HyperText Transfer Protocol (HTTP): Protokol Primer Sebuah Website.
a. HTTP: Protokol Primer Sebuah Website
Seperti yang telah diketahui, Web adalah aplikasi internet yang paling populer. Web memberikan penggunanya kemampuan untuk mengakses banyak informasi dan layanan ketika terhubung dengan Internet. Pengguna Web juga dapat mempublikasikan sebuah informasi atau menawarkan suatu jasa di Web melalui Internet sehingga dapat diakses seluruh orang di mana saja mereka berada sepanjang terkoneksi
dengan Internet.179
179 Request for Comment (RFC) 1945, “Hypertext Transfer Protocol –
– HTTP/1.0,” <http://tools.ietf.org/rfc/rfc1945.txt>, diakses 10 Juni
2007.
Hal demikian dapat berjalan dengan baik karena adanya sebuah protokol yang membuat seorang pengguna Web dapat menjalin keterkaitan antara satu Web dengan Web lainnya. Protokol tersebut bernama HyperText Transfer Protocol atau disingkat menjadi HTTP. Protokol HTTP ini telah digunakan untuk keperluan Web sejak 1990 ketika versi pengembangan dari HTTP ini masih diberi kode HTTP/1.0.180
HTTP adalah protokol pada lapisan aplikasi (application layer) dalam suatu jaringan komunikasi berbasis TCP/IP.181 Fungsi utama dari HTTP pada awalnya adalah mengantarkan dan mendistribusikan informasi dalam format HTML pada sebuah jaringan informasi berbasiskan teknologi Internet, sehingga HTTP bukan lah layanan utama dari Internet, melainkan hanya bagian kecil dari jaringan
180 Ibid.
181 HTTP merupakan bagian dari lima lapisan protokol yang berfungsi agar tiap protokol dapat berkomunikasi. Protokol yang paling banyak digunakan dalam komunikasi antar jaringan adalah Transmission Control Protocol (TCP) dan Internet Protocol (IP). TCP/IP sendiri terdiri dari lima lapisan. Lapisan pertama (first layer) adalah physical layer yang berisi Ethernet, WiMAX, ISDN, Modem dan lainnya yang umumnya merupakan perangkat keras (hardware). Lapisan kedua merupakan lapisan data link yang berisi protokol wireless (802.11), GPRS, EVDO, PPP dan lainnya. Lapisan ketiga merupakan lapisan yang disebut Internet layer yang isinya adalah koneksi IP, IGMP, ICMP, ARP dan lainnya. Lapisan keempat berisi transport layer atau lapisan yang digunakan untuk mengantarkan data yaitu TCP, UDP, GTP dan lainnya. Sedangkan lapisan terakhir atau lapisan kelima berisi aplikasi untuk koneksi TCP/IP yaitu HTTP, FTP, DNS, SMTP, SSH dan lainnya. Lebih lanjut lihat http://tools.ietf.org/html/rfc1180.
Internet secara menyeluruh.182 Teknologi HTTP terus berkembang, perkembangan teknologi ini ditandai dengan macam versi dari HTTP. HTTP yang pertama dinamakan HTTP/1.0 sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya, HTTP/1.0 ini yang menjadi awal penggunaan teknologi protokol HTTP dalam mempublikasikan dokumen HTML. Sedangkan saat ini HTTP yang digunakan dalam Internet adalah versi HTTP/1.1. Dalam perkembangannya, HTTP tidak hanya mengantarkan dan mendistribusikan informasi, melainkan juga melakukan kolaborasi informasi serta melakukan manajemen terhadap sistem. Meskipun teknologi dari HTTP terus berkembang seiring bertambahnya fungsi dari HTTP, akan tetapi cara kerja dari HTTP adalah tetap, yaitu melayani transaksi komunikasi berupa request/respone protocol yang berasal dari pengguna (user or client) kepada penyedia jasa (server). 183
Berdasarkan letak dalam suatu jaringan komunikasi, HTTP dapat dikatakan berada di tengah antara pengguna Internet dan penyedian jasa atau layanan Internet berupa
182 Request For Comment (RFC) 2616, “Hypertext Transfer Protocol
— HTTP/1.1,” <http://tools.ietf.org/rfc/rfc2616.txt>, diakses 10 Juni
2007.
