Saturday, 18 April 2026
above article banner area

Hypertext Markup Language (HTML): Standardisasi Penulisan Bahasa Web

Hypertext     Markup   Language   (HTML):   Standardisasi  Penulisan Bahasa Web

Hypertext Markup Language (HTML) adalah sebuah markup language          yang   digunakan  untuk membuat       sebuah     dokumen hypertext agar  dapat  berdiri  secara  independen.  HTML sendiri        adalah dokumen berbasiskan SGML       yang dilengkapi seperangkat bahasa generik      yang    dapat  disesuaikan untuk dapat merepresentasikan dokumen disebuah Website.

Dokumen HTML tersebut dapat berupa representasi dari dokumen berita online, surat elektronik (e-mail), perangkat

 

 

 

 

 

database  atau  tempat  belanja online  (e-shopping)  yang dipresentasikan oleh Web melalui      Web browser.178  Meskipun demikian perlu diketahui, HTML bukanlah bagian dari dokumen itu     sendiri  melainkan  atribut  mandiri sebagai  faktor representasi dari  Web. Secara  sederhana dapat  dikatakan dokumen HTML adalah sebuah dokumen yang SGML. Hal tersebut disebabkan   karena     dokumen HTML    memiliki  sebuah entitas, sturktur dan logika program yang telah sesuai dengan SGML.

 

a.  Elemen HTML Berdasarkan fungsi

 

 

Untuk mempermudah memahami kode  sumber dari  sebuah halaman Web caranya adalah memisahkan antara elemen dalam suatu   dokumen   HTML       dengan   isi     dokumen  HTML  tersebut. Berikut adalah tabel yang berisi elemen HTML yang sering digunakan dalam suatu dokumen HTML.

 

 

 

 

BAGIAN HTML

 

NAMA TAG

 

TAG

 

FUNGSI

 

Head Element

 

Title

 

<title>

 

Memberikan  judul  pada tiap halaman Web

 

 

Link

 

<link>

 

Tag   yang   digunakan untuk            saling

 

 

 

178 Web browser adalah perangkat lunak (software) yang digunakan oleh end-user untuk melihat tampilan sebuah Web. Dengan menggunakan web browser, end-user tidak lagi melihat struktur dasar dari sebuah Web yang terdiri dari sintaks HTML.

 

 

 

 

 

 

 

 

menghubungkan dokumen

 

 

Meta

 

<meta>

 

Digunakan      sebagai identifikasi      dari dokumen   Web.   Isinya dapat berupa informasi pembuat  Web,  aplikasi yang  digunakan  dalam membuat     Web     dan lainnya.

 

 

Inline

 

<em>

 

<strong>

 

Untuk   membuat   cetak miring.

 

Membuat cetak tebal

 

 

Image

 

<img>

 

Untuk   membuat  link terhadap  suatu  objek gambar

 

Block

 

Break

Line

 

<br>

 

Memisahkan         satu paragraf         dengan paragraf lainnya.

 

 

Paragraf

 

<p>

 

Memulai dan mengakhiri suatu paragraf

 

 

Headings

 

<h1>,<h2>

 

Menentukan       ukuran huruf

 

 

Tables

 

<table>

 

Membuat suatu tabel

 

 

Form

 

<form action=”..”>

 

Membuat formulir untuk pengisian

 

 

Frame

 

<iframe>

 

Memasukkan objek dalam kerangka   yang   telah dibuat   tetapi   tidak terpisah  dari halaman tempat   tag   tersebut berada.

 

Presentational

Markup

 

Bold

 

<b>

 

Membuat   cetak   tebal (hampir   sama   dengan tag     <em>     hanya penggunaan  <b>  lebih lazim  digunakan  suatu kata   dalam   kalimat tertentu)

 

 

Font

 

<font [color=color]

 

Menentukan jenis huruf

 

 

 

 

 

 

 

[size=size] [face=face]>…</font>

dan  besar  huruf yang akan  digunakan  dalam suatu dokumen Web

Tabel 3.1. Tabel Elemen HTML

 

b.   HTML Sebagai Kode Sumber Sebuah Website

 

 

 

 

 

 

 

 

Setelah memahami berbagai     tag  dari     HTML    yang lazim digunakan dalam  sebuah  dokumen  Web,  berikutnya  akan diberikan          contoh implementasi dari tag tersebut. Apabila kita menggunakan sebuah Web browser kemudian menuju sebuah alamat Web dengan mengetikan alamat Web tersebut pada kolom search, misalnya http://www.law.ui.ac.id,maka akan tampil sebuah Web sebagai berikut.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 3.2. Tampilan Web FHUI dalam Representasi dan presentasi

Web Browser

 

 

 

 

 

Sesungguhnya tampilan  Web  tersebut merupakan  hasil representasi dari HTML yang dilakukan oleh Web browser yang kita gunakan. Tampilan asli dari Web tersebut biasa disebut Web  source     code   atau kode     sumber  Website     yang  tidak ditampilkan karena tidak bersifat readable dan tidak user friendly. Untuk melihat kode sumber dari sebuah Web dapat dilakukan dengan memanfaatkan fitur dari Web browser yang digunakan. Berikut adalah tampilan dari kode sumber Website

http://www.law.ui.ac.id

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 3.3. Kode Sumber Web FHUI

 

 

 

 

Jika  melihat  kode   sumber   tersebut  terlihatlah sesungguhnya           proses   representasi dari  sintaks       HTML  yang

 

 

 

 

 

dilakukan oleh Web browser. Agar dapat menganalisis kode sumber dari       sebuah       Website, diperlukan pemahaman terkait dengan struktur bahasa program dari HTML itu sendiri.

