Saturday, 25 July 2026

Tag Archives: Anak

Wilayah Bagian Pinggir Indonesia

Tanggal 2 sampai dengan tanggal 3 Pebruari 2010, saya mengikuti rapat kerja nasional Kementerian Agama di Jakarta. Berbeda dengan tahun-tahun lalu, rapat kerja awal tahun ini para pesertanya tidak saja para Pejabat Pusat, Kakanwil, dan Pimpinan Perguruan Tinggi Agama, tetapi juga mengikutkan para Kepala Kantor Kementerian ka yang belum pernah ...

Read More »

Merumuskan Cita-Cita UIN Maliki Malang Ke Depan

Ada saja orang bertanya tentang UIN Maliki ke depan. Saya sebagai rector selalu menjawab, bahwa perguruan tinggi Islam negeri di Malang ini akan diantarkan menjadi kampus yang unggul dan berwibawa. Menjelaskan melalui contoh ternyata lebih mudah. Oleh karena itu, saya jelaskan bahwa UIN Maliki Malang suatu saat akan menjadi seperti ...

Read More »

Bentuk Pelajaran Baru Yang Memprihatinkan

Tulisan ini bukan bermaksud menunjukkan titik lemah reformasi yang sudah bergulir selama lebih dari 10 tahun di negeri ini. Peristiwa apapun memang selalu memiliki ekses atau dampak yang kadang kurang menyenangkan. Begitu pula reformasi di negeri kita ini. Dampak positif reformasi, siapapun mengakui, cukup besar bagi bangsa Indonesia. Tetapi harus ...

Read More »

Bangsa Besar

Sejak awal bangsa ini bercita-cita menjadi bangsa besar. Kebesaran itu bukan hanya dilihat dari jumlah penduduknya semata, melainkan karena memiliki pikiran dan jiwa besar. Jumlah besar tidak selalu banyak memberi arti, jika tidak bisa memberi apa-apa terhadap yang lain, apalagi kebesarannya itu hanya menjadi beban. Selain itu, besarnya jumlah penduduk ...

Read More »

Mengurus Anak Yatim Dan Orang Gila

Ketika menghidupkan komputer, mau menulis sebagaimana biasa saya lakukan ba’da sholat subuh, teringat apa yang selalu dilakukan oleh ayah saya ketika masih hidup, yaitu mengurus anak yatim dan orang gila. Sekalipun beban hidupnya, saya ikut rasakan sedemikian berat, karena sudah mengurus anak-anaknya yang jumlahnya sekian banyak, ayah masih menambah beban ...

Read More »

Memulai Dari Yang Kecil Dan Sederhana

Beberapa hari yang lalu, saya bertemu dengan orang Arab yang baru saja mengunjungi beberapa madrasah, pondok pesantren dan bahkan juga perguruan tinggi Islam di Indonesia. Dia merasa senang sekali, bahwa di seluruh lembaga pendidikan yang dikunjunginya itu mengajarkan Bahasa Arab. Sebagai orang Arab melihat kenyataan itu, sangat membanggakannya. Namun di ...

Read More »

Suap Menyuap dan Kehancuran Bangsa

Anak kecil biasanya sebelum bisa makan sendiri, orang tuanya merasa perlu menyuapi. Dengan cara itu, anak yang bersangkutan tinggal mengunyah makanan yang telah dimasukkan ke dalam mulutnya. Bukan saja anak-anak, orang tua pun jika dalam keadaan sakit, juga bisa saja disuapi. Siapapun, tatkala disuapi merasakan enak. Tanpa kerja, makanan sudah ...

Read More »

Pesantren Tahfidz Al QurĂ¡n

Hari Ahad, tanggal 10 Januari 2010 yang lalu, saya diundang oleh Pengasuh Pesantren al Munawariyah Sudimoro, Bululawang dalam acara wisuda para santri dan sekaligus peringatan Haul para pendirinya. Saya hadiri undangan itu, sekalipun datang agak terlambat, karena pagi itu berangkat dari Jakarta. Pada kesempatan itu, saya diminta untuk memberikan mauidhoh ...

Read More »

Bernostalgia Tatkala Dulu Masih Sebagai Pengembala

Mungkin tidak ada yang menyangka, bahwa tatkala masih kecil hidup di desa, saya bertugas sebagai penggembala kerbau. Saya pernah menjadi penggembala kambing, itik, sapi, dan kuda. Tapi yang paling pertama kali, saya ditugasi sebagai penggembala kerbau. Saya tidak ingat persis, pada umur berapa mulai bertugas sebagai penggembala kerbau itu. Saya ...

Read More »

Petani Di Pedesaan

Beberapa hari lalu, saya kebetulan pulang ke desa, tempat kelahiran saya. Sekalipun kedua orang tua sudah tidak ada, suatu saat masih terasa rindu teradap kampung halaman. Kebetulan jaraknya tidak terlalu jauh, cukup bisa ditempuh sekitar tiga setengah jam, menggunakan mobil. Biasanya pulang kampung itu, di hari libur, sekalipun juga tidak ...

Read More »