183 Ibid.
Web (server). Protokol komunikasi memiliki dua sifat, yaitu sifat aktif dan pasif. Sifat ini ditentukan dari apakah server tersebut yang aktif memberikan informasi kepada jaringan atau perangkat komunikasi lain seperti protokol IP, atau protokol tersebut hanya menunggu permintaan (request) dari perangkat komunikasi lainnya. HTTP adalah protokol komunikasi yang sifatnya pasif.184 Artinya, HTTP baru bekerja dalam server apabila ada respon (dalam istilah computer networking disebut kondisi listening). HTTP akan bekerja apabila dari sisi pengguna terdapat koneksi yang berjalan pada protokol TCP melalui port 80 menghubungi atau mengkoneksikan dirinya dengan HTTP server. Dalam memberikan respon terhadap komunikasi protokol TCP tersebut, HTTP server memiliki delapan metode dalam mengindikasikan sebuah permintaan (request) yang datang untuk kemudian diberikan tanggapan (respone). Adapun kedelapan metode respon tersebut sebagai berikut.185
184 HTTP Performance Overview,
<http://www.w3.org/Protocols/HTTP/Performance/>, diakses 11 Juni 2007.
185 HTTP Authentication: Basic and Digest Access Authentication,
<ftp://ftp.isi.edu/in-notes/rfc2617.txt>.
|
METODE RESPON |
FUNGSI |
|
HEAD |
Berfungsi sebagai tahap identifikasi awal terhadap permintaan informasi yang datang dari pengguna. Metode respon ini hanya memberikan informasi terkait identitas data atau dalam bahasa sederhana, hanya mengidentifikasi “kepala surat” tidak mengindentifikasi “isi surat” yang dimintakan oleh pengguna. |
|
GET |
Metode respon yang diberikan oleh server ketika pengguna meminta suatu dokumen yang berada pada server. |
|
POST |
Metode ini merupakan metode respon yang diberikan oleh server seandainya dalam struktur sintak HTML ada form yang diisi dan dikirim melalui koneksi protokol HTTP (lihat kembali fungsi tag <form> dalam sintak HTML yang telah dijelaskan sebelumnya) |
|
PUT |
Metode respon apabila memasukkan sebuah sintak HTML (metode PUT berbeda dengan metode POST, dalam PUT dokumen tidak dikirimkan, melainkan hanya diletakkan dalam server) |
|
DELETE |
Untuk menghapus sebuah sintak atau dokumen dalam server |
|
TRACE |
Untuk melacak jalur data yang telah dilalui oleh sebuah dokumen HTML |
|
OPTIONS |
Metode yang digunakan untuk merespon permintaan yang datang apabila menggunakan berbagai layanan server yang berbeda sistem agar data yang diberikan sesuai dengan karakteristik sistem yang digunakan oleh pengguna |
|
CONNECT |
Metode respon dengan mengalihkan koneksi yang masuk kekoneksi lainnya. Sebagai contoh, apabila koneksi yang masuk meminta respon yang berasal dari model “secure http” maka, HTTP akan mengalihkannya dengan respon CONNECT ini ke layanan HTTPS (hypertext transfer protocol secure) |
Tabel 3.2. Metode Respon dari HTTP
Prinsip kerja ini terkait dengan bagaimana sebuah informasi dari sebuah Web dapat terbaca melalui Web Browser. Selain itu, melalui prinsip kerja dari HTTP yang hanya melayani permintaan dan respon terhadap permintaan, terlihat HTTP tidak berfungsi sebagai media penyimpanan dari sebuah Web (Web storage). Untuk mempermudah, akan diperlihatkan sebuah ilustrasi bagaimana sebuah data HTML dapat terpresentasikan melalui Web Browser. Ketika kita mengetikkan alamat URL http://www.anshar.net/ di Web Browser kemudian kita menekan tombol search, maka Web Browser akan melakukan koneksi melalui Port 80 sebagai
berikut.