Struktur dasar dari HTML selalu berawal dari opening tag dan berakhir pada closing tag. Opening tag dalam HTML secara umum dibuka dengan tag <html> dan diakhiri dengan tag </html>, sedangkan sintaks yang berada diantara <html> sampai dengan   </html>   merupakan sintaks        BODY.   Secara

sederhana berikut adalah contoh struktur dari tag HTML.

 

 

<HTML>

<HEAD>

<TITLE>Contoh HTML document</TITLE>

</HEAD>

<BODY>

 

 

 

</HTML>


 

</BODY>


<P><B>Hello world!</B>

 

 

 

Skrip 3.1. Struktur Sederhana HTML

 

 

 

Jika  struktur  HTML  tersebut  disimpan  dengan  file berformat *.html lalu menggunakan Web Browser dibuka, maka file tersebut akan tampak sebagai berikut.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 3.4. Tampilan Representasi dari Sintask HTML

 

 

 

Dapat dijelaskan      dalam      tabel   4,    struktur              dari       HTML merupakan  dokumen yang  tidak  user            friendly  serta unreadable, sedangkan    dalam      tabel           5,         sintak HTML  telah direpresentasi dan dipresentasikan oleh Web Browser menjadi human readable document.

 

Suatu dokumen HTML memiliki unsur terpenting,  unsur tersebut         adalah sintak HEAD    dan     sintask BODY, sedangkan sintask  lainnya merupakan  sintak  asesoris atau  sintak pelengkap. Dalam      sintask HEAD terdapat  beberapa   elemen pelengkap,  yaitu           elemen   informasi mengenai   dokumen HTML tersebut seperti judul dokumen atau biasa disebut dengan TITLE yang menggunakan tag <title></title>, kata kunci yang akan digunakan oleh mesin pencari (search engine) atau META DATA dengan tag <meta> dan data lain yang tidak terkait

 

 

 

 

 

secara langsung dengan substansi. Elemen ini    tidak    akan dilihat oleh pengguna Web, selama tidak melihat dari kode sumber          dari    dokumen  HTML   tersebut    dan    tidak     akan berpengaruh secara  langsung  terhadap substansi dokumen. Unsur ini yang disebut unsur representasi dari Web tetapi tidak mempresentasikan      isi   dari    HTML    secara  keseluruhan. Pembahasan lebih lanjut mengenai Web Forensic akan dibahas dalam sub-bab selanjutnya.

 

Untuk mempelajari kode sumber dari   sebuah   Web   yang ditulis dalam bahasa HTML fokus utamanya adalah pada BODY, karena       segala yang  terdapat  di dalam  sintak  BODY  akan mempengaruhi substansi dari Web itu sendiri. Elemen dari BODY sendiri antara lain sebagai berikut. Pertama adalah elemen  paragraf yang ditandai  dengan         tag  <p>. Elemen paragraf ini digunakan untuk memulai suatu kalimat dalam suatu paragraf. Sebagaimana HTML pada umumnya, elemen dari BODY juga terdiri dari tiga bagian, yaitu start tag atau opening tag yang pada umumnya terdiri dari attribut tag dan value dari tag tersebut kemudian content atau substansi dan diakhiri oleh end  tag  atau   closing    tag.      Untuk  mudahnya

 

 

 

 

 

dapat dilihat pada contoh berikut yang diambil dari Website

 

www.ansar.net pada halaman tc-1.htm

 

 

 

 

 

 

 

Script 3.2. Potongan sintak BODY Website http://www. ansar.net dokumen tc-1.htm

 

Penjelasan dari script tersebut adalah, baris pertama (1)  dimulai     dari     <p      align=”justify”> adalah bagian        start  tag   dengan      atribut tag-nya   adalah class= dan align, sedangkan value-nya adalah MsoNormal     dan justify. Kemudian baris pertama hingga keempat (1-4) yang dimulai    dari        kata “Apabila…”  hingga  kata “…target” adalah   content atau isi  dari     sintak   tersebut  yang    akan ditampilkan di Web. Terakhir, baris keempat (4) yaitu <p>, adalah end tag atau closing tag.

Dengan demikian dapat disimpulkan yang dimaksud dengan informasi elektronik dari sebuah Web adalah keseluruhan Web tersebut,     termasuk        tag HTML dan      substansi      dari  Web tersebut.     Artinya,     sebuah  informasi elektronik Web tidak hanya      meliputi  substansi informasi apa  yang  disampaikan oleh Web, tetapi juga     meliputi        unsur  pendukung    sehingga

 

 

 

 

 

informasi  tersebut  dapat  terpresentasikan  melalui  Web Browser, yang dimaksud dalam hal ini adalah atribut dari tag HTML. Lebih lanjut pembedahan kode sumber Website yang akan digunakan sebagai alat bukti akan dibahas dalam sub- bab selanjutnya.

Share
below article banner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *