Saturday, 2 May 2026

DIAGNOSIS KEHAMILAN

Diagnosis kehamilan biasanya ditegakkan berdasarkan riwayat amenorhoe, pembesaran uterus dan tes kehamilan (+). Mual dan mammae yang tegang juga sering muncul sebagai gejala. Manifestasi pada kehamilan dapat diklasifikasikan dalam 3 kelompok : 1) Dianggap hamil § Gejala :Amenorhoe → berhentinya mentruasi disebabkan meningkatnya kadar estrogen dan progesteron yang diproduksi oleh ...

Read More »

KEHAMILAN

Kehamilan adalah suatu keadaan fisiologis, akan tetapi pentingnya diagnosis yang dilanjutkan dengan pemeriksaan kehamilan tidak dapat diabaikan. Dalam kehidupan wanita, hanya sedikit diagnosis yang lebih penting daripada diagnosis kehamilan. Hanya sedikit pengalaman hidup yang dapat memicu emosi baik berupa kebahagiaan luar biasa atau sebaliknya kesedihan yang mendalam. Banyak manifestasi dari ...

Read More »

Oogenesis, masa subur, dan Siklus Menstruasi

Oogenesis merupakan proses pembentukan ovum di dalam ovarium. Di dalam ovarium atau indung telur terdapat oogonium (oogonia = jamak). Oogonium bersifat diploid (2n = mengandung 23 pasang kromosom atau 46 buah kromosom). Oogenesis telah dimulai sejak bayi perempuan masih dalam kandungan ibunya berusia sekitar 5 bulan. Oogonium akan memperbanyak diri ...

Read More »

fungsi obat hormon

Hormon adalah zat yang disekresikan oleh kelenjar endokrin (seperti kelenjar, hipotalamus, hipofyse, epifise di otak, kelenjar kelamin testes di pria dan ovarium di wanita, kelenjar anak ginjal, tiroid, para tiroid di leher, dan kelenjar pankreas di dekat lambung), masuk langsung ke aliran darah guna memberikan efek fungsi kerja yang normal ...

Read More »

Penyulit DM

Dalam perjalanan penyakit DM, dapat terjadi penyulit akut dan menahun Penyulit akut: 1. ketoasidosis diabetik 2. hiperosmolar non ketotik 3. Hipoglikemia Penyulit menahun: 1. makroangiopati: · pembuluh darah jantung (penyakit jantung koroner) · pembuluh darah tepi · pembuluh darah otak (stroke) 2. mikroangiopati: · retinopati diabetik · nefropati diabetik 3. ...

Read More »

Latihan jasman Obat- DM

Untuk pasien berumur lebih dari 60 tahun, sasaran kadar glukosa darah lebih tinggi dari biasa (puasa < 150 mg/dl, dan sesudah makan < 200 mg/dl), demikian pula kadar lipid, tekanan darah, dan lain-lain, mengacu pada batasan kriteria pengendalian sedang. Hal ini dilakukan mengingat sifat-sifat khusus pasien usia lanjut dan juga ...

Read More »

Perencanaan makan Diabetes

Diabetes tipe 2 merupakan suatu penyakit dengan penyebab heterogen, sehingga tidak ada satu cara makan khusus yang dapat mengatasi kelainan ini secara umum. Perencanaan makan harus disesuaikan menurut masing-masing individu. Pada saat ini yang dimaksud dengan karbohidrat adalah gula, tepung dan serat, sedang istilah gula sederhana/simpel, karbohidrat kompleks dan karbohidrat ...

Read More »

Edukasi Diabetes

Diabetes Tipe 2 biasa terjadi pada usia dewasa, suatu periode dimana telah terbentuk kokoh pola gaya hidup dan perilaku. Pengelolaan mandiri diabetes secara optimal membutuhkan partisipasi aktif pasien dalam merubah perilaku yang tidak sehat. Tim kesehatan harus mendampingi pasien dalam perubahan perilaku tersebut, yang berlangsung seumur hidup. Keberhasilan dalam mencapai ...

Read More »

Perawatan Diabetes Melitus

1. Jangka pendek : menghilangkan keluhan/gejala DM dan mempertahankan rasa nyaman dan sehat. 2. Jangka panjang : mencegah penyulit, baik makroangiopati, mikroangiopati maupun neuropati, dengan tujuan akhir menurunkan morbiditas dan mortilitas DM. 3. Cara : menormalkan kadar glukosa, lipid, insulin. Mengingat mekanisme dasar kelainan DM tipe-2 adalah terdapatnya faktor genetik, ...

Read More »

Klasifikasi Diabetes Melitus

Klasifikasi DM yang dianjurkan oleh PERKENI ( Perkumpulan Endokrinologi Indonesia )adalah yang sesuai dengan anjuran klasifikasi DM menurut American Diabetes Association (ADA) 1997, sbg berikut : 1. Diabetes Melitus tipe 1 (destruksi sel beta, umumnya menjurus ke defisiensi insulin absolut) : § Autoimun § Idiopatik (tidak diketahui penyebabnya) 2. Diabetes ...

Read More »