GET /index.html HTTP/1.1\r\n
Request Method: GET
Request URI: /blog/wp-login.php
User-Agent: Opera/9.20 (Windows NT 5.1; U; en)\r\n
Host: www.anshar.net\r\n
Skrip 3.3. Proses permintaan dokumen terhadap suatu website
Perintah “GET /index.html HTTP/1.1\r\n” adalah perintah yang diberikan oleh Web Browser yang digunakan oleh pengguna (user) untuk mengambil “GET” dokumen HTML bernama “index.html” yang teridentifikasi menggunakan protokol versi HTTP/1.1 berada pada direktori “/” pada sebuah server (Host) “Host: www.anshar.net\r\n”. Setelah
mendapatkan request seperti itu, maka dari sisi server akan
memberikan respon sebagai berikut.
HTTP/1.1 200 OK
Date: Fri, 22 June 2007 22:38:34 GMT
Server: Apache/1.3.27 (Unix) (Red-Hat/Linux) Last-Modified: Wed, 08 Jan 2007 23:11:55 GMT Etag: “3f80f-1b6-3e1cb03b”
Accept-Ranges: bytes
Content-Length: 438
Skrip 3.4. Respon dari website
Respon dari server tersebut pada pokoknya menjelaskan koneksi dari pengguna pada Jumat, 22 Juni 2007 Pukul
22:38:34 Waktu GMT telah diterima dengan baik (Status “OK”) melalui protokol HTTP/1.1 dengan kode keberhasilan “200”. Informasi lainnya dalam respon tersebut terkait dengan sistem operasi yang dijalankan oleh program HTTP tersebut.
Berdasarkan gambaran koneksi terhadap suatu Website yang telah dijelaskan sebelumnya, terbukti peran dari protokol HTTP adalah sebagai protokol primer dalam proses representasi dan presentasi dari HTML. Tanpa adanya HTTP, tidak akan ada substansi HTML yang akan terlihat oleh pengguna. Begitu pula dari sisi server, tanpa adanya
permintaan dan respon yang diberikan user terhadap server
HTTP maka daemon server HTTP tidak akan bekerja pula.186
b. Penelusuran Transaksi TCP/IP Berbasiskan HTTP Terhadap Pembuatan Website Al-Anshar.net
Dalam studi kasus pada penulisan ini, M. Agung Prabowo mendesain situs http://www.anshar.net dan mendaftarkan hosting lewat alamat situs www.joker.com dan www.openhosting.co.uk. Pendaftaran itu ia lakukan dengan carding atau menggunakan nomor kartu kredit orang lain.187
Pada kondisi semacam ini akan terlihat adanya tiga jenis transaksi TCP/IP yang saling berkaitan. Pertama, adanya transaksi antara M. Agung Prabowo dengan server penyedian layanan pendaftaran domain name yaitu server Web www.joker.com.188 Dengan menggunakan Operation System Debian
186 Terminologi daemon server merujuk pada sebuah proses yang berjalan pada sisi server dan mempunyai tujuan serta fungsi tertentu. Lebih lanjut lihat http://en.wikipedia.org/wiki/Web_server.
187 “Bertemu di Dunia Maya, Berakhir di Penjara,” Sinar Harapan,
<http://www.sinarharapan.co.id/berita/0706/21/nas04.html>. diakses 21
Juni 2007.
188 Domain name adalah nama yang digunakan di Internet untuk mempermudah penyebutan terhadap alamat suatu server. Lebih lanjut lihat http://www.icann.org/.
GNU/Linux 4.0, dapat dilakukan penelusuran terhadap Web
tersebut sebagai berikut.
zka@ahmadzakaria:~$ whois joker.com
domain: joker.com owner: n/a
organization: CSL Computer Service Langenbach GmbH
email: admin@joker.com address: Hansaallee 191-193 city: Duesseldorf
postal-code: 40549 country: DE
Skrip 3.5. Perintah untuk melihat identitas website
Berdasarkan hasil penelusuran tersebut diketahui M. Agung Prabowo telah melakukan transaksi TCP/IP dari Indonesia menuju server yang berada di Jerman (DE).189 Maka berdasarkan penjelasan sebelumnya yaitu setiap transaksi TCP/IP yang terjadi terhadap server akan diberikan respon. Disamping memberikan respon, server juga mencatat sumber transaksi tersebut yang dalam hal ini alamat IP yang digunakan oleh M. Agung Prabowo.190
189 Kode block IP Jerman dapat dilihat di http://www.ipdeny.com/ipblocks/data/countries/de.zone
190 Berdasarkan definisi yang diberikan oleh Wikipedia Alamat IP dijelaskan sebagai berikut. Alamat IP adalah alamat unik pada tiap perangkat elektronik yang digunakan untuk mengidentifikasi dan berkomunikasi dengan perangkat lain pada jaringan Internet.Lebih lanjut lihat http://en.wikipedia.org/wiki/IP_address.
Transaksi TCP/IP kedua yang dilakukan oleh M. Agung Prabowo adalah transaksi TCP/IP dengan server www.openhosting.co.uk, yang bertindak sebagai server tempat M. Agung Prabowo meletakan dokumen HTML (Web hosting). Di server www.openhosting.co.uk ini seluruh dokumen HTML oleh M. Agung Prabowo disimpan (storage) untuk kemudian apabila ada request HTTP, server akan merespon dengan merepresentasikan serta mempresentasikan dokumen HTML tersebut.
Transaksi terakhir adalah transaksi yang terjadi antara tiga pihak, yaitu antara M. Agung Prabowo, server www.joker.com sebagai penyedia domain name dan dengan server www.openhosting.co.uk. Kondisi ini terjadi pada saat M. Agung Prabowo melakukan upload dokumen HTML ke Website www.anshar.net, maka sesungguhnya pertama kali komputer M. Agung Prabowo akan melakukan koneksi ke Domain Name Server (DNS) untuk mencari domain name alanshar.net, setelah domain tersebut ditemukan, maka koneksi tersebut akan dilanjutkan ke Web Hosting-nya yaitu www.openhosting.co.uk.
Setelah terjadi koneksi, M. Agung Prabowo dapat melakukan upload atau mengakses Website tersebut. Pada tahap tersebut, Website Al-Anshar sudah dapat diakses oleh
setiap orang yang terhubung ke Internet. Jika digambarkan, maka koneksi ketiga pihak tersebut akan tampak sebagai
berikut.
M. Agung Prabowo (Melakukan koneksi untuk meng-upload atau meng- akses web alanshar.net)
www.joker.com kemudian diteruskan ke DNS alanshar.net
www.openhosting.co.uk tempat penyimpanan dokumen HTML website alanshar.net
Bagan 3.2. Proses transaksi HTTP
Dengan pemahaman terhadap konsep HTML dan transaksi TCP/IP melalui protokol HTTP, langkah untuk memperoleh bukti keterlibatan M. Agung Prabowo dalam pembuatan al- anshar.net dapat dilakukan dengan lebih mudah. Artinya, dalam melakukan pencarian bukti tersebut lingkup pencariannya telah diperkecil yaitu melihat pada tiga bentuk koneksi TCP/IP yang terjadi. Selanjutnya yang perlu dipahami adalah, bukti seperti apa yang diperoleh dari penelusuran transaksi koneksi TCP/IP tersebut, apakah bukti tersebut berupa bukti yang selama ini dikenal dalam Hukum
Acara Pidana Indoensia ataukah bukti digital, yaitu suatu terminologi baru dalam Hukum Acara Pidana di Indonesia. Untuk itu lebih lanjut mengenai bukti digital akan dibahas dalam sub-bab berikut.
Arabiyatuna Arabiyatuna
