Friday, 17 April 2026
above article banner area

Susunan Kimia dan evolusi Bintang

Unsur-unsur yang terdapat pada bintang hampir sama dengan unsur-unsur yang terdapat di matahari. Pada umumnya bintang-bintang terdiri dari 75 % hydrogen, 23 % Helium, dan 2 % unsur lain.

a. Evolusi Bintang

Pada diagram H-R kita telah melihat bahwa terdapat berbagai jenis bintang. Bintang-bintang ini berbeda karena umur mereka tidak sama. Para astronofisikawan dan para astronomer berusaha memperoleh jawaban yang baik tentang umur bintang-bintang ini. Mereka menganggap bahwa setiap bintang berevolosi dari lahir hingga mati.

b. Kelahiran Bintang

Menurut Hans A. Bethe, bintang dilahirkan dari suatu kumpulan awan-awan gas (mayoritas gas hydrogen) yang saling menarik akibat tarikan gravitasi. Tiap kelompok awan gas ini akan mengerut akibat tarikan gravitasi, yang kemudian disebut dengan globula. Akibat tarikan gravitasi, globula ini dipercepat menuju pusat massa calon bintang (lihat gambar  11)

 

Gambar 16. Tampak menggambarkan globula ini dipercepat menuju pusat massa calon bintang

Percepatan ini mengakibatkan energi kinetik partikel bertambah. Jika energi kinetik ini cukup tinggi, terjadilah fusi (± pada suhu 107 K). Reaksi yang membutuhkan suhu tinggi disebut reaksi termonuklir.

Setelah massa yang terkumpul di pusat calon bintang cukup besar, dan keadaan seimbang (gaya gravitasi = gaya akibat tekanan energi radiasi), terbentuklah bintang muda. Reaksi fusi pada umumnya terjadi di pusat bintang.

Share
below article banner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *