Kemampuan manajerial berkaitan dengan kemampuan menjalankan fungsi-fungsi manajemen, yaitu fungsi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan. Fungsi-fungsi manajemen ini merupakan proses dari pelaksanaan manajemen suatu perusahaan dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Seseorang akan mampu mengelola organisasi apabila ia memiliki kecakapan manajerial (Manajerial Competency) yaitu suatu keterampilan atau karakteristik personal yang membantu tercapainya kinerja yang tinggi dalam tugas manajemen.
Adapun karakteristik personal yang harus ada pada diri seseorang manajer adalah memiliki beberapa personal yang diperukan agar mencapai keberhasilan, sebagai berikut:
- Kepemimpinan (Leadership) : kemampuan untuk mempengaruhi orang lain agar mau melaksanakan tugas.
- Objektivitas sendiri (My Objectivity); kemampuan untuk menilai diri sendiri secara realistis.
- Berfikir analitis (Analytic Thingking): kemampuan untuk mengintrepetasikan dan menyampaikan segala macam bentuk informasi.
- Fleksibilitas perilaku (Behavior Flexibility): kemampuan untuk menyesuaikan perilaku dalam mencapai suatu tujuan
- Komunikasi Lisan (Oral Communication): kemampuan untuk mengungkapkan pendapat secara jelas dalam berbicara.
- Komunikasi tulis (Written Communication): kemampuan untuk mengungkapkan pendapat dengan baik secara tertulis
- Dampak pribadi (Personal Impact): kemampuan untuk menumbuhkan kesan baik dan kepercayaan bagi orang
- Daya tahan terhadap stres (Resistence to stress): kemampuan untuk tetap dapat bekerja dalam keadaan tertekan.
- Toleransi terhadap ketidakmenentuan (Tolerance for uncertancy): kemampuan untuk bekerja dalam situasi yang tidak menentu.
(J.R. Schermerhoen (1996) dalam Maman Ukas (1999:95))
Manajer yang kompeten adalah seseorang yang mempunyai kompetensi manajerial yaitu memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap perilaku yang turut berkontribusi terhadap penampilan manajerial yang efektif.
Menurut pendapat para ahli, sukses dibidang manajemen banyak dibantu oleh pengetahuan dan keterampilan dalam ketiga bidang sebagai berikut:
- Kemampuan membuat konsep (Conceptual Skill) yaitu kemampuan mental untuk berfikir dalam memberikan pengertian, pandangan, persepsi dan pendapat dalam menagani kegiatan-kegiatan organisasi secara menyeluruh.
- Kemampuan kemanusiaan (Human Skill) yaitu kemampuan untuk bekerja dalam kelompok atau dengan kelompok yang lain secara organisasi maupun secara individu dalam memperbaiki motivasi, komunikasi, memimpin, dan mengarahkan orang-orang untuk mengerjakan sesuatu dalam mencapai tujuan yang diinginkan.
- Kemampuan Teknis (Technical Skill) yaitu kecakapan menangani atau menghendel suatu masalah melalui penggunaan peralatan,prosedur, metode dan teknik dalam proses operasional terutama menyangkut manusia kerja yang berhubungan dengan alat-alat yang harus digunakan dalam menyelesaikan pekerjaan.
(Maman Ukas,1999:98)
Arabiyatuna Arabiyatuna
