Pengertian Kinerja Kognitif – Aktivitas kognitif merupakan bentuk perilaku manusia yang dilakukan oleh ranah kognitif. Tahun 1950-an mulai berkembang suatu pendekatan untuk menyelidiki perilaku manusia yang tidak nampak tetapi dapat diamati dari perilaku yang tampak yaitu psikologi kognitif. Istilah psikologi kognitif kadang-kadang digunakan sebagai sinonim dari kognisi, dan sebagai sebutan pendekatan dalam psikologi. Sedangkan istilah kognisi merujuk pada kepemilikan, penyimpanan, pemindahan, dan penggunaan suatu pengetahuan. The American Heritage Dictionary (dalam Shaffer, 1985) mendefinisikan cognition sebagai proses mental atau kemampuan atau kecakapan untuk memperoleh pengetahuan. Proses kognitif yang membantu “mengetahui” atau “memahami”, termasuk aktivitas memperhatikan, mempersepsi, belajar, berpikir, dan mengingat (Ault & Flavell, dalam Shaffer, 1985).
Kemampuan kognitif dalam literatur psikologi memiliki beberapa istilah, antara lain operasi kognitif (Haberlandt, 1994); proses kognitif, aktivitas mental, aktivitas kognitif, dan sistem kognitif (Atkinson, 1996); psikologi kognitif (Atkinson, 1996; Solso (1997); Halonen & Santrock, 1999; serta Matlin (1998) menyebut kemampuan kognitif. Atkinson (1996); Halonen & Santrock (1999); menyebut kemampuan kognitif mencakup bagaimana seseorang mengarahkan perhatian, mempersepsi, mengingat, berpikir dan memecahkan masalah. Solso (1997) menambahkan yang termasuk dalam aktivitas kognitif adalah memproses informasi, dimana pemrosesan informasi ini dapat diperbandingkan seperti komputer yang menerima informasi, menggabungkan, dan
mengeluarkan hasil. Sedangkan Morgan, Woodworth dan Marquis (dalam Walgito,
2002) mengatakan bahwa aktivitas kognitif adalah berkaitan dengan persepsi, ingatan, belajar, berpikir, dan problem solving. Kegiatan atau proses tersebut sebagai akbat dari stimulus yang diterima oleh organisme, dan organisme mengadakan respon terhadap stimulus yang mengenainya. Operasi kognitif yang digambarkan sebagai proses intelektual menurut Guilford (McCown; Driscoll; Rogers, 1996) meliputi mengetahui (knowing), mengingat (remembering), dan membuat penilaian (judgement).
Penulis menggunakan istilah kinerja kognitif dengan alasan ranah kognitif berfungsi melakukan suatu proses mental yang kompleks untuk menghasilkan suatu hasil, yang nampak dalam aktivias mempersepsi, mengingat, berpikir dan menalar, membuat keputusan, dan menyelesaikan masalah, yang semuanya berperan penting dalam kehidupan manusia. Kinerja adalah sesuatu yang dicapai, prestasi yang diperlihatkan atau kemampuan kerja (Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional,
2002). Jadi kinerja kognitif adalah sesuatu yang dicapai, prestasi yang diperlihatkan, atau kemampuan kerja yang ditunjukkan oleh ranah kognitif, yang meliputi aktivitas-aktivitas dari memberi perhatian hingga menyelesaikan masalah, dari pekerjaan kognitif tingkat rendah misalnya mengingat hingga pekerjaan tingkat tinggi yaitu menyelesaikan masalah.
Arabiyatuna Arabiyatuna
