Sunday, 19 April 2026
above article banner area

Laporan Pelaksanaan SPMB PTAIN Tahun 2010 dan Persiapan SPMB PTAIN Tahun 2011

Berdasar Surat Kerpurusan Menteri Agama nomor 37 tahun  2010 tentang penetapan pelaksanaan seleksi penerimaan mahasiswa baru  SPMB PTAIN, maka kami yang telah ditunjuk menjadi panitia seleksi,  telah menunaikan tugas dengan sebaik-baiknya;

  Seluruh PTAIN telah mengikuti seleksi  tersebut. Namunh oleh karena,  waktu persiapan yang sedemikian singkat, maka ada beberapa PTAIN yang  kesulitan mempersiapkan diri, hingga tidak mendapatkan calon mahasiswa baru melalui  SPMB-PTAIN. Para calon mahasiswa sudah terlanjur mnendaftar melalui panitia ujian masuk yang diselenggarakan secara mandiri.   Ujian bersama melalui SPMB PTAIN, maka calon mahasiswa baru di seluruh PTAIN, baik UIN, IAIN, STAIN , —– yang ada di kota besar maupun di kota kecil, telah mengikuti seleksi dengan ukuran yang sama.  Dengan demikian maka,  telah diketahui  kualitas input dari seluruh mahasiswa PTAIN di seluruh Indonesia. Data itu, masih kami rekam, sehingga pada suatu saat, jika  ingin diketahui seb erapa besar perubahan pengetahuan,   wawasan, cara berpikir  mereka setelah mendapatkan pendidikan di PTAIN bisa diketahui dengan mudah.   Materi tes yang kami terapkan terdiiri atas lima b idang , yaitu  Test  Potensi Akademik, pengetahuan dasar tentang kebahasaan, yaitu bahasa Indonesaia, Bahasa Arab dan Bahasa Inggris; Pengetahuan Keislaman, meliputi al Qurán dan hadits, fiqh, akidah akhlaq dan sejarah kebudayaan Islam dan juga kemampuan IPA  dan IPS.   Adapun total pendaftar pada tahun 2010  berjumlah 8.657 orang.  Jumlah itu, menurut hitungan kami sudah terlalu banyak, mengingat waktu pendaftaran ketika itu sudah sangat terlambat. Para calon mahasiswa sudah mendaftar ke mana-mana, sementara SPMB-PTAIN agak terlambat diputuskan.  Akan tetapi, pelaksanaan SPMB-PTAIN pada tahun 20910 tersebut  setidak-tidaknya berhasil memberikan  pengalaman baru dalam penyelenggaraan ujian masuk bersama secara nasional.   Semua proses pendaftaran  sejak itu sudah  menggunakan system on line. Keputusan ini adalah hal yang sangat berani, sebab SNMPTN  yang sudah berjalan cukup lama, baru tahun 2010 pula menyelenggarakan dengan on line. Sementara SPMB-PTAIN,  yang baru pertama kali diselenggarakan, dan dalam  persiapan yang sangat singkat, telah menggunakan cara m odern ini.  Begitu pula, pengolahan hasil ujian juga menggunakan scanner hingga tidak mungkin dilakukan penyimpangan.   Hal yang menarik, hingga perlu kami laporkan bahwa,  penggunaan on line, ternyata bisa diikuti oleh para pendaftar dari manapun datangnya, baik yang berasal dari perkotaan maupun mereka yang berasal dari pedesaan.  Hal itu menunjukkan b ahwa  para peminat masuk ke PTAIN, sekalipun berasal dari daerah terpencil, Papua, Kalimantan,  atau  daerah pedesaan di Aceh dan lain-lain, mereka  telah mengenal  IT dengan baik. Karena itu tidak benar misalnya ada orang mengatakan bahwa  peminat PTAIN ketinggalan teknologi atau sering disebut gaptek.   Bahwa berdasarkan hasil rapat yang diikuti oleh seluruh Pimpinan PTAIN,  dari 8796 pendaftar yang dinyatakan lulus  berjumlah 5.108. Keputusan kelulusan seleksi , sekaliupun dilakukan secara bersama dan terpusat, tetap berada pada wewenang pimpinan PTAIN masing-masing.  Demikian  pula pengumuman kelulusan juga disampaikan melalui website SPMB PTAIN, sehingga semua pihak menjadi sangat mudah mengakses.   Seluruh proses ujian masuk melalui SPMP PTAIN , kami mendapatkan dana dari uang pendaftaran sejumlah  1.324.375.000, sedangkan pengeluaran berjumlah  1.176.745. 000,- . Dana pengeluaran sebenar ini  kami gunakan untuk menyelenggarakan ujian secara nasional, mulai dari  Aceh  hingga Papua. Namun  di tengah-tengah keterbatasan itu, masih mempunyai saldo sebesar 110. Juta setelah digunakan untuk membayar jasa BRI sebesar 37 juta. Kami berhasil menghemat, selain selalu melakukan ifisiensi, juga seluruh panitia, mulai dari penasehat, dalam hal ini   Menteri Agama,  Sekjen,  Dirjen,  dan seluruh panitia  tidak diberi honorarium. Inilah pekerjaan negara yang dilakukan dengan benar-benar tidak ada korupsi, dan bersih, sebersih sebagaimana diharapkan selalu terjadi di kantor kementerian Agama.  Selanjutnya, oleh karena kepanitiaan berlaku selama dua tahun, maka  pada tahun 2011, kepanitian lama masih harus bekerja lagi, dan saya masih ditunjuk menjadi ketua panitia. Perlu kami laporkan pula bahwa,  segala sesuatu yang terkait dengan persiapan menerimaan mahasiswa baru telah siap, baik terkait dengan pembagian tugas, seperti misalnya persiapan soal ujian, program pendaftaran denganh on line, lembaga pendukung yaitu BRI mulai dari pusat hingga daerah, dan  lain-lain.   Berbeda dengan tahun lalu,  bahwa mulai pada tahun 2011,  sesuai dengan surat keputusan Bapak Dirjen  Pendidikan Islam, jumlah mahasiswa yangf diterima melalui SPMB-PTAIN tingkat pusat minimal 60 % dari seluruh mahasiswa baru yang diterima. Atas dasar keputusan itu, m aka insya Allah jumlah pendaftar SPMB PTAIN akan bertambah dan apalagi waktu yang tersedia jauh lebih longgar dibanding tahun lalu.   Selanjutnya dalam kesempatan ini, kami mohon perkenan Bapak Menteri Agama memberikan arahan, bimbingan dan sekaligus dukungannya dan sekaligus melaunching SPMB-PTAIN sebagai tanda bahwa pendaftaran masuk  PTAIN tahun 2011 dimulai secara resmi.   *) Laporan selaku ketua panitia nasional SPMB-PTAIN, pada acara launching penerimaan mahasiswa baru  tahun 2011  di Kementerian Agama pada tanggal 29 April 2011 di Kantor Kementerian Agama di Jakarta.

Penulis : Prof DR. H. Imam Suprayogo

Rektor  Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Share
below article banner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *