Ruang lingkup tindakan pemerintah dalam kepariwisataan dewasa ini bervariasi menurut kepentingan dan keterlibatan negara dalam pariwisata dan kondisi yang terjadi dalam negara itu (politik, ekonomi, perundang-undangan, pengembangan sosial ekonomi, tingkat perkembangan pariwisata, tingkat kematangan badan usaha swasta serta kemampuan keuangan). Kompleksnya industri pariwisata menuntut suatu kebijakan hukum yang mantap untuk ...
Read More »Pengertian Pengembangan
Pengembangan dalam pengertian disini adalah sesuatu yang belum ada menjadi ada atau mengembangkan sesuatu yang sudah ada. Dalam konteks pembangunan, pengertian pengembangan selama ini dikenal sebagai pengembangan sektor ekonomi. Pengembangan dalam konteks pembangunan pariwisata misalnya pengembangan produk wisata (obyek wisata), pengembangan strategi pemasaran dan lain-lain. Dalam arti lain pengembangan adalah ...
Read More »Tahap-Tahap Perencanaan
Dalam sektor kepariwisataan, suatu perencanaan pada pengembangan obyek dan daya tarik wisata melalui tingkatan-tingkatan atau tahap-tahap. Oka A. Yoeti dalam bukunya Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata (1997 : hal 23 – 23) memaparkan bahwa tahap-tahap perencanaan pariwisata adalah sebagai berikut : Tahap I : Perencanaan secara menyeluruh di tingkat nasional Dalam ...
Read More »Sarana Penunjang Kepariwisataan (Supporting Tourism Suprastructures)
Yang dimaksud dengan sarana penunjang dalam kepariwisataan adalah perusahaan-prusahaan yang melengkapi sarana pokok dan sarana pelengkap yang berfungsi membuat wisatawan lebih lama tinggal dan lebih banyak mengeluarkan uang di tempat atau di daerah yang mereka kunjungi. Yang termasuk dalam kelompok ini diantaranya night club, steambath, cassino, dan tempat lain semacamnya. ...
Read More »Sarana Pokok Kepariwisataan (Main Tourism Suprastuctures)
Yang dimaksud dengan sarana pokok kepariwisataan ialah perusahaan-perusahaan yang tergantung pada ada atau tidak adanya arus lalulintas wisatawan. Yang termasuk dalam kelompok ini antara lain ialah Biro Perjalanan, Tourist Transportation, hotel dan sarana akomodasi lainnya, obyek wisata dan toko souvenir. Ad.2 Sarana Pelengkap Kepariwisataan (Supplementing Tourism Suprastructures). Yang dimaksud ...
Read More »Kedudukan dan Peran Biro Perjalanan Wisata
Dalam dunia pariwisata kita mengenal 3 (tiga) sarana kepariwisataan yang mempunyai fungsi masing-masing. Ketiga sarana ini merupakan suatu kesatuan yang saling melengkapi untuk menunjang kehidupan dunia pariwisata. Yang dapat dibedakan sebagai berikut : Sarana Pokok Kepariwisataan (Main Tourism Suprastructures) Sarana Pelengkap Kepariwisataan (Supplementing Tourist Suprastructures) Sarana Penunjang Kepariwisataan (Supporting Tourism ...
Read More »Pengusahaan Obyek dan Daya Tarik Wisata
Pengusahaan obyek dan daya tarik wisata meliputi kegiatan membangun dan mengelola obyek dan daya tarik wisata beserta prasarana dan sarana yang diperlukan atau kegiatan mengelola obyek daya tarik wisata yang telah ada. Adapun pengelompokan pengusahaan obyek dan daya tarik wisata sesuai dengan UU RI No.9 Tahun 1990 Tentang Kepariwisataan dibagi ...
Read More »Pengertian Kepariwisataan
Kepariwisataan (tourism) diartikan sebagai suatu kegiatan usaha melayani serta memenuhi keinginan dan kebutuhan orang yang sedang melakukan perjalanan (traveller). Wujudnya berupa penyediaan dan pelayanan sejumlah fasilitas promosi, perencanaan perjalanan, transportasi dan penyediaan daerah tujuan wisata yang menarik dan menyenangkan. Termasuk didalamnya fasilitas yang dibutuhkan untuk menginap, istirahat, makan dan minum ...
Read More »Tinjauan Pariwisata
Pariwisata sebagai salah satu sektor pengganti sektor non migas merupakan sektor penting yang dapat diandalkan oleh negara Indonesia dalam meningkatkan pendapatan negara. Menyadari pentingnya perkembangan sektor pariwisata maka peran serta dari masing-masing daerah dan masyarakat sangat diharapkan guna mendukung pelaksanaan pembangunan kepariwisataan. Kalimantan Selatan, khususnya Banjarmasin, dalam hal ini memiliki ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
