اِسْم مُشْتَق ISIM MUSYTAQ Isim Musytaq ialah Isim yang dibentuk dari kata lain dan memiliki makna yang berbeda dari kata pembentuknya. Isim Musytaq itu ada tujuh macam: 1. ISIM FA’IL ( اِسْم فَاعِل ) atau Isim Pelaku (yang melakukan pekerjaan). Isim Fa’il ada dua wazan (pola pembentukan) yaitu: a) فَاعِلٌ ...
Read More »ISIM JAMID
Menurut asal kata dan pembentukannya, Isim atau Kata Benda terbagi dua: 1. ISIM JAMID ( اِسْم جَامِد ) yaitu Isim yang tidak terbentuk dari kata lain. 2. ISIM MUSYTAQ ( اِسْم مُشْتَق ) yaitu Isim yang dibentuk dari kata lain. Isim Jamid terbagi dua: a) ISIM DZAT ( اِسْم ذَات ...
Read More »ADAWAT AL-ISTIFHAM (Kata Tanya) (Kata Tanya)
Di bawah ini dicantumkan sejumlah Kata Tanya dengan contohnya masing-masing dalam kalimat beserta contoh jawabannya: Kata Tanya Contoh Kalimat Tanya Contoh Jawaban هَلْ / أَ هَلْ أََنْتَ مَرِيْضٌ ؟ لاَ، أَنَا فِيْ صِحَّةٍ (=apakah) (=apakah engkau sakit?) (=tidak, saya sehat) مَاذَا / مَا مَاذَا تَكْتُبُ ؟ أَكْتُبُ رِسَالَةً (=apa) (=apa ...
Read More »HARF (Kata Tugas)
حَرْف HARF (Kata Tugas) Harf adalah semua jenis kata selain Isim dan Fi’il, yang tidak bisa berdiri sendiri dan tidak memiliki arti yang jelas tanpa kata-kata lain dalam hubungan kalimat. Contoh Harf: وَ (=dan), مِنْ (=dari), عَنْ (=dari), إِلَى (=ke, kepada), فِيْ (=di, dalam), حَتَّى (=hingga), لاَ (=tidak, tidak ada), ...
Read More »FI’IL MA’LUM (Kata Kerja Aktif) – FI’IL MAJHUL (Kata Kerja Pasif)
فِعْل مَعْلُوْم – فِعْل مَجْهُوْل FI’IL MA’LUM (Kata Kerja Aktif) – FI’IL MAJHUL (Kata Kerja Pasif) Dalam tata bahasa Indonesia, dikenal istilah Kata Kerja Aktif dan Kata Kerja Pasif. Perhatikan contoh berikut ini: Abubakar membuka pintu. –> kata “membuka” disebut Kata Kerja Aktif. Pintu dibuka oleh Abubakar. –> kata “dibuka” ...
Read More »FI’IL NAHY (Kata Kerja Larangan)
Fi’il Nahy atau “kata kerja larangan” adalah bentuk negatif dari Fi’il Amar. Untuk membentuk Fi’il Nahy, kita tinggal menambahkan harf لاَ (=jangan) dan memasukkan huruf تَ di awal Fi’il Amar. Perhatikan polanya di bawah ini: Fa’il Fi’il Amar Fi’il Nahy Tarjamah أَنْتَ اِفْعَلْ لاَ تَفْعَلْ = jangan (engkau -lk) kerjakan ...
Read More »FI’IL AMAR (Kata Kerja Perintah)
Fi’il Amar atau Kata Kerja Perintah adalah fi’il yang berisi pekerjaan yang dikehendaki oleh Mutakallim (pembicara) sebagai orang yang memerintah agar dilakukan oleh Mukhathab (lawan bicara) sebagai orang yang diperintah. Perlu diingat bahwa yang menjadi Fa’il (Pelaku) dari Fi’il Amar (Kata Kerja Perintah) adalah Dhamir Mukhathab (lawan bicara) atau “orang ...
Read More »FI’IL (Kata Kerja)
فِعْل FI’IL (Kata Kerja) Fi’il atau Kata Kerja dibagi atas dua golongan besar menurut waktu terjadinya: 1. FI’IL MADHY ( فِعْل مَاضِي ) atau Kata Kerja Lampau. 2. FI’IL MUDHARI’ ( فِعْل مُضَارِع ) atau Kata Kerja Kini/Nanti. Baik Fi’il Madhy maupun Fi’il Mudhari’, senantiasa mengalami perubahan bentuk sesuai dengan ...
Read More »DHAMIR NASHAB (Kata Ganti Objek)
Dhamir Nashab adalah turunan (bentuk lain) dari Dhamir Rafa’ yang terdiri dari: Dhamir Rafa’ Dhamir Nashab Dhamir Rafa’ Dhamir Nashab أَنَا ي أَنْتُنَّ كُنَّ نَحْنُ نَا هُوَ هُ أَنْتَ كَ هِيَ هَا أَنْتِ كِ هُمَا هُمَا أَنْتُمَا كُمَا هُمْ هُمْ أَنْتُمْ كُمْ هُنَّ ...
Read More »DHAMIR RAFA’ (Kata Ganti Subjek)
Semua Dhamir dapat dikelompokkan menjadi tiga macam: 1. MUTAKALLIM ( مُتَكَلِّم ) atau pembicara (orang pertama). a) Mufrad: أَنَا (= aku, saya) untuk Mudzakkar maupun Muannats. b) Mutsanna/Jamak: نَحْنُ (= kami, kita) untuk Mudzakkar maupun Muannats. 2. MUKHATHAB ( مُخَاطَب ) atau lawan bicara (orang kedua). Terdiri dari: a) Mufrad: ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
