Faktor-faktor komitmen kerja dapat dilihat dari kajian David (1994 : 474) dengan membagi faktor-faktor komitmen kerja menjadi empat karakteristik yang meliputi : Faktor Personal Variabel yang sering memiliki keterlibatan adalah usia, masa kerja, tingkat pendidikan, jenis kelamin, serta faktor kepribadian yang meliputi motif berprestasi, perasaan memiliki, kepuasan kerja dan ...
Read More »Memelihara Kerukunan Ternyata Sulit
Di antara sekian banyak pesan ibu saya, ——-ketika beliau masih hidup, yang saya ingat adalah bahwa di mana saja agar supaya selalu rukun dengan sesama. Pesan itu terasa sederhana. Tanpa diingatkannya pun sebenarnya siapapun sudah tahu, bahwa kerukunan adalah penting bagi siapa saja. Namun demikian, ibu saya selalu mengingatkannya. Seakan-akan, ...
Read More »Bersyukur
Kegembiraan batin, karena merasakan nikmat atas karunia yang datang dari Allah, maka itulah sesungguhnya bersyukur. Mudah dilakukan, akan tetapi ternyaa tidak semua orang berhasil meraihnya. Dikatakan dalam kitab suci al Qurán , bahwa hanya sedikit orang-orang yang bisa mensyukuri nikmat Allah. Disebutkan pula di dalam al Qurán bahwa, jika ...
Read More »Ketauladanan
Kemampuan menjadi contoh atau tauladan dalam kehidupan sehari-hari tidak selalu dimonopoli oleh seseorang yang berpendidikan, berpangkat, dan berjabatan tinggi. Akan tetapi, mereka yang berpendidikan dan berpangkat rendah bisa melakukan peran itu. Apalagi lagi jika, ketauladanan yang dimaksudkan itu menyangkut kualitas kerja, tingkat pemenuhan amanah, dan menjaga istiqomah. Di perguruan tinggi ...
Read More »Koruptor dan Semut Nabi Sulaiman
Akhir-akhir ini bukti bahwa orang yang berpendidikan tinggi pun tidak luput dari perbuatan kurupsi semakin nyata. Tidak sulit kita temukan orang yang berpendidikan tinggi tetapi ternyata juga melakukan korupsi. Para pejabat yang menyelewengkan uang negara, mereka itu bukan tidak berpendidikan, bahkan juga berpendidikan tinggi. Rasanya sudah sulit dikatakan bahwa, ——karena ...
Read More »Manusia Terpercaya Semakin Langka
Betapa sulitnya mencari orang yang dapat dipercaya, apalagi juga membuatnya. Orang yang selama itu dikenal baik dan dapat dipercaya ternyata juga tidak amanah. Dalam tahap awal, sepertinya seseorang menampakkan kebaikannya. Ternyata, kebaikannya itu justru digunakan untuk menutupi kekurangan dan bahkan kejahatannya. Seringkali orang percaya pada lembaga pendidikan. Bahwa lembaga pendidikan ...
Read More »Pendidikan Sebagai Investasi Jangka Panjang
Pendidikan sebagai Investasi Jangka Panjang Oleh : Nurkolis Profesor Toshiko Kinosita mengemukakan bahwa sumber daya manusia Indonesia masih sangat lemah untuk mendukung perkembangan industri dan ekonomi. Penyebabnya karena pemerintah selama ini tidak pernah menempatkan pendidikan sebagai prioritas terpenting. Tidak ditempatkannya pendidikan sebagai prioritas terpenting karena masyarakat Indonesia, mulai dari yang ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
