Sufiks -man, -wan, -wati A. Bentuk Ketiga macam sufiks ini berasal dari bahasa Sansekerta. Dalam bahasa Sansekerta bentuk sufiks –man dan –wan dipakai untuk menunjukkan jenis jantan, sedangkan bentuk betina untuk masing-masing bentuk adalah –mati dan –wati. Tetapi dalam bahasa Indonesaia sufiks –mati menimbulkan nilai rasa yang lain sekali, yaitu ...
Read More »Sufiks
Sufiks Sufiks atau akhiran adalah semacam morfem terikat yang dilekatkan di belakang suatu morfem dasar. Macam-macam sufiks yang terdapat dalam bahasa Indonesia: 1. Sufiks -an 2. Sufiks -i 3. Sufiks -kan 4. Sufiks -nya 5. Sufiks -man, -wan, dan -wati 6. Sufiks-Sufiks Asing
Read More »Awalan-Awalan Baru
Awalan-Awalan Baru Akibat perkenalan dengan berbagai istilah asing, maka dirasa perlu menambahkan perbendaharaan bentuk-bentuk terikat dalam bahasa Indonesia. Lebih-lebih dalam terjemahan beermacam-macam prefiks asing, perlulah kita memperkaya bahasa Indonesia dengan bentuk-bentuk terikat yang baru. Oleh Komisi Istilah telah ditetapkan beberapa macam bentuk yang terikat untuk menterjemahkan prefiks-prefiks asing. Walaupun sudah ...
Read More »Kata Seru atau Interjeksi
Kata Seru atau Interjeksi Oleh semua ahli tatabahasa, Kata Seru dianggap sebagai kata yang paling tua dalam kehidupan bahasa. Umat manusia tidak sekaligus mengenal sistem bahasa seperti saat ini. Dari awal mula perkembangan umat manusia, sedikit demi sedikit diciptakan sistem-sistem bunyi untuk komunikasi antar anggota masyarakat. Dan bentuk yang paling ...
Read More »Kata Sandang atau Artikel
Kata Sandang atau Artikel Kata Sandang itu tidak mengandung suatu arti, tetapi memiliki fungsi. Dalam bagian mengenai kata ganti penghubung sudah dibicarakan pula tentang yang, yang pada mulanya hanya mengandung fungsi penentu . Itulah fingsi pertama dari Kata-kata Sandang. Adapun fungsi Kata Sandang seluruhnya dapat disusun sebagai berikut: Menentukan kata ...
Read More »Kata Bilangan atau Numeralia
Kata Bilangan atau Numeralia Kata Bilangan adalah kata yang menyatakan jumlah benda atau jumlah kumpulan atau urutan tempat dari nama-nama benda. Menurut sifatnya kata bilangan dapat dibagi atas: Kata Bilangan Utama (Numeralia Caedinalia): satu, dua, tiga, empat, seratus, seribu, dan sebagainya. Kata Bilangan Tingkat (Numeralia Ordinalis): pertama, kedua, ketiga, kelima, ...
Read More »Kata Ganti atau Pronomina
Kata Ganti atau Pronomina Yang termasuk dalam jenis kata ini adalah segala kata yang dipakai untuk menggantikan kata benda atau yang dibendakan. Pembagian Tradisional menggolongkan kata-kata ini ke dalam suatu jenis kata tersendiri. Ketentuan ini tidak dapat dipertahankan dari segi structural, karena kata-kata ini sama strukturnya dengan kata-kata benda lainnya. ...
Read More »Kata Sifat atau Adjektif
Kata Sifat atau Adjektif Menurut Aristoteles, kata sifat adalah kata yang menyatakan sifat atau hal keadaan dari suatu benda: tinggi, rendah, lama, baru, dan sebagainya. Adjektif dalam bahasa-bahasa Barat selalu harus selaras dengan kata benda yang diikuti dalam tiga hal, yaitu: dalam casus nya; dalam jumlahnya (numerus); dan dalam jenis ...
Read More »Kata Kerja atau Verba
Kata Kerja atau Verba Kata kerja adalah semua kata yang menyatakan perbuatan atau laku. Bila suatu kata kerja menghendaki adanya suatu pelengkap maka disebut kata kerja transitif , seperti memukul, menangkap, melihat, mendapat, dan sebagainya. Sebaliknya, bila kata kerja tersebut tidak memerlukan suatu objek maka disebut kata kerja intransitif , ...
Read More »Kata Benda atau Nomina
Kata Benda atau Nomina Kata benda adalah nama dari semua benda dan segala yang dibendakan. Selanjutnya kata-kata benda, menurut wujudnya, dibagi atas: Kata benda konkrit, dan Kata benda abstrak. Kata-kata benda konkrit adalah nama dari benda-benda yang dapat ditangkap dengan pancaindera, sedangkan kata benda abstrak adalah nama-nama benda yang tidak ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
