KENAIKAN HARGA BBM MENYEBABKAN KERUSAKAN LINGKUNGAN

Kenaikan harga BBM menimbulkan berbagai dampak buruk dalam beberapa aspek kehidupan khususnya kelestarian lingkungan. Kenaikan harga BBM sangat memberatkan bagi masyarakat menengah dan menengah ke bawah. Penduduk yang tidak mampu membeli minyak untuk keperluan sehari-hari, kini mulai beralih pada penggunaan kayu bakar dan arang. Bahkan akhir-akhir ini sangat marak sekali penjualan tungku berbahan bakar arang. Masyarakat sangat tertarik menggunakan bahan bakar arang karena dihitung lebih hemat dibanding menggunakan minyak tanah. Jadi, inisiatif ini diambil karena kebijakan pemerintah yang tidak berpihak pada masyarakat kecil. Padahal arang berasal dari kayu-kayu hutan yang diambil oleh penduduk sekitarnya. Jika penggunaan arang semakin marak, maka kebutuhan akan bahan bakar pun semakin besar pula, sehingga akibatnya eksploitasi hutan juga semakin meningkat.

Peralihan perilaku masyarakat ini perlu diantisipasi, sebab jika kondisi tersebut terus berlangsung bisa memicu kerusakan lingkungan lebih parah lagi akibat penebangan pohon besar-besaran untuk dibuat arang dan adanya pembukaan hutan untuk pemukiman. Sedangkan kondisi lingkungan di Indonesia sekarang ini sudah tidak normal lagi. Bisa dilihat dari semakin sempitnya wilayah hutan lindung kita, air bersih semakin sulit dicari, banyak terjadi bencana alam seperti banjir, longsor, dsb yang diakibatkan oleh ulah manusia yang tidak bertanggung jawab ataupun terpaksa oleh suatu hal yang menghimpit untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Jadi, seharusnya pemerintah memikirkan nasib rakyatnya dengan memberikan kebijakan yang tidak memberatkan masyarakat. Pemerintah jangan hanya mengurusi APBN negara yang nantinya hanya digunakan untuk kepentingan pemerintah itu sendiri antara lain dengan mencabut subsidi BBM, bukan untuk kesejahteraan rakyat. Walaupun ada sumbangan bagi masyarakat kecil melalui BLT Plus (Bantuan Langsung Tunai Plus), saya tidak yakin sumbangan itu akan sampai ke tangan yang seharusnya mendapatkannya. Dana kompensasi BBM akan menjadi permen pemanis untuk kepentingan melanggengnya kekuasaan politik dominan menjelang pemilu 2009, dan naiknya inflasi karena akan meningkatkan sektor riil di tingkat rakyat, tidak lebih hanya kebohongan publik dan akal-akalan pemerintah hari ini. Kenaikan BBM, justru akan semakin meningkatkan angka kemiskinan dan semakin menjerumuskan rakyat ke dalam krisis turunannya, seperti krisis pangan yang dari tahun ke tahun angkanya terus meningkat. Dan hal ini tentunya sangat memprihatinkan sekali bagi masyarakat Indonesia.

Share