Kriteria konsep diri
Konsep diri dapat diklasifikasikan menjadi dua kategori yaitu positif dan negatif atau tinggi dan rendah. Brooks dan Emmert (dalam Rakhmat, 1985) membuat kriteria konsep diri menjadi positif dan negatif. Konsep diri positif dengan ciri-ciri :
a. memiliki perasaan setara dengan orang lain,
b. percaya akan kemampuan diri dalam memecahkan masalah, c. mampu memperbaiki dan meningkatkan diri,
d. bersedia menerima pujian orang lain tanpa rasa malu,
e. menyadari bahwa setiap individu memiliki perasaan dan keinginan yang berbeda.
Ciri-ciri individu dengan konsep diri negatif adalah :
a. merasa tidak disenangi orang lain,
b. sensitif menerima kritik dari orang lain,
c. merasa tidak mampu untuk bersaing dengan orang lain dalam berprestasi, d. responsif menerima pujian orang lain.
Adler,dkk. (1983) mengklasifikasikan konsep diri menjadi dua kategori, yaitu positif dan negatif. Konsep diri positif memiliki unsur-unsur :
a. Rasa aman, yaitu keyakinan individu pada kebenaran dan nilai- nilai yang
dimilikinya.
b. Penerimaan diri, yaitu perasaan dapat menerima keadaan diri sendiri, kemampuan mengubah pandangan diri, mau menerima pandangan dan perasaan orang lain.
c. Harga diri tinggi. Individu yang memiliki harga diri tinggi mempunyai rasa percaya diri yang tinggi, tidak mudah nervous dan tidak memiliki rasa inferior.
d. Perasaan tidak aman. Perasaan ini muncul karena tidak memiliki rasa percaya diri,
dan mengkhawatirkan adanya penilaian negatif dari orang lain terhadap dirinya.
e. Kurangnya penerimaan diri. Individu yang tidak mampu menerima keadaan dirinya dengan utuh biasanya memiliki sifat tertutup dan kaku.
f. Rendahnya harga diri. Individu dengan harga diri yang rendah mudah tidak percaya diri, inferior dan mudah nervous.
Arabiyatuna Arabiyatuna
