Thursday, 2 July 2026

Tag Archives: Kata

Kaya Bahasa, tapi Miskin Kosa Kata

Tak satu pun dari kita yang menyangkal bahwa kita memiliki kekayaan budaya yang demikian besar. Belum lagi kekayaan bahasanya hingga mencapai lebih dari 742 bahasa daerah. Karena itu, Indonesia merupakan penyumbang 12% dari seluruh bahasa yang ada di dunia yang berjumlah kurang lebih 6000 buah. Tak mengherankan jika para ahli ...

Read More »

Mengembalikan Bahasa sebagai Politik Identitas

Bagi bangsa Indonesia, tanggal 28 Oktober, diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda setiap tahunnya. Bulan Oktober pun dijadikan bulan bahasa. Berbagai acara untuk menyemarakkannya pun diselenggarakan di banyak tempat. Dan, memang, sebagai bangsa, sudah sepatutnya kita merefleksi terkait dengan perjalanan bangsa, khususnya mengembalikan politik identitas Indonesia lewat bahasa. Delapan puluh dua ...

Read More »

Anatomi Bahasa Tubuh

Tulisan pendek ini masih terkait dengan tulisan sebelumnya tentang kiat berbicara di depan publik. Sebagaimana diuraikan sebelumnya kiat sukses berbicara di depan publik melibatkan banyak unsur, mulai jenis pilihan kata, penekanan kata, intonasi kalimat, penguasaan tema ceramah sampai gerakan anggota badan. Semuanya memberikan kesan audiens terhadap pembicara atas penguasaan panggung, ...

Read More »

Penjelasan SBY tentang Ketegangan Indonesia-Malaysia dalam Perspektif Analisis Wacana

Rabu malam, 1 September 2010 Presiden SBY memberikan penjelasan resmi mengenai sikap resmi pemerintah terkait memanasnya hubungan Indonesia-Malaysia di Markas Besar TNI Cilangkap. Presiden merasa perlu segera memberikan penjelasan setelah banyak komponen masyarakat melakukan protes atas perlakuan Malaysia terhadap tiga petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI yang ditangkap oleh ...

Read More »

Makna Kata dan Kebermaknaan Kita

Di dekat tembok pintu masuk sebuah sekolah menengah yang kebetulan saya  kunjungi tertulis kalimat “Aku Sekolah untuk Meraih Masa Depan”. Ketika masuk halaman sekolah, saya juga menemukan kalimat itu lagi tepat di depan pintu masuk kantor OSIS (Organisasi Intra Sekolah) dalam ukuran yang jauh lebih besar. Ketika saya bertanya kepada ...

Read More »

ANALISIS WACANA DALAM STUDI KEISLAMAN: Sebuah Pengantar Awal

(Bagian II) Enam Pendekatan Utama Paling tidak, kini telah berkembang enam pendekatan terhadap wacana (approaches to discouse). Masing-masing adalah: (1) pendekatan tindak tutur (the speech act approach); (2) pendekatan  sosiolinguistik interaksional (interactional sociolinguistics); (3) pendekatan etnografi komunikasi (the ethnography of communication); (4) pendekatan pragmatika (pragmatic approach); (5) analisis percakapan (conversational ...

Read More »

Pandai-pandailah Bersyukur

“Pandai-pandailah bersyukur kepada Allah”, begitu nasihat kyai sepuh itu kepada para jamaah untuk memulai ceramah pada acara kuliah Minggu pagi di sebuah masjid dekat tempat tinggal saya. Pak Kyai itu melanjutkan dengan kalimat “Jika kita pandai bersyukur, maka Allah akan menambah nikmat yang kita terima. Tetapi jika kita ingkar atau ...

Read More »

Tragedi Bahasa di Belgia

Para pakar bahasa mempercayai bahwa bahasa tidak saja berfungsi sebagai alat untuk menyampaikan pesan dan berinteraksi sosial, tetapi lebih dari itu bahasa juga merupakan identitas sosial dan kultural. Sebagai identitas yang melekat pada seseorang, bahasa menandai kelas sosial penggunanya. Ada ragam bahasa tertentu pada pengguna bahasa dengan strata sosial tertentu. ...

Read More »

Belajar Sejarah di dalam Taksi

Dalam perjalanan saya ke Makassar dalam rangka menghadiri pertemuan akademik di UIN Alaudin Makassar, Minggu 18 April 2010, saya diantar taksi menuju hotel tempat menginap. Begitu saya masuk taksi, sang sopir mengenalkan diri. Namanya Rizal.Usianya sekitar 30-tahun, beranak 3, dan lulusan SMA. Orangnya ramah dan cukup hangat melayani penumpang. Sebaliknya, ...

Read More »

Mengapa Manusia Perlu Pengetahuan?

Kendati disadari pengetahuan itu penting masih sering juga muncul pertanyaan untuk apa manusia memerlukannya? Bukankah tanpa pengetahuan manusia juga bisa hidup. Bagi manusia, kegiatan mengetahui merupakan kegiatan yang secara hakiki melekat pada cara beradanya sebagai manusia. Istilahnya dalam filsafat ilmu “knowing is a mode of being”. Secara kodrati manusia memiliki ...

Read More »