Sunday, 19 April 2026
above article banner area

Pengertian Karir

Pengertian Karir

 

Pengertian  karir  ditafsirkan  beragam  oleh  para  ahli  sesuai  disiplin ilmunya. Menurut Simamora (2001:505) karir adalah “ Urutan ak tifitas-aktifitas yang berkaitan dengan pekerjaan dan perilaku-perilaku, nilai-nilai, dan aspirasi seseorang

 

selama rentang hidup orang tersebut”. Perencanaan karir merupakan proses yang disengaja di mana dengan melaluinya seseorang menjadi sadar akan atribut-atribut yang berhubungan dengan karir personal dan serangkaian langkah sepanjang hidup memberikan sumbangan pemenuhan karir.

Pendapat  Ekaningrum    (2002  :  256).  Karir  tidak  lagi  diartikan  sebagai adanya penghargaan institusional dengan meningkatkan kedudukan dalam hirarki formal yang sudah ditetapkan dalam organisasi. Dalam paradigma tradisional, pengembangan karir sering dianggap sinonim dengan persiapan untuk mobilitas ke jenjang  lebih  tinggi,  sehingga  karir  akan  mendukung  efektifitas  individu  dan organisasi dalam mencapai tujuannya.

Menurut Dalil S (2002 : 277) “ karir merupakan suatu proses yang sengaja diciptakan   perusahaan   untuk   membantu   karyawan   agar   membantu   partisipasi ditempat kerja. Sementara itu Glueck (1997 :134) menyatakan karir individual adalah urutan pengalaman yang berkaitan dengan pekerjaan yang dialami seseorang selama masa kerjanya. Sehingga karir individu melibatkan rangkaian pilihan dari berbagai kesempatan, tapi dari sudut pandang organisasi karir merupakan   proses regenerasi tugas yang baru.

Sedangkan   pendapat   Ekaningrum    (2002:258)    karir    digunakan   untuk menjelaskan orang-orang pada masing-masing peran atau status. Karir adalah semua jabatan (pekerjaan) yang mempunyai tanggung jawab individu.

 

Sehingga dapat disimpulkan bahwa karir adalah suatu rangkaian atau pekerjaan yang dicapai seseorang dalam kurun waktu tertentu yang berkaitan dengan sikap, nilai, perilaku dan motivasi dalam individu.

Hal –hal yang mendorong seseorang memilih karir sebagai wirausaha distributor     MLM,  dapat                     diketahui           melalui       penilaian  kepribadian                      khususnya pengalaman  dan  latar  belakangnya.  Menurut  Sumitro  (2001  :  271)  Pengalaman, seperti yang dapat dilihat dari biografi seseorang, bermanfaat untuk melihat keterampilan, dan kompetensi untuk meningkatkan kewirausahaan, pengembangan nilai-nilai kewirausahaan, dan mendorong untuk mencetuskan ide-ide kewirausahaan.

 

Share
below article banner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *