Sunday, 19 April 2026
above article banner area

Pengertian Strategi Menghadapi Masalah (SMM)

Pengertian Strategi Menghadapi Masalah (SMM)

 

Awal  penelitian  mengenai  SMM  diajukan  oleh Freud  (dalam  Endler  & Parker, 1990) yang menyatakan bahwa SMM merupakan suatu bentuk pertahanan diri, yang sebagian besar merupakan proses yang tidak disadari. Pada penelitian akhir-akhir   ini  SMM   diartikan  sebagai  suatu  cara  individu  memahami  dan berespon  terhadap  tekanan dari luar atau peristiwa- peristiwa negatif (Billings & Moos, dalam Endler & Parker, 1990).

 

 

 

 

 

 

 

Menurut Lazarus & Folkman (dalam Folkman, 1984) SMM adalah suatu proses  dalam  diri  individu  untuk mencoba  mengelola  jarak yang ada di antara tuntutan-tuntutan             (baik  tuntutan-tuntutan  yang berasal  dari individu  itu sendiri atau  tuntutan  yang  berasal  dari  lingkungan)  dengan  sumber -sumber  daya  yang mereka gunakan dalam menghadapi situasi yang penuh dengan tekanan dan SMM merupakan  suatu  proses  yang  disadari.  Pengertian  SMM  ini dipisahkan  artinya dengan  akibat-akibat  yang  ditimbulkan.  Oleh  karena  itu  pengertian  mengenai SMM  ini tidak  mencakup  pertimbangan  tentang  berhasil  atau  tidaknya  strategi yang digunakan.

Lazarus & Laurie (dalam Taylor, 1986) menyatakan bahwa perilaku SMM

 

mencakup banyak aksi dan reaksi terhadap keadaan- keadaan yang penuh tekanan. Reaksi  emosional  termasuk  kemarahan/depresi  dapat  dipandang  sebagai  bagian dari proses  SMM.  Reaksi  emosional tersebut merupakan  tindakan yang dengan sengaja dilakukan untuk menghadapi peristiwa yang menekan.

Taylor  (1986)  menyatakan  bahwa  pengertian  dari  terbentuknya  SMM

 

didahului oleh peristiwa- peristiwa menekan dan tidak mengenakan yang dihadapi individu.  Penafsiran  dan  penilaian  dilakukan  terhadap  peristiwa- peristiwa yang menekan itu, kemudian diikuti adanya respon-respon SMM, yang meliputi: mengurangi   bahaya,   toleransi   dan   penyesuaian   terhadap   peristiwa – peristiwa negatif.  Hal  tersebut  merupakan  realisasi  dari  fungsi  tugas  SMM.  Hasil  dari perilaku SMM merupakan proses terakhir dari terbentuknya SMM.

 

 

 

 

 

 

 

Menurut Fleming, dkk (dalam Terry & Hynes, 1998) SMM adalah suatu strategi yang digunakan oleh individu dengan tujuan untuk mengurangi dampak- dampak dari stres yang dialami.

 

Miller (dalam Lazarus & Folkman, 1985) menyatakan bahwa SMM adalah sebagian dari perilaku- perilaku yang dipelajari dan yang membantu kelangsungan hidup dalam menghadapi bahaya yang mengancam individu.

Menurut Lazarus (dalam Christin, 2001) perilaku SMM sebagai faktor penyeimbang   individu  untuk  membantu  dalam  mempertahankan   penyesuaian selama  menghadapi  keadaan  stress/tekanan  hidup,  baik  secara  psikis  maupun sosial.

 

Berdasarkan   beberapa   penjelasan   pengertian   SMM,   maka   inti   dari pengertian SMM dapat disimpulkan, yaitu :

1.   SMM merupakan respon tingkah laku/pikiran terhadap situasi stres/yang

 

menekan

 

2.   SMM mengunakan sumber baik dari dalam dirinya maupun lingkungan

 

3.   SMM dilakukan secara sadar

 

4.   Tujuan SMM adalah untuk meningkatkan perkembangan individu, seperti mengembangkan kontrol pribadi.

Berdasarkan  uraian tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa pengertian SMM  adalah  suatu  usaha  individu  untuk  mengurangi  stres  atau  tekanan  yang melebihi  kapasitas,  yang  berasal  karena  tuntutan  dari  dalam  diri  individu dan

 

 

 

 

 

 

 

lingkungan   melalui   usaha   kognitif   maupun   perilaku   langsung   dan   bersifat dinamis

Share
below article banner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *