Sunday, 19 April 2026
above article banner area

keunggulan ASI

Suatu tren di negara-negara maju dan berkembang untuk mengurangi pemberian air susu ibu (ASI) pada pertengahan abad ke-20 menyebabkan susu sang ibu diganti dengan susu formula yang sering diresepkan oleh dokter-dokter mereka. Tren ini terus berlanjut hingga tahun 70-an. Setelah dilakukan penelitian yang panjang, barulah mereka sadar bahwa ASI begitu penting dan menguntungkan bila dibandingkan dengan susu sapi atau susu formula. Meskipun demikian, saat ini di Amerika Serikat hanya sekitar 55% ibu yang memberikan ASI untuk pertama kalinya, dan hanya 20%  saja yang melanjutkan ASI sampai 6 bulan.

ASI memiliki banyak keunggulan termasuk dalam aspek kedokteran yang paling banyak didengung-dengungkan. ASI bagi bayi dan balita secara ilmiah telah terbukti memiliki berbagai aspek keunggulan bila dibandingkan dengan susu sapi atau susu yang berasal dari sumber lain. Dan keunggulan itu baru dapat dibuktikan dengan penelitian ilmiah modern di penghujung abad ke-20. Secara ekonomi, jelas ASI lebih murah bila dibandingkan dengan susu sumber lain.

Yang menarik adalah bahwa Islam telah menegaskan hal ini di dalam Al Quran semenjak sekitar 1400 tahun yang lalu. “Para ibu hendaknya menyusukan anak-anaknya selama 2 tahun penuh. Yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuannya. Dan kewajiban ayah memberikan makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang ma’ruf….” (QS. Al Baqarah : 233)

Share
below article banner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *