Wednesday, 24 July 2024
above article banner area

Kementerian Agama Fokus Peningkatan Pemerataan Pendidikan Islam di Indonesia

Surabaya, 15 November 2023 – Kementerian Agama terus mengukuhkan komitmennya dalam mewujudkan pemerataan pendidikan Islam di Indonesia dengan mengintensifkan penguatan institusi keagamaan dan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang pendidikan.

Wakil Menteri Agama, Saiful Rahmat Dasuki, menggarisbawahi tantangan besar yang dihadapi dalam dunia pendidikan Islam Indonesia terkait akses layanan pendidikan berkualitas, terutama di madrasah. “Kita perlu memperhatikan akses pemerataan layanan pendidikan berkualitas di bawah naungan Kementerian Agama, terutama di lingkungan madrasah,” ujarnya pada acara Pendidikan dan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Bidang Pendidikan Islam tingkat nasional di Surabaya, Jawa Timur.

Lebih lanjut, Dasuki menyoroti pentingnya akurasi data pendidikan Islam untuk melakukan perencanaan yang tepat guna. “Data yang akurat sangat penting bagi perencanaan dan pengelolaan pendidikan yang lebih baik. Ini menjadi elemen krusial dalam mendukung upaya pemerataan pendidikan,” ungkapnya.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Muhammad Ali Ramdhani, menegaskan urgensi menjaga kelangsungan program peningkatan kualitas madrasah. Kementerian Agama telah berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Bank Dunia melalui program Reformasi Kualitas Pendidikan Madrasah Realizing Education’s Promise-Madrasah Education Quality Reform (REP-MEQR).

Beberapa program peningkatan kualitas madrasah yang ditekankan oleh Ali Ramdhani mencakup Evaluasi Diri Madrasah, Rencana Kerja dan Anggaran berbasis Kinerja digital, serta pemberdayaan kelompok kerja guru (POKJA) 9, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), dan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (EMIS).

“Kesinambungan dari program-program ini memerlukan dukungan lembaga yang kokoh, peraturan yang mendukung, dan SDM yang terampil melalui pelatihan dan pembinaan yang berkesinambungan,” tambahnya.

Dalam Pendidikan dan Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM ini, sebanyak 1.128 peserta dari berbagai wilayah Indonesia terlibat. Agenda pelatihan melibatkan tiga fokus utama, yakni perencanaan dan penganggaran berbasis kinerja, asesmen kompetensi siswa, dan strategi pengembangan kompetensi guru dan tenaga kependidikan.

Ali Ramdhani juga mengajak para peserta untuk memahami tujuan dari masing-masing target kerja dan memastikan kelanjutan program tersebut. “Kami sangat berharap partisipasi dari seluruh peserta untuk memberikan bimbingan kepada madrasah di daerah masing-masing guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan,” tegasnya.

Share
below article banner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *