub-bab berikut.

 

Share
below article banner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *